Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Mengenang Perjuangan Kartini di Sukabumi: Diskusi dan Kolaborasi untuk Kesetaraan

Mengenang Perjuangan Kartini di Sukabumi: Diskusi dan Kolaborasi untuk Kesetaraan

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, acara bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” sukses digelar oleh Sukabumi Stories bekerja sama dengan Kejar Mimpi Sukabumi pada Sabtu(26/04). Bertempat di Bumi Arsa, Sukabumi, kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB dan menyuguhkan diskusi mendalam seputar perjuangan R.A. Kartini, emansipasi perempuan, serta pentingnya kolaborasi antara laki-laki dan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan.

Amira Mudiawati: Menjaga Semangat Literasi dan Budaya Lokal

Amira Mudiawati, founder Sukabumi Stories, memoderatori acara ini dengan penuh semangat. Ia aktif menggerakkan literasi dan melestarikan budaya lokal di Sukabumi. Dalam sambutannya, Amira menekankan pentingnya mengenang perjuangan Kartini sebagai langkah awal dalam memperjuangkan kesetaraan gender.

Gian Fajar: Kartini dan Pendidikan Perempuan

Sebagai perwakilan dari Sukabumi Stories dan mahasiswa S2 Pendidikan Sejarah, Gian Fajar membuka diskusi dengan membahas “Kartini”, seorang pahlawan nasional yang hingga kini menjadi simbol emansipasi perempuan di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa perjuangan Kartini untuk pendidikan perempuan sangatlah monumental, terutama dalam usahanya mendirikan sekolah untuk perempuan di masa penjajahan. “Kartini tidak hanya berjuang untuk hak-hak perempuan dalam aspek sosial, tetapi juga mendirikan sekolah bagi perempuan yang menjadi salah satu pionir perubahan dalam dunia pendidikan pada zamannya,” ujarnya.

Kiki Mulki: Kesetaraan Melalui Kolaborasi

Pandangan berbeda datang dari seorang influencer sekaligus penulis buku Menertawai yang Dunia Beri, yang melanjutkan diskusi dengan memberikan pandangannya mengenai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Kiki Mulki berpendapat bahwa laki-laki dan perempuan ditakdirkan tidak setara. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang bagi perempuan untuk terbang lebih tinggi dan meraih cita-citanya. “Dalam perjuangan ini, kita harus saling mendukung. Laki-laki dan perempuan diibaratkan puzzle yang artinya saling melengkapi,” ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Kota Sukabumi Siapkan Rp120 Miliar untuk Benahi Infrastruktur Jalan

Ariyanti Katumbiri: Merawat Diri dalam Perjuangan

Panitia mengadakan kegiatan interaktif, mengajak peserta menuliskan perasaan dalam zine dan menukarkannya dengan teman di sebelahnya. Kegiatan ini memberi peserta kesempatan melepaskan beban emosional secara simbolis dan berbagi perasaan, mirip dengan Kartini yang menuliskan perasaan dan keinginannya melalui surat.

Ariyanti Katumbiri, seorang healer dan penulis buku “Sejenak untuk Dirimu: Self-Care di Masa-Masa Penuh Tekanan”, menutup sesi dengan mengajak peserta untuk merenungkan pentingnya perawatan diri. “Merawat diri sendiri adalah bentuk penghargaan terhadap tubuh dan pikiran kita. Perempuan harus belajar untuk memberi ruang bagi diri mereka sendiri di tengah tekanan hidup yang ada,” jelasnya.

Ladifa OlwiSalsa dan M. Hafidh Khoiri: Memimpin dengan Semangat

Acara ini dipandu dengan penuh semangat oleh Ladifa OlwiSalsa dan M. Hafidh Khoiri dari Kejar Mimpi Sukabumi, yang berhasil menjaga suasana tetap hangat dan dinamis. Peserta yang hadir merasa terinspirasi oleh diskusi yang mendalam serta kesempatan untuk merenung dan berbagi.

Refleksi dan Harapan untuk Masa Depan

Dengan mengangkat perjuangan Kartini dalam pendidikan, menekankan pentingnya kolaborasi gender untuk kesetaraan dan membuka peluang bagi semua. “Habis Gelap Terbitlah Terang” tidak hanya mengenang perjuangan Kartini, tetapi juga mengajak semua pihak untuk terus berjuang, saling mendukung, dan menghormati peran masing-masing dalam mewujudkan dunia yang lebih setara.

Baca juga: Meriah! Wayang Golek Warnai Puncak HUT ke-111 Kota Sukabumi di Tengah Lautan Warga

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kulit Terasa Kasar dan Penuh Bintik Kecil? Kenali Bruntusan dan Cara Mengatasinya

    Kulit Terasa Kasar dan Penuh Bintik Kecil? Kenali Bruntusan dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bruntusan termasuk masalah kulit yang terasa kasar karena muncul bintik-bintik kecil di permukaan kulit. Kondisi ini biasanya muncul akibat penumpukan sel kulit mati, minyak berlebih, dan kotoran yang masuk ke pori-pori. Kombinasi ketiganya membuat tekstur kulit berubah dan tampak tidak rata. Masalah ini sering muncul di area wajah seperti dahi dan dagu, tetapi […]

  • Sukabumi 1980

    Sukabumi 1980, Nostalgia Seni Tradisional di Jawa Barat pada Era 1980-an

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Titimangsa bekerjasama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation, sukses menggelar Pagelaran Seni Tradisi “Sukabumi 1980” pada Jum’at (8/12) di Selabintana Conference Resort, Sukabumi. Sukabumi 1980 berhasil menjadi wadah pagelaran seni tradisi asal Sunda. Dengan latar Sukabumi, mengajak penonton untuk bernostalgia dengan suasana Sukabumi pada tahun 1980-an saat pertunjukan seni rakyat pada masyarakat lokal. Pagelaran […]

  • pelatnas

    Pelatnas Esports Indonesia Rayakan HUT RI dengan Lomba 17 Agustus

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pelatnas Esports Indonesia menyelenggarakan berbagai lomba khas 17 Agustus di Hotel JW Marriott, Jakarta. Suasana semakin meriah karena para atlet esports dari berbagai divisi ikut ambil bagian dalam perlombaan tradisional, jauh dari layar komputer dan arena digital yang biasa mereka hadapi. Atlet dari cabang Mobile Legends: […]

  • Legenda Ciung Wanara: Perebutan Takhta di Kerajaan Galuh

    Legenda Ciung Wanara: Perebutan Takhta di Kerajaan Galuh

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Wisata Alam Ciung Wanara terletak di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tempat ini merupakan peninggalan sejarah Kerajaan Galuh yang menawarkan keindahan alam serta nilai historis yang tinggi. Di dalamnya, terdapat berbagai artefak dan struktur kuno yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Selain itu, pengunjung dapat menikmati suasana alam yang […]

  • Donor Darah Saat Ramadan, PMI Kota Sukabumi Buka Layanan 24 Jam | Sumber: Google

    Donor Darah Saat Ramadan, PMI Kota Sukabumi Buka Layanan 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulan Ramadan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk tetap berbagi melalui aksi kemanusiaan. Untuk menjaga ketersediaan stok darah selama bulan suci, Palang Merah Indonesia Kota Sukabumi menghadirkan layanan donor darah selama 24 jam penuh. Kebijakan ini berbeda dari hari biasa. Sebelumnya, PMI hanya membuka layanan donor pada pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Salah […]

  • Dihadiri Ribuan Jamaah, Tabligh Akbar di Sukabumi Datangkan Ustad Adi Hidayat

    Dihadiri Ribuan Jamaah, Tabligh Akbar di Sukabumi Datangkan Ustad Adi Hidayat

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumi–Ribuan umat Islam memadati Masjid Agung Kota Sukabumi untuk menghadiri tabligh akbar yang memperkenalkan penceramah terkenal, Ustad Adi Hidayat, pada 5 Februari 2023. Tabligh akbar yang diawali selepas salat isya, diadakan oleh DKM Masjid Agung bekerja sama dengan Baznas serta Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota, Achmad Fahmi, yang muncul beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Wilayah( […]

expand_less