Sukabumihitz – Workshop MGMP IPA Sukabumi bertajuk “Sinergi Bersama Erlangga: Bedah Buku untuk Literasi, Susun Soal untuk Prestasi” berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026 di Kampus Cemerlang Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi.
Acara ini menghadirkan berbagai wawasan penting dari narasumber, khususnya tim Penerbit Erlangga. Fokus utamanya adalah mendorong peningkatan kualitas guru.
Baca Juga: Penguatan Budidaya Ikan Nila melalui Teknologi dan Manajemen Usaha oleh UBSI Sukabumi
Workshop Jadi Ruang Diskusi dan Refleksi Guru

Workshop ini melibatkan guru MGMP IPA Kabupaten Sukabumi. Para peserta memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang diskusi sekaligus refleksi untuk menghadapi perkembangan kurikulum dan standar evaluasi pendidikan.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Soal
Perwakilan Penerbit Erlangga, Ilham Firdaus, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada peningkatan mutu guru sebagai elemen penting dalam pendidikan.
Ia menegaskan bahwa guru perlu terus memperluas wawasan. Guru juga harus mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum yang terus berkembang.
Menurutnya, kemampuan menyusun soal harus terus berkembang agar tetap relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.
Kesiapan Guru Menghadapi Standar TKA
Andri Setiawan, M.Pd, yang juga tim Penerbit Erlangga dan penulis buku TKA, menyampaikan pandangannya terkait kesiapan guru. Ia menilai sebagian besar guru sudah menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam menyusun soal.
Ia menjelaskan bahwa hasil soal memang belum sepenuhnya sempurna. Namun, kualitasnya sudah mendekati standar TKA. Guru juga sudah mampu menganalisis dan menyusun soal sesuai kerangka yang tepat.
Meskipun mata pelajaran IPA belum masuk dalam TKA tahun ini, para guru tetap mampu memahami pola penyusunan soal berbasis standar tersebut.
Proses Berkelanjutan dalam Meningkatkan Kualitas Soal

Andri menekankan bahwa kualitas soal tidak terbentuk secara instan. Guru perlu melalui proses latihan, pengujian, dan evaluasi secara berkelanjutan.
Guru dapat menguji soal kepada siswa, lalu memperbaikinya berdasarkan hasil evaluasi. Dengan cara ini, kualitas soal akan terus meningkat dan semakin sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Baca Juga: Gak Mau Salah Pilih Kampus? Perhatikan Ini
Antusiasme Guru Jadi Kunci Peningkatan Pendidikan
Andri juga mengapresiasi antusiasme para guru selama kegiatan berlangsung. Ia menilai semangat tersebut menunjukkan bahwa guru tidak hanya mengajar, tetapi juga terus belajar.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut agar kualitas pendidikan di masa mendatang terus meningkat.














