Pariwisata Desa Purwasedar Dikembangkan Berbasis Potensi Lokal
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa BSI Explore 2026 bersama perwakilan Desa Purwasedar di kawasan Desa Wisata Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi | Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Purwasedar — Pariwisata Desa Purwasedar terus dikembangkan dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat. Pada Rabu (12/8) mahasiswa BSI Explore 2026 mengunjungi Saung Alam Buruan Ajar Indonesia di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat potensi pendidikan, budaya, dan pariwisata yang ada di desa tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapat informasi mengenai upaya Desa Purwasedar dalam mengembangkan sektor pariwisata. Desa terus mendorong potensi wisata sebagai salah satu cara membangun perekonomian tanpa hanya mengandalkan dana desa. Gagasan tersebut bermula dari obrolan bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi yang melihat besarnya potensi wisata Desa Purwasedar.
Pada awalnya, gagasan tersebut sempat mendapat keraguan dari sejumlah tokoh desa. Namun, keberhasilan memperoleh penghargaan serta dukungan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp50 juta menjadi salah satu bukti bahwa potensi wisata Purwasedar memiliki peluang untuk terus berkembang.
Pariwisata Desa Purwasedar Dikembangkan dalam Lima Kawasan
Pengembangan pariwisata Desa Purwasedar terbagi dalam lima kawasan dengan karakter dan potensi masing-masing. Pusat Informasi Wisata berada di Saung Alam sebagai ruang edukasi dan informasi bagi wisatawan. Tempat ini juga mengenalkan budaya serta permainan tradisional kepada pengunjung.
Selanjutnya, Kampung Budaya Cikawung menghadirkan berbagai atraksi seni, budaya, dan peninggalan sejarah. Kampung Batik Purwasedar menjadi pusat para pengrajin batik dengan motif khas daerah.
Sementara itu, Kampung Homestay menawarkan pengalaman menginap dengan suasana pedesaan. Adapun Kampung Basisir mengangkat potensi alam serta kehidupan masyarakat pesisir sebagai daya tarik wisata.
Desa Wisata Purwasedar Masuk 10 Besar

Mahasiswa BSI Explore 2026 berdiskusi dengan perwakilan Desa Purwasedar mengenai pengembangan potensi wisata dan budaya lokal | Doc: Istimewa
Saat ini, Desa Purwasedar berstatus sebagai Desa Wisata Berkembang dan masuk dalam jajaran 10 besar desa wisata unggulan tingkat Kabupaten Sukabumi. Pengembangan sektor ini juga terus berjalan, salah satunya melalui persiapan kunjungan dari salah satu sekolah internasional asal Jakarta.
Upaya pengembangan wisata turut membutuhkan dukungan teknologi. Karena itu, Desa Purwasedar membutuhkan situs web yang memuat profil serta berbagai potensi desa.
Kebutuhan tersebut mendapat dukungan dari mahasiswa BSI Explore 2026. Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa membantu membuat situs web Desa Purwasedar sebagai sarana informasi dan promosi potensi desa.
Pihak desa menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut karena sesuai dengan kebutuhan mereka dalam mengenalkan potensi wisata secara lebih luas. Kehadiran situs web juga dapat mempermudah masyarakat dan calon wisatawan untuk mencari informasi tentang Desa Purwasedar.
Sekolah Alam untuk Anak-Anak Desa
Selain pariwisata, Desa Purwasedar juga memiliki perhatian terhadap bidang pendidikan. Program Sekolah Alam mulai hadir pada masa pandemi COVID-19. Saat itu, sejumlah anak mengalami kendala dalam mengikuti pendidikan formal. Desa juga memiliki cukup banyak anak yatim dan piatu yang membutuhkan perhatian.
Melihat kondisi tersebut, Sekolah Alam hadir sebagai ruang belajar bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan. Kegiatannya tidak hanya mengenalkan materi pendidikan, tetapi juga mengajarkan pertanian dan kebudayaan lokal.
Sekolah Alam menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap pendidikan anak. Melalui ruang belajar berbasis alam dan budaya, anak-anak dapat terus belajar sekaligus mengenal potensi lingkungan tempat mereka tumbuh.
Pengembangan pariwisata, digitalisasi, dan pendidikan menjadi bagian dari upaya Desa Purwasedar dalam memanfaatkan potensi lokal. Langkah tersebut juga membuka ruang bagi generasi muda untuk semakin mengenal alam, budaya, dan lingkungan sekitar.
BSI Explore 2026 Dukung Pengembangan Potensi Desa

Mahasiswa BSI Explore 2026 bersama perwakilan Desa Purwasedar | Doc: Istimewa
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi turut terlibat dalam mengenal sekaligus mendukung pengembangan potensi Desa Purwasedar melalui program BSI Explore 2026. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari upaya mempertemukan potensi lokal dengan pengetahuan dan keterampilan generasi muda.
Program BSI Explore 2026 mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”. Sebanyak 30 mahasiswa mengikuti program tersebut di lima desa Kecamatan Ciracap, yaitu Desa Purwasedar, Desa Gunung Batu, Desa Ujung Genteng, Desa Cikangkung, dan Desa Pangumbahan.
Selama berada di Purwasedar, mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung pengembangan pariwisata, pendidikan, budaya, dan digitalisasi desa. Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah.
Dengan adanya BSI Explore 2026, mahasiswa tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga turut memberikan kontribusi melalui keterampilan yang mereka miliki. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi lokal sekaligus mendorong generasi muda untuk ikut membangun daerah.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Siti Hasna Wulandari
