Breaking News
light_mode
Beranda » Sasakala » Situ Gede: Legenda dan Keindahan Kota Tasikmalaya

Situ Gede: Legenda dan Keindahan Kota Tasikmalaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Kota Tasikmalaya, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, tetapi juga dengan cerita-cerita legenda yang melekat pada sejumlah tempat bersejarah di kota ini.

Salah satu tempat yang penuh misteri dan kisah lama adalah Situ Gede, sebuah danau yang memiliki daya tarik tersendiri.

Asal usul nama Situ Gede

Melansir dari YouTube Ari Dwi, kisah terbentuknya Situ Gede berawal saat raja Sumedang Prabudilaya ingin menyelesaikan Kanuragannya.

Ia pergi ke Mataram untuk menuntut ilmu agama bersama istri Nyai Raden Dewi Kondang, dan anak buahnya turut serta atas permintaan sang ibu.

Sesampainya disana Eyang Prabudilaya berguru dengan kiai Jiwa Raga, Eyang Prabudilaya sangat cepat mempelajarinya dan sang guru kagum.

Kemudian ia dinikahkan oleh sang guru dengan putrinya yang cantik jelita bernama Dewi Cahaya Karembong sebagai istri keduanya. Bersamaan dengan itu Eyang Prabudilaya diminta untuk mencari ilmu lagi tentang Islam ke tatar Sukapura.

Dalam perjalanan, meski awalnya kedua istri Eyang Prabudilaya baik-baik saja, tiba-tiba istri keduanya mulai mempertanyakan Eyang Prabudilaya. Karena setelah menikah, ia bertanya kepada istri pertama Eyang Prabudilaya dan permasalahannya sama, yaitu keduanya gagal menunaikan kewajiban sebagai istri padahal sudah setahun menikah.

Padahal sebenarnya hal itu disebabkan Eyang  Prabudilaya belajar keras dan melupakan tugasnya sebagai seorang suami. Ide dan niat buruk mulai muncul di benak kedua istrinya itu. Gagasan memiliki istri ketiga setelah Eyang Prabudilaya menyelesaikan studinya di Tatar Sukapura membuat Nyai Raden Dewi Kondang Harpa dan Dewi Cahya Karembong berencana membunuh Eyang Prabudilaya.

Saat Eyang Prabudilaya tertidur, kedua istrinya menusukkan keris ke dadanya, dan tanpa menangis, namun dengan menyebut nama Allah, Eyang Prabudilaya menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua istrinya pun berencana menguburkan jenazahnya. Setelah berjalan sampai mencapai rawa.

Ketika para pelayannya diperintahkan untuk menyelesaikan penggalian, mereka berdua dibunuh untuk menghapus jejak kedua istri Eyang Prabudilaya. Mereka dikuburkan bersama di rawa tersembunyi ini. Purnama telah berganti, namun belum ada kabar dari Raja Muda di Sumedang sejak berangkat ke Mataram. Ibu yang khawatir mengutus adik laki-laki Eyang Prabudilaya untuk mencari adiknya.

Hingga sampai di Tatar Sukapura, ia tidak dapat mengetahui keberadaannya dan tidak mendapat kabar apapun tentang saudaranya karena makamnya tersembunyi.

Saat hendak pulang, adik Eyang Prabudilaya mengikuti kompetisi dengan seekor singa, hingga ia menang dan akhirnya menikah dengan putri penguasa wilayah tersebut.

Hal ini pun membuatnya lupa untuk kembali ke Sumedang. Pada akhirnya, karena sang ibu masih berharap kedua anaknya kembali ke rumah, ia sendiri yang mengikuti jejak mereka. Dari Mataram, ia mengetahui bahwa kedua anaknya telah berangkat ke Tatar Sukapura.

Dalam perjalanan menuju Sukapura, ia berdoa kepada Allah SWT agar kedua anaknya dapat ditemukan. Dengan izin Allah, ketika sampai di Sukapura, dia mendapati dirinya berada di rawa yang tersembunyi dan melihat cahaya memancar dari gundukan tanah.

Berdoa dan memohon petunjuk kepada Tuhan, akhirnya kami paham bahwa di dalamnya terdapat jenazah Prabudilaya dan kedua abdinya. Air mata sang ibu tak tertahankan, berurai deras ke tengah gundukan tanah tempat Pewaris Tahta Sumedang terkubur.

Doa pun ia panjatkan agar terlindung makam putranya, maka air rawa di sekitar makam ini pun naik beberapa meter hingga menyisakan makam sebagai pulau di tengahnya. Ada bisikan kepada sang Ibu untuk menancapkan tongkat yang dibawanya, hingga tumbuhlah pohon-pohonan rimbun di pulau itu.

Pada saat akan pulang menyebrangi rawa yang sudah menjadi danau, ada empat ekor ikan yang sang Ibu beri nama si Gendam, si Kohkol, si Genjreng, dan si Layung dan diberi tugas untuk menjaga makam sang Prabu dari tangan-tangan jahil yang mengganggunya.

Ketika bertemu dengan dua penduduk lokal saat hendak berangkat, sang Ibu berpesan :
“Mugi aranjeun kersa titip anak kuring dipendem di eta nusa, jenengannana sembah dalem Prabudilaya, wangku ka prabonan di Sumedang mugi kersa maliara anjeuna dinamian juru kunci (kuncen) jeung kami mere beja saha anu hoyong padu beres, nyekar ka anak kami oge anu palay naek pangkat atawa hayang boga gawe kadinya, agungna Allah cukang lantaranana sugan tidinya”.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sukabumi Pimpin Aksi Bersih Pantai di Palabuhanratu

    Bupati Sukabumi Pimpin Aksi Bersih Pantai di Palabuhanratu

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bupati Sukabumi bersama ratusan peserta dari berbagai unsur mengikuti kegiatan aksi bersih pantai ini pada Rabu (18/2). Peserta datang dari unsur TNI, Polri, perangkat daerah, pelajar, komunitas relawan kebersihan, hingga masyarakat sekitar. Kolaborasi lintas sektor tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Palabuhanratu. Panitia tidak hanya memusatkan kegiatan di Alun-alun […]

  • Pendidikan Digital Kreatif Siapkan Generasi Unggul di Dunia Profesional

    Pendidikan Digital Kreatif Siapkan Generasi Unggul di Dunia Profesional

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi mengubah hampir seluruh sektor kehidupan, termasuk dunia kerja. Perusahaan kini mencari lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan digital, kreativitas, serta daya adaptasi tinggi. Pendidikan digital kreatif hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut dengan menggabungkan teknologi, inovasi, dan praktik langsung dalam proses belajar. Model pendidikan ini mendorong mahasiswa […]

  • Rapat Kerja 2025 PLN Icon Plus SBU Jakarta-Banten

    PLN Icon Plus SBU Jakarta-Banten Bangun Sinergi yang Lebih Kuat dalam Rapat Kerja 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta – Semangat membara untuk mencapai target ambisius di tahun 2025! PLN Icon Plus SBU Regional Jakarta-Banten menggelar Rapat Kerja yang berlangsung dari 12 hingga 14 Februari 2025, di Jakarta dan Bogor, dengan tujuan memperkuat sinergi dan membangun hubungan yang lebih erat antar tim. Acara yang penuh semangat ini dibuka dengan sambutan hangat dari […]

  • Universitas BSI Gelar Rapat Penyusunan POB Pembelajaran Daring Berbasis MBKM

    Universitas BSI Gelar Rapat Penyusunan POB Pembelajaran Daring Berbasis MBKM

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz – Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi Menggelar Rapat Penyusunan Prosedur Operasional Baku Perguruan Tinggi (POB). Pada Sabtu (27/7), bertempat di Universitas BSI Kampus Veteran Sukabumi. Kegiatan Ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan lebih kepada perguruan tinggi dalam mengelola program dan sumber daya pendidikan. POB dengan penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pembelajaran daring, […]

  • Kumpulkan Ratusan Kambing dan Puluhan Sapi, Al-Irsyad Al-Islamiyah Jatim  Distribusikan  40 Ribu Paket Daging Qurban

    Kumpulkan Ratusan Kambing dan Puluhan Sapi, Al-Irsyad Al-Islamiyah Jatim  Distribusikan  40 Ribu Paket Daging Qurban

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz, Surabaya– Al-Irsyad Al-Islamiyah Wilayah Jawa Timur pada momentum Idul Adha 1444 H berhasil mengumpulkan hewan qurban berupa  ratusan ekor kambing dan puluhan ekor sapi. “Alhamdulillah tahun ini Panitia Idul Adha 1444 H  cabang-cabang  Al-lrsyad Al-Islamiyah yang tersebar di belasan kota di Jawa Timur  berhasil menghimpun amanah ternak qurban   berjumlah ratusan ekor kambing dan puluhan […]

  • Makanan Sehat untuk Kulit Wajah Cerah

    Makanan Sehat untuk Kulit Wajah Cerah

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kulit wajah yang sehat dan bercahaya terbentuk bukan hanya dari perawatan luar seperti skincare, tetapi juga dari asupan gizi yang kamu konsumsi setiap hari. Nutrisi yang tepat memperbaiki jaringan kulit, menjaga elastisitas, serta melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa makanan mengandung nutrisi khusus yang memberi manfaat besar bagi kesehatan kulit wajah. […]

expand_less