Breaking News
light_mode
Beranda » Sasakala » Gunung Putri: Letak dan Asal Usulnya

Gunung Putri: Letak dan Asal Usulnya

  • account_circle Nana
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Gunung Putri terletak di provinsi Jawa Barat Kabupaten Bogor, Indonesia. Merupakan sebuah kecamatan yang dulunya terdapat sebuah legenda Gunung Putri, dinamakan Gunung Putri karena terdapat  seorang putri raja yang dibunuh oleh pangeran jahat dengan seorang penyihir yang dibawanya.

ASAL USUL GUNUNG PUTRI DI PUTRI

Di Bogor, dahulu terdapat sebuah negeri kecil yang terkenal akan kemakmurannya. Selain karena tanahnya yang subur, kemakmuran negeri tersebut juga berkat campur tangan raja. Raja ini terkenal dengan sifatnya yang sangat bijaksana dan peduli terhadap rakyatnya tanpa memandang sebelah mata. Ia memiliki seorang putri yang cantik bernama Putri. Selain cantik, sang Putri juga tidak sombong dan suka menolong siapa saja yang membutuhkan. Karena sifatnya tersebut, banyak pangeran yang jatuh hati padanya. Namun, tidak satu pun berhasil merebut hati sang Putri.

Setiap ada pangeran yang mendekatinya dan meminta sang Putri menjadi pasangan, sang Putri menolak dan hanya menganggap mereka sebagai saudara. Ternyata, tidak semua pangeran bisa menerima penolakan halus dari sang Putri. Salah satunya adalah seorang pangeran yang tersinggung dan berniat membalas dendam karena penolakan dari sang Putri.

Kepada pengawalnya, pangeran itu meminta untuk mencari orang yang bisa mencelakakan sang Putri. Setelah menemukan orang yang dia tuju, pangeran itu pergi ke istana sang Putri. Untuk melancarkan niat jahatnya, pangeran berpura-pura setuju dengan keputusan sang Putri yang menganggapnya sebagai kakak. Sang Putri sangat senang mendengar hal itu, tanpa mengetahui maksud jahat yang tersembunyi di balik kata-kata manis pangeran.

Kepada kedua orangtua sang Putri, pangeran jahat itu mengatakan bahwa dia akan melindungi sang Putri dan negerinya dari segala niat jahat, mengingat sang Putri sering menolak pangeran dan mungkin ada yang sakit hati serta ingin mencelakakannya. Karena itu, dia membawa seorang ahli tolak bala.

Tidak mengetahui rencana jahat tersebut, ayah sang Putri setuju untuk meminta bantuan ahli tolak bala yang sebenarnya adalah penyihir jahat. Dengan bahasa yang tidak jelas, penyihir mulai mengucapkan mantranya kepada sang  Putri. Tiba-tiba muncul asap tebal yang menyelimuti semua orang di situ, kecuali penyihir, pangeran jahat, dan para pengawalnya.

SENJATA MAKAN TUAN

Setelah melakukan kejahatannya, pangeran jahat bersiap untuk pulang. Namun, entah bagaimana, tiba-tiba tumbuh ratusan pohon besar di sekitar pangeran dan rombongannya. Mereka terperangkap dan tidak bisa keluar dari hutan tersebut. Setiap malam, tempat itu mengeluarkan hawa dingin yang dapat dirasakan oleh siapa pun.

Tempat di mana Putri dan keluarganya serta pangeran jahat dan rombongannya meninggal kemudian dikenal sebagai Gunung Putri karena letaknya tinggi dan menyerupai gunung. Konon, pada saat tertentu, warga desa sekitar Gunung Putri mengadakan upacara pemberian sesaji untuk sang Putri. Menurut cerita, Putri pernah muncul ketika kesulitan pangan melanda penduduk desa. Setelah kemunculannya, pertanian di desa tersebut kembali subur dan makmur.

Amanat dari kalimat tersebut adalah bahwa kejahatan akan mendapat balasan setimpal, dan kebaikan akan dikenang serta dihargai. Atau dengan kata lain, cerita ini memberi pesan bahwa perilaku baik akan mendapatkan penghargaan dan dikenang sepanjang masa, sementara kejahatan akan berakhir dengan keburukan.

Baca Juga:  Situ Bagendit : Danau Indah Penuh Misteri

  • Penulis: Nana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunci Agar Tetap Istiqamah Menjaga Ibadah Setelah Ramadhan

    Kunci Agar Tetap Istiqamah Menjaga Ibadah Setelah Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Usai Ramadhan berlalu, umat Islam kembali menjalani rutinitas harian seperti biasa. Selama bulan suci, banyak orang terbiasa meningkatkan kualitas ibadah, mulai dari shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak sedekah. Namun, setelah suasana Ramadhan berakhir, semangat tersebut sering kali ikut menurun. Padahal, Ramadhan sejatinya hadir untuk membentuk kebiasaan baik yang terus berlanjut dalam kehidupan […]

  • Puasa Asyura

    Meraih Keutamaan di Bulan Muharram dengan Puasa Tasu’a dan Asyura

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram atau bulan suci dalam Islam. “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan… di antaranya empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36). Di bulan ini, Allah SWT melipatgandakan pahala amal saleh dan melarang keras perbuatan dosa. Karena itu, Muharram menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan […]

  • Kue Sumatra

    Menjaga Tradisi: Kue Sumatra dari Desa Cibolang Kaler yang Tak Lekang oleh Waktu

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah gempuran kuliner modern, ada satu kue tradisional yang tetap eksis sejak sebelum Indonesia merdeka. Kue Sumatra, kudapan khas berbahan dasar sagu, terus diproduksi secara turun-temurun oleh warga Kampung Cimahi, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Kue ini khas dengan warna pink dan putih, terbuat dari sagu, gula pasir, dan kelapa […]

  • MUBES HIMASA Universitas Bina Sarana Informatika 2024: Bersinergi Untuk Mengevaluasi dan Membangkitkan Kembali Integritas dan Solidaritas.

    MUBES HIMASA Universitas Bina Sarana Informatika 2024: Bersinergi Untuk Mengevaluasi dan Membangkitkan Kembali Integritas dan Solidaritas.

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) 2024 pada Sabtu, 7 Desember 2024, di Ruang 203 Kampus Cemerlang UBSI Sukabumi. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi HIMASA untuk menetapkan arah strategis organisasi, menyusun program kerja, dan memilih kepengurusan baru. Mengusung tema “Bersinergi Untuk Mengevaluasi […]

  • Indonesia vs Thailand

    Garuda Juara! Begini Jalan Pertandingan Indonesia vs Thailand di Final

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Timnas Indonesia berhasil menorehkan sejarah dengan menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Pertandingan Indonesia vs Thailand berlangsung sengit sejak awal. […]

  • Sinergi IPB University, Dinas Lingkungan Hidup, Dikdasmen dan Sekolah Mendukung Terwujudnya Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Sukoharjo

    Sinergi IPB University, Dinas Lingkungan Hidup, Dikdasmen dan Sekolah Mendukung Terwujudnya Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Sukoharjo

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukoharjo– Dr. Ir. Siti Badriyah Rushayati, M.Si sebagai ketua tim beserta Ir. Lin Nuriah Ginoga, M.Si, dan Dr. Rachmad Hermawan, M.Sc.F. Trop, dari Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB University, melaksanakan kegiatan Dosen Mengabdi Inovasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, 6-8 Desember 2023. Salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup […]

expand_less