Networking Perkuat Ekosistem Halal
Sesi networking menjadi ruang penting bagi peserta untuk membangun relasi strategis dengan pelaku usaha, komunitas, serta stakeholder industri halal internasional. Melalui interaksi langsung, peserta memperluas jejaring bisnis sekaligus memahami kebutuhan pasar global secara lebih mendalam.
Penyelenggara menekankan bahwa kolaborasi dan koneksi global menjadi kunci utama agar produk Indonesia mampu bersaing di industri halal dunia.
Generasi Muda Turut Ambil Peran
Salah satu peserta, Mulky Syaifani Lazuardy, mahasiswa penerima beasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi sekaligus Duta Pemuda Kota Sukabumi, merasakan langsung manfaat besar dari seminar ini terhadap pengembangan wawasannya.
“Sebagai peserta, menurut saya seminar ini membuka wawasan baru soal peluang industri halal global. Materinya relevan dan langsung nyambung dengan dunia ekspor yang nyata. Saya jadi paham arah pasar internasional. Acaranya padat, bermanfaat, dan relasinya juga luas, sehingga saya bisa mendapatkan relasi dengan orang-orang hebat di seminar ini,” ujar Mulky.
Ia menambahkan bahwa pengalaman belajar berbasis digital kreatif membantunya lebih siap mengikuti forum internasional. Keterlibatan dengan dunia industri juga membuatnya memahami isu global secara lebih praktis. Berbagai kesempatan pengembangan diri membentuk kesiapan mahasiswa sejak dini.
Melalui seminar ini, penyelenggara berharap semakin banyak pelaku usaha serta generasi muda Indonesia yang berani melangkah ke pasar internasional dan memanfaatkan pertumbuhan industri halal global secara berkelanjutan.














