Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Dari Distribusi Makanan ke Integritas Data: Membaca Ulang MBG dalam Perspektif Informatika

Dari Distribusi Makanan ke Integritas Data: Membaca Ulang MBG dalam Perspektif Informatika

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan sebagai kebijakan sosial berskala nasional dengan target cakupan jutaan penerima manfaat hingga akhir 2026 (Indonesia Business Post, 2026). Secara visi, program ini menjanjikan investasi besar bagi kualitas generasi muda. Namun di ruang publik, narasi optimisme itu berhadapan dengan kritik yang terus menguat. Di media sosial, muncul berbagai istilah satir yang mempertanyakan kualitas dan keamanan makanan.

Di parlemen, anggota Komisi IX DPR mempertanyakan akurasi data capaian program yang disampaikan kepada Presiden (Detik, 2025). Ombudsman Republik Indonesia bahkan mencatat potensi maladministrasi dalam pelaksanaan MBG, mulai dari penundaan pelayanan hingga penyimpangan prosedur (Ombudsman RI, 2025). Ketika kritik datang dari masyarakat dan lembaga pengawas sekaligus, persoalannya bukan lagi sekadar persepsi. Ini adalah gejala krisis kepercayaan publik.

Baca juga: Tak Hanya Kuasai Teknologi, Mahasiswa UBSI Sukabumi Berprestasi di Ajang Video Kreatif

Krisis Kepercayaan dan Tantangan Transparansi Data

Krisis kepercayaan muncul ketika pemerintah menyampaikan klaim keberhasilan tanpa menyertakan data yang transparan dan dapat diverifikasi. Pada era pemerintahan digital, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan angka agregat dan konferensi pers untuk membangun legitimasi kebijakan. United Nations (2022) menegaskan bahwa pemerintahan modern membutuhkan integrasi data, interoperabilitas sistem, serta kapasitas analitik yang kuat untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.

Sentimen publik terhadap makanan bergizi gratis | Sumber: GoodStats

Sentimen publik terhadap makanan bergizi gratis | Sumber: GoodStats

Tanpa fondasi digital yang matang, kebijakan besar berisiko terjebak dalam kesenjangan antara narasi dan realitas.

MBG sebagai Cerminan Kesiapan Digital Nasional

Di bidang informatika, melihat isu MBG bukan sekadar isu distribusi makanan, melainkan cerminan kebutuhan mendesak akan kompetensi digital nasional. Masalah mendasarnya bukan hanya pada operasional, tetapi pada kesiapan arsitektur data dan kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Indonesia masih membutuhkan lebih banyak talenta di bidang rekayasa perangkat lunak, data analytics, keamanan informasi, dan audit sistem digital. Tanpa penguatan kompetensi tersebut, setiap program strategis akan rentan terhadap inkonsistensi data dan erosi kepercayaan publik.

Peran Strategis Perguruan Tinggi

Kritik terhadap MBG seharusnya menjadi alarm bahwa transformasi digital pemerintahan belum sepenuhnya kokoh. Investasi pada program sosial harus dengan investasi pada kapasitas digital bangsa.

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menjawab tantangan ini. Program studi informatika tidak boleh berhenti pada pengajaran coding atau pembuatan aplikasi sederhana. Ia harus menjadi pusat pengembangan talenta yang mampu membangun sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan tahan terhadap manipulasi data.

Komitmen UBSI dan Urgensi Penguatan Informatika

Di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi, Program Studi Informatika berkomitmen menyiapkan mahasiswa dengan kompetensi rekayasa perangkat lunak dan analitik data yang relevan dengan kebutuhan industri dan pemerintahan. Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya mampu membangun teknologi, tetapi juga menjaga integritas kebijakan publik melalui sistem yang transparan dan akuntabel.

Keberhasilan MBG dan kebijakan besar lainnya, tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh seberapa kuat fondasi data dan kompetensi digital yang menopangnya.

Jika kita ingin memulihkan dan memperkuat kepercayaan publik, maka pembangunan kapasitas informatika nasional bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Tanpa itu, MBG dan kebijakan besar lainnya akan terus berjalan atas fondasi yang rapuh dan kepercayaan publik akan semakin sulit terpulihkan.

Baca juga: Kunjungi UniKL, Edutrip UBSI Perluas Jejaring Akademik

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • GTA 6

    GTA 6 Resmi Ditunda, Rockstar Jadwalkan Rilis ke November 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Penggemar Grand Theft Auto (GTA) kembali harus bersabar. Rockstar Games mengumumkan bahwa perilisan Grand Theft Auto VI (GTA 6) mundur ke 19 November 2026. Sebelumnya, Rockstar menargetkan peluncuran pada musim gugur 2025. Namun, pada pertengahan 2025, jadwal itu berubah menjadi Mei 2026. Kini, studio tersebut menunda lagi sekitar enam bulan untuk menyempurnakan game. […]

  • Kongres Budaya Umat Islam Diharapkan Jadi Oase Dahaga Seni Budaya yang Islami

    Kongres Budaya Umat Islam Diharapkan Jadi Oase Dahaga Seni Budaya yang Islami

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz, Jakarta- Lembaga Seni  Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI Pusat punya hajat besar di akhir bulan ini. Yakni, menggelar acara Kongres Budaya Umat Islam Indonesia. “Kongres Budaya Umat Islam Indonesia itu akan diadakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, pada tanggal 26 Juli 2023 pagi hingga sore hari. Kemudian pada malam harinya akan […]

  • Cadisdik Wilayah V

    Diapresiasi Cadisdik Wilayah V, Seminar AI & Robotika UBSI Sukabumi Bantu Guru Adaptasi Kurikulum KKA

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi menggelar Seminar Kemerdekaan Digital bertajuk “AI for Education Excellence: Dari AI hingga Robotika” pada Rabu (26/8) di Laska Hotel Sukabumi. Kegiatan ini mengusung sub-tema “Inovasi Teknologi untuk Guru Kreatif Era Digital”. Acara ini mendapat apresiasi tinggi dari Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah V Jawa Barat. Menurut Ketua MKPS SMK KCD Wilayah V, Dadi Afyaman, […]

  • INSYFEST 2026 Antar Mahasiswa UBSI Raih Juara 1 Lewat Serenify

    INSYFEST 2026 Antar Mahasiswa UBSI Raih Juara 1 Lewat Serenify

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Ozi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Karawang – INSYFEST 2026 menjadi ajang prestasi bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Melalui kompetisi ini, tim UBSI berhasil meraih Juara 1 kategori UI/UX lewat Serenify, aplikasi kesehatan mental yang mengangkat pentingnya memahami kondisi emosional melalui teknologi digital. Tim pemenang terdiri atas Mochammad Rayhan, Oktavia Citra Ramadani, dan Nur […]

  • china open 2025

    China Open 2025: Fajar Dan Fikri Raih Gelar Ganda Putra, Satu-Satunya Kemenangan untuk Indonesia

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Changzhou, 28 Juli 2025 – Pasangan muda Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, berhasil menorehkan sejarah manis di ajang VICTOR China Open 2025. Mereka menjuarai sektor ganda putra dan menjadi satu-satunya wakil non Tiongkok yang mampu merebut gelar di turnamen bergengsi level Super 1000 ini. Baca Juga : Senam Waringkas! Upaya Dinas […]

  • Tak Perlu Kamera Mahal, BSI Digination 2025 Bongkar Rahasia Video Sinematik

    Tak Perlu Kamera Mahal, BSI Digination 2025 Bongkar Rahasia Video Sinematik

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Membuat video sinematik tidak harus memakai kamera mahal. Hal itu terlihat pada gelaran BSI Digination 2025 di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi, Senin–Selasa (3–4/11). Acara berlangsung di Aula Kampus A, Jalan Cemerlang No. 8, Sukakarya, Kota Sukabumi. Acara bertema “Opportunities in Creative Industry” ini menggandeng DCC, DICO, MDU, dan KIAN EO. […]

expand_less