Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Buah Bit: Rahasia Energi, Otak Tajam, dan Jantung Sehat dalam Satu Umbi

Buah Bit: Rahasia Energi, Otak Tajam, dan Jantung Sehat dalam Satu Umbi

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Buah bit dikenal luas sebagai salah satu sumber pangan alami yang kaya nutrisi dan memiliki segudang manfaat kesehatan. Tanaman berwarna merah keunguan ini berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae, satu rumpun dengan sayuran berakar seperti lobak. Teksturnya lembut, rasanya manis dengan sedikit aroma tanah, dan sering diolah menjadi jus atau hidangan sehat.

Mengutip dari halodoc, Tidak hanya menarik dari segi tampilan, buah bit juga menyimpan berbagai kandungan gizi penting yang membuatnya pantas menyandang predikat superfood. Berdasarkan data dari U.S. Department of Agriculture (USDA), 100 gram buah bit yang telah dimasak mengandung:

– 44 kilokalori
– 1,7 gram protein
– 0,2 gram lemak
– 2 gram serat
– 20% dari kebutuhan harian folat
– 6% vitamin C
– 9% kalium
– 16% mangan
– serta berbagai vitamin dan mineral lainnya seperti zat besi, magnesium, dan vitamin B6

Salah satu manfaat utama buah bit terletak pada kemampuannya menurunkan tekanan darah. Kandungan nitrat alaminya akan berubah menjadi nitrit oksida dalam tubuh, membantu melebarkan pembuluh darah dan melancarkan sirkulasi. Efek ini membuat buah bit sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, nitrat dalam bit juga berperan penting dalam menjaga fungsi otak, terutama pada orang tua. Nitrat meningkatkan aliran oksigen ke jaringan otak, membantu memperlambat penurunan kognitif, dan mendukung konsentrasi serta daya ingat.

Baca juga: 88% Orang Indonesia Kena Gigi Berlubang! 5 Jurus Mudah Cegah Sebelum Terlambat

Berikut beberapa manfaat kesehatan buah bit yang patut diperhatikan:

1. Meningkatkan Stamina dan Energi Tubuh

Bagi mereka yang menjalani aktivitas padat atau olahraga intens, jus buah bit bisa menjadi penambah energi alami. Kandungan karbohidrat, protein, dan mineral dalam bit membantu tubuh bekerja lebih efisien, bahkan beberapa atlet mengonsumsinya untuk mendongkrak performa saat bertanding.

2. Menjaga Kadar Gula Darah Tetap stabil

Antioksidan alpha-lipoic dalam bit membantu mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan sensitivitas insulin. Studi dalam Journal of Nutrition and Metabolism menunjukkan bahwa konsumsi buah bit bisa membantu penderita obesitas dalam mengatur kadar gula darahnya.

3. Menjaga Sistem Pencernaan Tetap Sehat

Kandungan serat dalam bit membantu memperlancar buang air besar, melindungi lapisan usus, serta meningkatkan penyerapan nutrisi. Serat juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran cerna.

4. Mendukung Program Penurunan Berat Badan

Dengan kandungan kalori yang rendah namun kaya air dan serat, buah bit membuat perut kenyang lebih lama. Efek ini mampu menekan nafsu makan secara alami, menjadikannya pilihan ideal bagi siapa pun yang ingin mengontrol berat badan.

Buah bit juga membantu mencegah anemia, terutama bagi mereka yang kekurangan zat besi. Kandungan zat besi dalam bit mendukung produksi sel darah merah dan membantu mengatasi gejala seperti kelelahan dan pusing. Tak kalah penting, buah ini juga menjaga kesehatan mata berkat kandungan lutein dan zeaxanthin yang melindungi retina dan makula.

Dari sisi pencegahan penyakit kronis, bit memberikan perlindungan ganda. Kandungan betalain, flavonoid, dan vitamin C dalam bit memiliki sifat antioksidan yang kuat, yang membantu melawan radikal bebas dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa tersebut juga mendorong apoptosis atau kematian alami sel abnormal dalam tubuh.

Meski begitu, konsumsi buah bit tetap perlu berada dalam batas wajar. Makan bit dalam jumlah besar bisa menyebabkan penurunan kadar kalsium dan membebani fungsi ginjal, terutama bagi mereka yang rentan terhadap batu ginjal. Selain itu, fenomena beeturia —perubahan warna urin atau feses menjadi kemerahan—mungkin terjadi setelah konsumsi bit, namun kondisi ini tidak berbahaya.

Baca juga: Overthinking Tengah Malam: Kenapa Selalu Muncul Saat Mau Tidur?

 

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSBPI MUI Gelar Workhsop Kaligrafi dan Diskusi “Remaja Bertanya, Ulama Menjawab” di Pondok Pesantren Santi Asromo Majalengka

    LSBPI MUI Gelar Workhsop Kaligrafi dan Diskusi “Remaja Bertanya, Ulama Menjawab” di Pondok Pesantren Santi Asromo Majalengka

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Majalengka– Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indoneia (MUI) menggelar workshop kaligrafi di Pondok Pesantren Santi Asromo, Majalengka, Jawa Barat. Ketua Pelaksana, UstadZ Jojo Sutrisna mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mensosialisasikan kepada generasi remaja terkait dengan seni budaya Islam. Menurutnya, seni merupakan manifestasi dari akidah sehingga, tidak bisa dipisahkan dengan akidah […]

  • Prodi Sistem Informasi UBSI Sukabumi Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Melalui Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah

    Prodi Sistem Informasi UBSI Sukabumi Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Melalui Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Prodi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Kota Sukabumi menggelar workshop Penulisan Jurnal bertajuk “Penulisan Jurnal Ilmiah dan Pengelolaan Referensi” pada hari Kamis, 30 Mei 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis jurnal ilmiah serta mengelola referensi secara efektif. Penguatan Kompetensi Menulis Ilmiah bagi Mahasiswa Tugas Akhir Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah […]

  • Banjir Smi

    Hujan Deras di Sukabumi, Puluhan Titik Terendam Banjir

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi, Jawa Barat – Hujan deras yang mengguyur Sukabumi pada Selasa (5/11/2024) sore memicu banjir di berbagai titik wilayah kota, mengakibatkan genangan air dan gangguan akses di sejumlah lokasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kota Sukabumi melaporkan sedikitnya ada 32 titik yang terdampak, termasuk pemukiman dan fasilitas umum. “Banjir terjadi di beberapa titik […]

  • Mobil Pick Up Bermuatan Besi Nyaris Terbalik di Cibeureum

    Mobil Pick Up Bermuatan Besi Nyaris Terbalik di Cibeureum

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mobil Pick Up bermuatan besi nyaris terbalik di Overpass Cibeureum Sukabumi mencuri perhatian publik setelah sebuah kendaraan angkutan barang mengalami momen menegangkan pada Rabu (15/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden tersebut terjadi ketika mobil melintasi tanjakan tajam di Jalur Lingkar Selatan. Muatan besi kemudian memicu bagian depan kendaraan terangkat cukup tinggi. Muatan besi […]

  • Jenggala | Dok: Istimewa

    Jenggala – Bagian 3

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle gangika
    • 0Komentar

    Mendengar itu aku terkejut, “Apa maksud nenek?” Nenek Subi menatapku dengan pandangan yang dalam, “Kamu tahu siapa yang membunuh Glora? Dia adalah ayahmu. AYAH KANDUNGMU! Aku yang membuatmu menempati tubuh Glora.” Mendengar perkataan nenek Subi aku terkejut, tapi aku tidak percaya begitu saja. “Apa maksud nenek menuduh ayahku? Dan jika benar itu adalah ayahku mana […]

  • Peristiwa Duka di Kalibunder, Pegawai Minimarket Meninggal Dunia di Tempat Kerja | Sumber: Sukabumiupdate

    Pegawai Minimarket di Kalibunder Ditemukan Meninggal Dunia di Tempat Kerja

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Salah satu rekan kerja menemukan pegawai minimarket berinisial A (25) meninggal dunia di tempat kerjanya di Kampung Panyaguan, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar serta rekan kerja korban yang datang ke lokasi pada pagi hari. Salah satu rekan korban pertama kali melihat korban dalam […]

expand_less