Kesehatan

Mengenal Angka pada Alat Tensi: Kunci Memantau Kesehatan Jantung Sehari-hari

0
×

Mengenal Angka pada Alat Tensi: Kunci Memantau Kesehatan Jantung Sehari-hari

Sebarkan artikel ini
Mengenal Angka pada Alat Tensi Kunci Memantau Kesehatan Jantung Sehari-hari | Doc: Istimewa
Mengenal Angka pada Alat Tensi Kunci Memantau Kesehatan Jantung Sehari-hari | Doc: Istimewa

Sukabumihitz – Masyarakat kini semakin mudah memantau tekanan darah secara mandiri. Banyak orang menggunakan alat tensi digital di rumah untuk mengecek kondisi kesehatan jantung. Namun, sebagian pengguna masih belum memahami arti angka yang muncul di layar alat tersebut.

Alat tensi umumnya menampilkan tiga indikator utama, yaitu SYS (mmHg), DIA (mmHg), dan PULSE (/min). Ketiga indikator ini memberikan gambaran penting tentang tekanan darah dan kinerja jantung seseorang.

Tekanan Saat Jantung Memompa Darah (SYS)

SYS (Systolic Pressure) menunjukkan tekanan darah tertinggi ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Angka ini mencerminkan kekuatan kontraksi jantung dalam setiap denyutan.

American Heart Association (AHA) menetapkan tekanan sistolik normal berada di bawah 120 mmHg. Tekanan sistolik yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan pembuluh darah jika dibiarkan dalam jangka panjang.

Tekanan Saat Jantung Beristirahat (DIA)

DIA (Diastolic Pressure) menggambarkan tekanan darah terendah saat jantung beristirahat di antara dua denyutan. Angka ini menunjukkan kondisi pembuluh darah ketika jantung tidak memompa darah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI menyebutkan tekanan diastolik normal berada di bawah 80 mmHg. Tekanan diastolik yang terus meningkat sering menandakan menurunnya elastisitas pembuluh darah.

Baca juga: Buah Bit: Rahasia Energi, Otak Tajam, dan Jantung Sehat dalam Satu Umbi

Jumlah Denyut Jantung per Menit (PULSE)

Berbeda dari SYS dan DIA, PULSE menunjukkan jumlah denyut jantung per menit. Angka ini membantu menilai irama kerja jantung.

Dalam kondisi istirahat, jantung orang dewasa biasanya berdetak antara 60 hingga 100 kali per menit. Denyut jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat dapat mengindikasikan gangguan irama jantung atau kondisi kesehatan tertentu.

Perbedaan SYS, DIA, dan PULSE

SYS dan DIA sama-sama mengukur tekanan darah, tetapi pada fase kerja jantung yang berbeda. SYS mengukur tekanan saat jantung berkontraksi, sedangkan DIA mengukur tekanan saat jantung beristirahat. Sementara itu, PULSE mengukur kecepatan denyut jantung, bukan tekanan darah.

Ketiga indikator ini saling melengkapi untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi sistem kardiovaskular.

Pentingnya Memahami Angka Tensi

Pemahaman yang baik terhadap hasil pengukuran tensi membantu masyarakat mengenali kondisi tubuh lebih dini. Jika hasil pengukuran menunjukkan angka tidak normal secara berulang, masyarakat sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Melalui pemantauan rutin dan pemahaman yang tepat, masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung secara lebih optimal dan mencegah risiko penyakit sejak dini.

Baca juga: Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan, Mulai dari Jaga Fungsi Jantung hingga Turunkan Risiko Kanker