Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Literasi Emosional Jadi Kunci Gen Z Hadapi Tekanan Era Digital

Literasi Emosional Jadi Kunci Gen Z Hadapi Tekanan Era Digital

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz — Istilah Literasi Emosional semakin penting di tengah kehidupan generasi muda yang penuh tekanan. Media sosial, tuntutan akademik, lingkungan pertemanan, hingga ekspektasi masa depan sering memengaruhi kondisi emosional Gen Z. Sayangnya, masih banyak anak muda yang kesulitan memahami dan mengelola emosinya sendiri sehingga stres, overthinking, hingga burnout semakin sering terjadi.

Di era digital saat ini, kemampuan memahami emosi tidak kalah penting dibanding kemampuan akademik atau keterampilan teknologi. Literasi emosional membantu seseorang mengenali perasaan yang muncul sekaligus menentukan cara merespons emosi dengan lebih sehat dan bijaksana.

Apa Itu Literasi Emosional?

Literasi emosional merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain. Kemampuan ini membantu seseorang memahami apa yang sedang dirasakan, mulai dari sedih, marah, kecewa, hingga cemas. Dengan literasi emosional yang baik, Gen Z dapat menghadapi berbagai situasi dengan lebih tenang tanpa meluapkan emosi secara berlebihan.

Selain itu, kemampuan ini juga membantu seseorang membangun hubungan sosial yang lebih sehat karena mampu memahami perasaan orang lain dengan lebih baik.

Media Sosial Picu Tekanan Emosional

Perkembangan media sosial membawa pengaruh besar terhadap kondisi emosional generasi muda. Konten tentang kehidupan “sempurna” sering membuat seseorang merasa tertinggal, insecure, atau kurang percaya diri.

Budaya membandingkan diri dengan orang lain juga semakin sering muncul akibat paparan konten digital setiap hari. Banyak anak muda akhirnya memendam emosinya sendiri karena takut dianggap lemah atau berbeda.

Jika kondisi tersebut terus terjadi tanpa pengelolaan yang baik, tekanan emosional dapat memengaruhi kesehatan mental dan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Fenomena Toxic Productivity di Kalangan Anak Muda dan Cara Mengatasinya

Cara Meningkatkan Literasi Emosional

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu meningkatkan literasi emosional. Salah satunya yaitu mulai mengenali emosi yang dirasakan setiap hari tanpa menyangkal perasaan tersebut. Gen Z juga perlu memahami bahwa sedih, kecewa, marah, atau cemas merupakan bagian normal dari kehidupan.

Selain itu, komunikasi yang sehat dan kemampuan mencari dukungan saat mengalami tekanan menjadi hal penting dalam menjaga kondisi emosional. Aktivitas seperti journaling, refleksi diri, olahraga, maupun berbicara dengan orang terpercaya juga dapat membantu seseorang memahami emosinya dengan lebih baik.

Empati dan Kesehatan Mental Jadi Hal Penting

Literasi emosional memiliki hubungan erat dengan empati dan kesehatan mental. Seseorang yang mampu memahami emosinya sendiri biasanya lebih mudah memahami perasaan orang lain.

Kemampuan tersebut membantu seseorang membangun hubungan sosial yang positif sekaligus mengurangi konflik yang tidak perlu. Kesadaran tentang kesehatan mental juga penting agar generasi muda tidak menganggap remeh kondisi emosional, baik pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Mahasiswa UBSI Sukabumi Perlu Punya Kecerdasan Emosional

Mahasiswa memiliki aktivitas yang padat serta tekanan akademik yang cukup tinggi. Karena itu, kemampuan mengelola emosi menjadi kebutuhan penting di lingkungan kampus. Di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi, mahasiswa tidak hanya didorong berkembang secara akademik, tetapi juga membangun kecerdasan emosional yang baik.

Mahasiswa UBSI Sukabumi memiliki peluang besar untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, suportif, dan saling menghargai. Dengan literasi emosional yang baik, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tekanan hidup sekaligus menjaga kesehatan mental di tengah perkembangan era digital.

Literasi emosional pada akhirnya bukan sekadar kemampuan tambahan. Kemampuan ini menjadi bekal penting agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat, bijak, dan sehat secara mental maupun sosial.

Baca juga: Hidup Lebih Tenang? Coba Tinggalkan 7 Kebiasaan Ini Sekarang

  • Penulis: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Pencarian Terakhir (2025) Hadir di Bioskop, Ungkap Misteri Hilangnya Ibu di Gunung Sarangan

    Film Pencarian Terakhir (2025) Hadir di Bioskop, Ungkap Misteri Hilangnya Ibu di Gunung Sarangan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dunia perfilman Indonesia kembali menghadirkan horor baru lewat Pencarian Terakhir (2025). Film ini merupakan sekuel dari versi 2008 yang kini kembali disutradarai Affandi Abdul Rachman. Penayangan perdana berlangsung di Jakarta pada 21 Agustus, sedangkan jadwal rilis nasional dimulai 28 Agustus 2025. Cerita berfokus pada Drupadi atau Dru (Adzana Ashel) yang kehilangan ibunya, Sita […]

  • Career & Parenting Day 2025: Membangun Hubungan Harmonis Antara Orang Tua dan Anak

    Career & Parenting Day 2025: Membangun Hubungan Harmonis Antara Orang Tua dan Anak

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMP Negeri 10 Kota Sukabumi menggelar kegiatan Career & Parenting Day 2025 yang berlangsung penuh makna. Dengan tema “Crafting the Future”. Acara ini menyoroti peran penting orang tua dalam mendukung anak menemukan jati diri dan meraih cita-cita. Bertempat di Aula Universitas BSI Sukabumi Kampus A, kegiatan ini berfokus pada sesi Parenting Day. Dengan […]

  • Gambar Ilustrasi Kuliah Sambil Kerja

    Kuliah Sambil Kerja? Begini Cara Cerdas Mengatur Waktu dan Prioritas!

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    SukabumiHitz – Kuliah sambil kerja kini menjadi pilihan banyak mahasiswa. Dengan kuliah sambil kerja, mahasiswa tidak hanya dapat meringankan beban finansial, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja yang berharga. Namun, tantangan dalam mengatur waktu dan prioritas sering kali menjadi kendala utama. Bagaimana caranya agar keduanya tetap berjalan lancar? Simak tips berikut! 1. Buat Jadwal Harian yang […]

  • Adanya Peternakan Bebek Petelur,  Santri Ponpes Darut Tsaqofah Leuwiliang Dapat Asupan Gizi  lebih Baik

    Adanya Peternakan Bebek Petelur,  Santri Ponpes Darut Tsaqofah Leuwiliang Dapat Asupan Gizi  lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta– Pada Agustus 2023, Lazis  Masjid Jenderal Sudirman (MJS) Kompleks World Trade Centre Jakarta menginisiasi program Sedekah Produktif, Gizi untuk Penghafal Quran. Program ini diperuntukkan bagi pesantren-pesantren yatim dan dhuafa yang belum bisa memenuhi asupan gizi bagi para santri penghafal Qurannya. Hal ini terjadi lantaran ekonomi pesantren belum stabil, padahal para santri adalah salah […]

  • Literasi Digital Sejak Dini Jadi Fokus Edukasi Teknologi bagi Anak

    Literasi Digital Sejak Dini Jadi Fokus Edukasi Teknologi bagi Anak

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Literasi digital sejak dini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda yang tumbuh pada era teknologi. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi Program Studi Informatika menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Teknologi Informasi (IT) bagi anak-anak usia dini pada Sabtu, 21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian kepada […]

  • Mahasiswa Zaman Now: Tips Meraih Kesuksesan

    Mahasiswa Zaman Now: Tips Meraih Kesuksesan

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menjadi mahasiswa di era digital yang serba cepat ini memiliki tantangan dan peluang tersendiri. Oleh karena itu, dengan teknologi yang terus berkembang dan tuntutan akademik yang semakin tinggi, mahasiswa perlu memiliki strategi yang tepat untuk sukses dalam studi mereka. Berikut adalah beberapa tips penting bagi mahasiswa masa kini untuk meraih prestasi akademik dan […]

expand_less