Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » Padel: Olahraga Dunia yang Sedang Populer dan Wajib Dicoba

Padel: Olahraga Dunia yang Sedang Populer dan Wajib Dicoba

  • account_circle Neng Merly
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Padel memadukan unsur tenis dan squash dalam permainan raket. Pemain bertanding di lapangan berdinding kaca yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis. Olahraga ini lahir di Meksiko pada akhir 1960-an dan berkembang pesat di Eropa, Amerika Latin, serta mulai populer di Asia, termasuk Indonesia.

Sejarah dan Perkembangan

Enrique Corcuera menciptakan padel di Acapulco, Meksiko, pada 1969. Ia mengecilkan lapangan tenis dan menambahkan dinding untuk menciptakan format baru. Alfonso de Hohenlohe membawa olahraga ini ke Spanyol dan memopulerkannya di Eropa.

Baca Juga : Dari Nol hingga Jago: Teknik Dasar Bola Basket untuk Pemula

Lapangan dan Peralatan

Pengelola membangun lapangan padel dengan ukuran 20 x 10 meter, dikelilingi dinding kaca dan jaring kawat. Produsen membuat raket padel dari bahan komposit tanpa senar, dengan lubang-lubang kecil di permukaannya. Pemain menggunakan bola mirip bola tenis, namun dengan tekanan udara lebih rendah.

Aturan Permainan

Pemain bertanding secara ganda (2 lawan 2). Mereka melakukan servis dengan teknik underhand dan memastikan bola memantul sekali di area lawan sebelum menyentuh dinding. Pencatatan skor mengikuti sistem tenis (15, 30, 40, game). Pemain memanfaatkan pantulan dinding untuk mengembalikan bola, yang menjadi ciri khas permainan ini.

Teknik Dasar

Pemain menguasai teknik forehand, backhand, volley, smash, dan lob untuk bermain efektif. Mereka menjaga posisi tubuh, mengontrol raket, dan bekerja sama dengan pasangan demi meraih kemenangan.

Manfaat Olahraga Padel

Pemain meningkatkan stamina, koordinasi, dan kekuatan otot saat bermain padel. Selain itu, mereka mengasah konsentrasi, kerja sama, dan komunikasi karena sebagian besar pertandingan berlangsung dalam format ganda.

Popularitas Global

Spanyol dan Argentina saat ini memimpin dalam jumlah pemain padel terbanyak di dunia. Tidak hanya itu, masyarakat di kedua negara tersebut secara konsisten membangun lapangan padel lebih banyak daripada lapangan tenis, sehingga tingkat partisipasinya pun terus meningkat. Sementara itu, Federasi Padel Internasional (FIP) secara rutin menyelenggarakan turnamen bergengsi seperti World Padel Tour, yang pada gilirannya berhasil menarik perhatian banyak penonton dari berbagai negara.

Padel menawarkan permainan seru, mudah dipelajari, dan cocok untuk semua usia. Pemain memadukan teknik, strategi, dan kerja sama untuk meraih kemenangan. Dengan tren yang terus berkembang, padel berpotensi menjadi salah satu olahraga utama di masa depan.

Baca Juga : Pencak Silat : Seni Bela Diri Indonesia yang Mendunia

  • Penulis: Neng Merly

Rekomendasi Untuk Anda

  • Final Classmeeting SMP Prestasi Global Depok Berlangsung Sukses

    Final Classmeeting SMP Prestasi Global Depok Berlangsung Sukses

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Depok– Classmeeting merupakan pertemuan antar kelas yang dilaksanakan dalam rangka mengisi waktu setelah ujian. Seperti biasanya, classmeeting sangat dinantikan oleh peserta didik. Bukan tanpa tujuan. Hal itu pun berlaku di SMP Prestasi Global Depok. Sekolah tersebut melaksanakan classmeeting. Pasca pelaksanaan sumatif tengah semester tahun ajaran 2022-2023, SMP Prestasi Global, Depok mengadakan sejumlah perlombaan yang […]

  • Pencemaran Tambang

    Lumpur Tambang Cemari Lahan Pertanian, Warga Desa Cihaur Desak Penutupan Tambang Emas

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Aktivitas perusahaan tambang emas di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan setelah warga Desa Cihaur melaporkan adanya pencemaran lingkungan. Akibatnya, sekitar 50 hektare lahan pertanian terendam lumpur yang terbawa arus sungai, sehingga mengganggu aktivitas pertanian dan merusak hasil panen. Mengutip dari detik.com, salah satu warga Desa Cihaur, Solehudin, mengungkapkan kekecewaannya terhadap dampak […]

  • Tunjukan Kualitas! SMKN 2 Kota Sukabumi Kembali Jadi Juara Umum Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026 | Doc: Istimewa

    Tunjukan Kualitas! SMKN 2 Sukabumi Kembali Jadi Juara Umum Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMKN 2 Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum Olimpiade Akuntansi BSI FLASH 2026 yang berlangsung pada Senin (09/02) di UBSI Kampus Sukabumi, Jalan Veteran II No. 20A. Prestasi ini menjadi bukti konsistensi SMKN 2 Sukabumi tersebut dalam mencetak siswa berkompetensi tinggi di bidang akuntansi dan teknologi. Bukti Kualitas Pembinaan di […]

  • Tibanya Bulan Dzulhijjah Picu Lonjakan Permintaan Hewan Kurban | Sumber: Pinterest

    Tibanya Bulan Dzulhijjah Dorong Lonjakan Penjualan Hewan Kurban

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tibanya bulan Dzulhijjah, aktivitas ekonomi di sektor peternakan mulai menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Permintaan masyarakat terhadap hewan kurban, baik sapi, kambing, maupun domba, mulai melonjak tajam di berbagai wilayah Indonesia. Fenomena tahunan ini memicu para peternak lokal dan pedagang musiman untuk mempercepat persiapan pasokan guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus meroket. ​Kenaikan […]

  • Mentoring Pengurus HIMASI Perkuat Organisasi Digital

    Mentoring Pengurus HIMASI Perkuat Organisasi Digital

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mentoring Pengurus HIMASI kembali menjadi wadah pengembangan kapasitas organisasi bagi seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI). Kegiatan bertajuk “HIMASI FOR SUKABUMI” berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026 secara daring melalui Google Meet mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai. Melalui Mentoring Pengurus HIMASI, organisasi berupaya meningkatkan kualitas sumber daya pengurus agar mampu menghadapi […]

  • Hadapi Imposter Syndrome Saat Belajar Pemrograman

    Kenali dan Hadapi Imposter Syndrome Saat Belajar Pemrograman

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Imposter Syndrome kini semakin sering muncul di tengah tren belajar pemrograman yang kian ramai, terutama di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Banyak programmer pemula mulai meragukan kemampuan mereka sendiri, meskipun sudah menyelesaikan proyek pribadi atau menguasai dasar-dasar bahasa pemrograman seperti JavaScript dan Python. Perasaan tidak pantas atau kurang mumpuni sering muncul bukan karena […]

expand_less