Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Tim Monitoring Program Pertukaran Guru Indonesia-Korea  Kunjungi SD Bina Insani

Tim Monitoring Program Pertukaran Guru Indonesia-Korea  Kunjungi SD Bina Insani

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Bogor— Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)  melakukan kerja  sama dengan Korea Selatan dalam hal ini APCEIU (Asia – Pasifik Centre of Education for International Understanding) untuk melakukan pertukaran guru (teacher exchange) antar kedua negara.  Program Pertukaran Guru Indonesia-Korea tahun ini diikuti oleh beberapa guru Indonesia dari berbagai jenjang (SD, SMP, SMA/K) yang ditempatkan di sekolah-sekolah di Korea Selatan selama 3 (tiga) bulan, Agustus sampai dengan November 2023. Begitu  pula sebaliknya guru-guru terpilih dari Korea Selatan mengajar di sekolah-sekolah Indonesia dalam waktu 3 (tiga) bulan.

SD Bina Insani Bogor menjadi salah satu sekolah yang terpilih dalam  pertukaran guru Indonesia-Korea 2023.  Guru Korea yang mengajar di SD Bina Insani adalah   Ms. Kim Boseon dan Ms. Joo Hyemin.  Keduanya mengajar di semua kelas dan rombongan belajar (rombel) kelas 1-6, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga : SD Bina Insani Bogor Belajar dari Guru Korea

Kegiatan yang dilaksanakan dalam program pertukaran guru ini antara lain, pembelajaran di kelas, sharing session, mengunjungi tempat-tempat wisata terkenal di Bogor, Jakarta, dan Bandung.

Kegiatan pertukaran guru Indonesia-Korea di SD Bina Insani Bogor mendapatkan kunjungan monitoring dari  Direktorat Guru Pendidikan Dasar, Koordinator Pokja Kemitraan dan Pemberdayaan Komunitas, Kemendikbudristek  yang dipimpin oleh  Eddy Tejo Prakoso Slamet, dan juga perwakilan dari APCEIU (Korea) beberapa waktu lalu. Mereka diterima oleh Kepala SD Bina Insani, Eka Rafikah SPd dan para mentor  (guru-guru SD Bina Insani)  yang terlibat dalam program ini.

Tim monitoring tersebut menyaksikan langsung dua orang guru dari Korea, yakni Ms. Kim Boseon dan Ms. Joo Hyemin mengajar di kelas. Kemudian, tim dari APCEIU melakukan wawancara khusus dengan  salah seorang mentor, yakni Tuesty Septianty, guru-guru dari Korea, dan perwakilan murid SD Bina Insani.

Tingkatkan Kompetensi Guru

Selesai melakukan monitoring, Eddy Tejo Prakoso mengatakan, kegiatan pertukaran guru Indonesia-Korea ini merupakan hal yang positif. “Program pertukaran guru Indonesia-Korea,  menurut saya,  sangat baik untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah yang terlibat dalam program pertukaran guru Indonesia-Korea, salah satunya  SD Bina Insani,’ kata Eddy Tejo Prakoso dalam rilis yang diterima Sukabumihitz.com.

Ia menambahkan, program pertukaran guru ini sangat bagus. Selain proses pembelajaran,  yang unik dan tentunya menginspirasi bagi anak-anak.

“Semangat untuk kita  belajar bahwa tiap  negara mempunyai sitem pembelajaran masing-masing yang berbeda-beda. Inilah yang namanya kolaborasi,”  ujarnya.

Lebih lanjut, Eddy mengatakan, setelah program ini selesai, diharapkan  tetap ada yang namanya praktek baik. “Yang sudah dimulai oleh teman-teman guru, baik yang dari Korea maupun  guru Bina Insani.  Praktek baik ini dapat disalurkan kepada guru-gur yang brtugas di sini. Bisa ditularkan kepada teman-teman  guru yang ada di sini.”

Eddy juga mengemukakan, program pertukaran guru Indonesia-Korea ini harus berdampak.  Maksudnya,   hasilnya harus kelihatan.

“Guru-guru  kita yang bertugas di Korea kita harapkan juga bisa mendapatkan praktek baik dari sekolah yang ada di sana.

Misalnya dari sisi proses pembelajaran, dari sisi siswa, dari sisi lingkungan sekolah. Itu semua bisa terserap oleh guru-guru kita  yang bertugas di korea. Dan semua itu bisa diaplikasikan di sekolah masing-masing setelah mereka kembali ke Tanah Air,” paparnya.

Eddy mengungkapkan para guru Indonesia yang bertugas di Korea juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada siswa Korea. “Mereka memperkenalkan budaya yang baik. Bagaimana kebiasaan-kebiasaan guru kita yang baik itu yang baik di sekolah untuk siswanya, kita aplikasikan di Korea. Termasuk keunikan yang di sana tidak  ada. Inilah pentingnya yang nama nya kerja sama atau pertukaran,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata dia, termasuk memperkenalkan dan mengajarkan bahasa Indonesia sedikit-sedikit. “Bahasa pengantar dalam program pertukaran guru Indonesia-Korea adalah  bahasa Inggris, tapi diselipkan Bahasa Indonesia.

Pembelajaran  disampaikan terutama melalui media  gambar dan  tulisan.  “Guru-guru kita menyampaikan percakapan sederhana dalam Bahasa Indonesia.  Terutama kita biasanya suka menggunakan gambar. Misalnya Candi Borobudur sebagai salah satu keajaiban dunia yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Eddy juga mengemukakan, biasanya para guru Indonesia yang terpilih dalam program pertukaran guru Indonesia-Korea juga membawa misi budaya, antara lain lagu dan tari. “Misalnya Tari Saman. Bisa juga tari Jawa,” ujarnya.

Program pertukaran guru Indonesia-Korea berlangsung sejak tahun 2019. “Selain itu, kita juga bekerja sama dalam program pertukaran guru Indonesia-China,” kata Eddy Tejo Prakoso Slamet.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UBSI Sukabumi

    Mahasiswa UBSI Sukabumi Hadirkan Penyuluhan Agama Interaktif untuk Siswa SD Negeri Rawasalak

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SD Negeri Rawasalak, Kamis (4/6). Kegiatan ini menyasar siswa kelas 2 dan bertujuan mengenalkan pentingnya nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Tim mahasiswa yang terlibat terdiri dari Rhisma Putri Shailla, Zahra Zettira, […]

  • Open Source

    Peran Kontribusi Open Source dalam Meningkatkan Karier Developer

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Open source bukan sekadar kumpulan kode yang bisa dipakai secara gratis. Lebih dari itu, kontribusi pada open source memberi developer peluang strategis untuk melatih keterampilan, membangun reputasi, sekaligus memperluas jaringan profesional. Di era teknologi yang berkembang pesat, perusahaan semakin menghargai developer yang aktif berkontribusi karena mereka menunjukkan kemampuan teknis sekaligus kolaboratif. Mengasah Keterampilan […]

  • Kesehatan

    Pemkab Sukabumi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Lewat Program Berobat Gratis

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi warganya melalui program pelayanan gratis di seluruh Puskesmas. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari visi dan misi daerah dalam memberikan layanan kesehatan yang merata dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat. Pada Senin (5/5) Ade […]

  • pokdakan teratai fish farm

    FGD Hibah 2026 Fokus Tingkatkan Produktivitas Pokdakan Teratai Fish Farm

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Komitmen dalam mendorong pengembangan UMKM berbasis teknologi kembali ditunjukkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Hibah Tahun 2026 yang mendapatkan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dorektorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Berlangsung pada Selasa (26/05) di Kp. Kutatengah RT 10 RW 004, Desa […]

  • Mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi

    Dari SMK ke Cyber University: Fakhri Temukan Jati Diri dan Siap Tembus Industri Digital

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perjalanan akademik Fakhri Rasyid, mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi di Universitas Cyber University. Melalui pengalaman belajarnya, Fakhri menegaskan bahwa kuliah bukan sekadar proses mengumpulkan nilai, melainkan tentang membangun karakter, jejaring, dan kesiapan menghadapi industri digital. Cyber University membentuk Fakhri jadi talenta digital siap kerja Fakhri berasal dari SMK Budhi Warman II, […]

  • MoU

    UBSI Perluas Jejaring Internasional Lewat MoU dengan SFBU

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat visinya sebagai Kampus Digital Kreatif berkelas dunia lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan San Francisco Bay University (SFBU). Kegiatan ini berlangsung dalam forum internasional yang digelar SFBU bersama Qaspir di Artotel Senayan, Jakarta. Sejumlah perguruan tinggi ternama dari Indonesia turut hadir untuk menjajaki kolaborasi global. Fokus […]

expand_less