Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ketika Museum Tekstil Jakarta Bisa “Dirasakan” oleh Komunitas Tunanetra

Ketika Museum Tekstil Jakarta Bisa “Dirasakan” oleh Komunitas Tunanetra

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com – Museum Tekstil Jakarta menghadirkan pengalaman museum yang ramah disabilitas melalui program Sentuhan Urna pada Sabtu (7/2). Peserta LPDP PK-270 menggagas kegiatan ini sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan melibatkan penyandang disabilitas netra dari berbagai komunitas.

Program ini bertujuan membuka akses budaya secara lebih merata. Panitia merancang seluruh rangkaian kegiatan dengan pendekatan partisipatif, mulai dari lokakarya hingga tur museum berbasis multisensori. Melalui konsep tersebut, peserta dapat mengenal koleksi museum tanpa mengandalkan kemampuan visual.

Workshop Batik Inklusif Berbasis Sentuhan

Kegiatan berawal dengan workshop batik inklusif yang memperkenalkan teknik batik timbul. Dalam sesi ini, peserta menggunakan media taktil serta panduan audio untuk memahami proses membatik. Mereka diajak meraba tekstur kain, menyusun pola, hingga mengenal proses pewarnaan dengan pendampingan fasilitator.

Metode ini tidak hanya bertujuan mengenalkan warisan budaya, tetapi juga mendorong kreativitas peserta serta membuka peluang pengembangan keterampilan di sektor ekonomi kreatif.

Baca juga: Next Level Innovation: Seminar Bisnis “From Zero to CEO” Siap Cetak Entrepreneur Muda Sukabumi

Tur Museum dengan Pendekatan Multisensori

Usai workshop, peserta mengikuti tur museum yang dirancang secara multisensori. Mulai dari area taman pewarna alam hingga ruang koleksi wastra Nusantara. Pemandu menyampaikan informasi melalui narasi audio dan interaksi langsung, sehingga peserta dapat memahami material, fungsi, serta nilai budaya dari setiap koleksi.

Pendekatan ini memungkinkan peserta membangun imajinasi dan pemahaman budaya melalui indera selain penglihatan.

Peserta melakukan eksplorasi tekstur kain, menyusun pola, serta mempelajari tahapan pewarnaan dengan bimbingan fasilitator | Doc. Istimewa

Peserta melakukan eksplorasi tekstur kain, menyusun pola, serta mempelajari tahapan pewarnaan dengan bimbingan fasilitator | Doc. Istimewa

Museum sebagai Ruang Belajar yang Setara

Ketua Divisi Social Project Sentuhan Urna, Diajeng Widyannisa, menegaskan museum harus bersifat inklusif bagi semua kalangan. Ia menyebut museum tidak hanya menjadi tempat pameran, tetapi juga ruang belajar bersama yang terbuka untuk semua.

“Museum bukan hanya ruang pamer, tetapi juga ruang belajar bersama. Kami ingin museum dapat diakses secara setara oleh komunitas tunanetra,” Ujarnya di sela kegiatan.

Evaluasi dan Harapan Pengembangan Program

Selain rangkaian kegiatan utama, panitia juga menggelar forum diskusi singkat untuk menampung pengalaman serta masukan peserta terkait aksesibilitas museum. Seluruh catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program serupa di masa mendatang.

Melalui forum diskusi singkat, panitia menghimpun berbagai pengalaman dan masukan dari peserta | Doc. Istimewa

Melalui forum diskusi singkat, panitia menghimpun berbagai pengalaman dan masukan dari peserta | Doc. Istimewa

Program Sentuhan Urna merupakan hasil kolaborasi LPDP PK-270, Museum Tekstil Jakarta, Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI), serta Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS). Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap dapat memperluas penerapan konsep museum inklusif di berbagai daerah agar penyandang disabilitas lebih mudah mengakses budaya.

Baca juga: Kejuaraan Akuntansi BSI Flash 2026 Sukabumi: Wadah Siswa Tunjukkan Kemampuan Praktik Excel dan Akuntansi

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • rohingya

    Ngontrak Rumah di Cisolok Sukabumi Secara Ilegal, Puluhan Warga Rohingya Diamankan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebanyak 24 orang yang diduga merupakan warga Rohingya ditemukan oleh warga di salah satu perumahan di Kampung Pamugaran, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu malam (23/9). Lima dari mereka sempat melarikan diri, namun tiga di antaranya berhasil ditemukan dengan bantuan warga sekitar. Awal kecurigaan warga muncul setelah melihat sejumlah orang asing […]

  • Bukan Sekadar Lagu, “Rabun Jauh” Bernadya Jadi Cerita Banyak Orang

    Bukan Sekadar Lagu, “Rabun Jauh” Bernadya Jadi Cerita Banyak Orang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Lagu Rabun Jauh dari Bernadya langsung menarik perhatian publik sejak rilis pada 13 April 2026. Lagu ini cepat menempati posisi trending di berbagai platform musik dan ramai dibicarakan, terutama di kalangan anak muda. Bernadya menghadirkan nuansa melankolis yang kuat melalui lagu ini. Ia merangkai cerita tentang perasaan yang kabur, hubungan yang tidak pasti, […]

  • Festival Budaya Anak Pesisir

    Festival Budaya Anak Pesisir Series 4: Panitia, UMKM, Pengunjung

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Purwasedar – Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 kembali hadir di Saung Alam Buruan Ajar Indonesia, Desa Purwasedar, pada Minggu (9/8). Memasuki tahun keempat, festival ini tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kegiatan budaya, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai wilayah. Namun, pelaksanaan tahun ini memiliki […]

  • UMKM Naik Kelas

    Lolos PKM 2025, Mahasiswa UNM Bantu UMKM Naik Kelas Lewat Strategi Digital di Instagram

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Helen Ayu
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tiga mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) berhasil menembus pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 dari Kemendikbudristek. Mereka meraih prestasi ini melalui skema PKM Penerapan Iptek (PI), yang mengedepankan penerapan teknologi bagi masyarakat. Bantu UMKM Lewat Instagram Pada kesempatan ini, tim mahasiswa dari Program Studi Bisnis Digital UNM mengusung judul “Pemanfaatan Media Sosial Instagram […]

  • Peluang Pendidikan: Universitas BSI Berikan Beasiswa Melalui Festival Drumband Pelajar 2023

    Peluang Pendidikan: Universitas BSI Berikan Beasiswa Melalui Festival Drumband Pelajar 2023

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Festival Drumband Pelajar SD, SMP, SMA sederajat sukses digelar pada Minggu (29/10). Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Pontianak Post dan Pemerintah Kota Pontianak, dengan dukungan dari Universitas BSI Kampus Pontianak. Festival ini merupakan perayaan tahunan untuk merayakan Hari Jadi Kota Pontianak yang ke-252. Sebanyak 14 tim pelajar ikut serta dalam festival […]

  • indonesia

    Indonesia Siap Kibarkan Merah Putih di Kejuaraan Dunia Horseback Archery 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tiga atlet horseback archery (HBA) Indonesia bersiap berlaga pada ajang prestisius IHAA World Championships 2025 di Tennessee Valley Archery, Amerika Serikat, 19–21 September. Mereka adalah Azral Mardin, Omar Farooq Putra Alleut, dan Kaisar Akhtar Firdauz. Ketiganya lolos seleksi melalui Kejuaraan HBA Piala Ketua Umum PP Pordasi di Denpasar, Bali, pada 10–12 Mei, serta […]

expand_less