Pendidikan

Pendidikan Agama, Tameng Moral Anak di Tengah Arus Digital

10
×

Pendidikan Agama, Tameng Moral Anak di Tengah Arus Digital

Sebarkan artikel ini
Hadapi Tantangan Era Digital, Mahasiswa UBSI Perkuat Moral Anak Lewat Pendidikan Agama | Doc. Istimewa
Hadapi Tantangan Era Digital, Mahasiswa UBSI Perkuat Moral Anak Lewat Pendidikan Agama | Doc. Istimewa

Sukabumihitz – Di tengah derasnya arus teknologi digital, sekelompok mahasiswa menggelar kegiatan penyuluhan bertajuk “Pentingnya Pendidikan Agama sebagai Benteng Moral bagi Anak dan Remaja di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (21/11) di SDN 2 Cipetir, Sukabumi, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kelompok 1 Program Studi Informatika UBSI Kampus Kota Sukabumi menyelenggarakan kegiatan penyuluhan. Fajar Dwi Febiyanto selaku ketua kelompok memimpin kegiatan bersama anggota tim, yaitu Mumtaz Aimar Ash Shidiqi, Melani, Sindy Gayatri, dan Hesti Amalia Putri. Tim mahasiswa membuka sesi edukasi dengan pemaparan materi yang menekankan peran pendidikan agama sebagai fondasi moral di tengah tantangan era digital.

 

Pemberian cindera mata kepada SDN 2 Cipetir | Doc. Istimewa
Pemberian cindera mata kepada SDN 2 Cipetir | Doc. Istimewa

Baca juga: Tumbuhkan Toleransi, Ciptakan Damai: Pengabdian Mahasiswa UBSI di Sekolah Dasar

Menanamkan Nilai Agama Sejak Dini

Mahasiswa menggagas kegiatan ini sebagai respons atas tantangan moral anak-anak dan remaja saat ini. Mereka menekankan bahwa nilai-nilai agama berperan sebagai pedoman utama dalam menyaring pengaruh negatif teknologi, baik di dunia maya maupun kehidupan sehari-hari.

Pendekatan Interaktif dan Edukatif

Alih-alih menggunakan metode pengajaran formal, tim mahasiswa mengemas materi dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan. Para siswa mengikuti diskusi, simulasi, dan permainan edukatif guna memahami penerapan nilai keagamaan secara praktis. Antusiasme siswa terlihat jelas dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga memiliki kompas moral yang kuat. Pendidikan agama merupakan investasi karakter jangka panjang yang perlu ditanamkan sejak dini,” ujar perwakilan tim mahasiswa.

Kolaborasi untuk Pembangunan Karakter

Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga memperoleh pengalaman berharga mengenai pentingnya kolaborasi antara akademisi, sekolah, dan masyarakat dalam membangun karakter generasi muda. Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama serta komitmen bersama untuk terus menanamkan nilai-nilai moral berbasis agama pada lingkungan sekolah.

Baca juga: Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Informatika: Tanamkan Semangat Kebhinekaan di SDN 2 Cipetir