Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kartini Masa Kini: Bukan Lagi Soal Gender, Tapi Literasi dan Aksi

Kartini Masa Kini: Bukan Lagi Soal Gender, Tapi Literasi dan Aksi

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Setiap tanggal 21 April, ingatan kolektif bangsa Indonesia selalu tertuju pada sosok Raden Ajeng Kartini. Namun, memaknai Kartini di era modern bukan sekadar seremoni mengenakan pakaian adat atau perlombaan semata. Di balik lembaran surat-suratnya yang terkumpul dalam Habis Gelap Terbitlah Terang, tersimpan narasi besar mengenai emansipasi, pendidikan, dan kemanusiaan yang visinya melampaui zaman. Menelusuri jejak langkahnya berarti membedah semangat intelektual yang tetap relevan di tengah disrupsi digital abad ke-21.

Akar Intelektualitas di Balik Pingitan

Kartini lahir di tengah struktur feodal yang kental, namun ia memiliki jendela dunia melalui pendidikan dasar di ELS (Europese Lagere School). Meski harus menjalani masa pingitan sejak usia 12 tahun, keterbatasan fisik tidak menghentikan pengembaraan pikirannya. Melalui korespondensi dengan sahabat-sahabat penanya di Belanda, ia menyerap ide-ide progresif tentang keadilan sosial.

Fakta sejarah menunjukkan bahwa Kartini tidak hanya menuntut hak pendidikan bagi perempuan agar setara dengan laki-laki. Lebih jauh, ia memandang pendidikan sebagai instrumen utama untuk mengangkat martabat bangsa. Ia percaya bahwa perempuan yang terdidik adalah kunci utama dalam mendidik generasi penerus yang beradab dan berwawasan luas.

Baca juga: Gaya Kalcer Syar’i: Tren OOTD di Media Sosial

Melampaui Isu Gender: Visi Kemanusiaan

Seringkali, sosok Kartini direduksi hanya sebagai pejuang hak perempuan. Padahal, jika kita menelaah lebih dalam, pemikirannya mencakup kritik tajam terhadap kolonialisme dan ketidakadilan sistem kasta. Ia memimpikan sebuah masyarakat yang menghargai kecerdasan dan kerja keras di atas garis keturunan atau status sosial.

Dalam salah satu kutipan terkenalnya, ia menyatakan bahwa “Pendidikan adalah pembuka pintu ke arah kemajuan dan kebebasan.” Pesan ini menjadi fondasi bagi gerakan literasi di Indonesia. Visi ini pula yang mengilhami berdirinya Sekolah Kartini pada berbagai kota setelah kepergiannya, membuktikan bahwa gagasan yang tertulis dengan ketulusan akan memiliki daya tahan yang luar biasa.

Relevansi Semangat Kartini di Era Digital

Menghadapi tantangan masa kini, narasi Kartini bertransformasi menjadi semangat pemberdayaan di ruang digital. Saat ini, perempuan Indonesia memiliki akses yang lebih luas terhadap informasi dan teknologi. Namun, tantangan baru muncul dalam bentuk kesenjangan literasi digital dan beban ganda di dunia profesional.

Mengadopsi nilai-nilai Kartini saat ini berarti berani menyuarakan kebenaran di ruang publik dan terus belajar tanpa batas. Semangat “habis gelap terbitlah terang” kini diterjemahkan sebagai proses resiliensi dalam menghadapi ketidakpastian global. Inovasi, kreativitas, dan kepemimpinan yang inklusif merupakan manifestasi nyata dari visi yang ia tanamkan lebih dari satu abad lalu.

Menjaga Estafet Perjuangan

Perjuangan Kartini adalah sebuah estafet yang tidak akan pernah usai. Selama masih ada ketimpangan akses pendidikan dan hambatan bagi individu untuk berkembang, maka suara Kartini akan terus bergema. Transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada sejauh mana kita mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan empati sosial, persis seperti yang dicita-citakan oleh sang pionir dari Jepara tersebut.

Melalui refleksi ini, kita diingatkan bahwa menjadi “Kartini masa kini” adalah tentang dedikasi untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Jejak langkahnya telah memberikan peta jalan; tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjalanan tersebut dengan langkah yang lebih pasti dan berani.

Baca juga: Hidup Lebih Tenang? Coba Tinggalkan 7 Kebiasaan Ini Sekarang

 

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Juara fifa asean

    Timnas Indonesia Ukir Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com –  Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menundukkan Thailand melalui drama adu penalti pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Pertandingan berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 setelah melewati 120 menit pertandingan. Kepastian juara akhirnya ditentukan melalui […]

  • Weapons

    Lebih Mencekam dari “Barbarian”, Film “Weapons” Jadi Salah Satu Horor yang Wajib Kamu Tonton

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Zach Cregger kembali dengan film horor barunya “Weapons” sebuah karya horor dengan nuansa baru. Film ini terasa seperti cerita klasik Stephen King yang diadaptasi dari dongeng kelam The Pied Piper of Hamelin, namun dibalut dengan nuansa seram yang luar biasa. Weapons membuka ceritanya dengan narasi misterius dari seorang gadis tak dikenal yang menceritakan […]

  • Upgrading HIMASA 2026: Asah Jiwa Kepemimpinan, Public Speaking, dan Persiapan Karier

    Upgrading HIMASA 2026: Asah Jiwa Kepemimpinan, Public Speaking, dan Persiapan Karier

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Sukabumi, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Upgrading HIMASA 2026 pada Kamis (18/06) di Aula Kampus Veteran UBSI Sukabumi. Mengusung tema “Upgrade Yourself: Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan, Komunikasi Efektif dan Kesiapan Karir Masa Depan”, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan organisasi maupun dunia profesional. Kegiatan yang […]

  • Raket Badminton

    Membedakan Raket Badminton 3U, 4U, dan 5U: Panduan Lengkap untuk Pria dan Wanita Sesuai Tingkat Kemampuan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perbedaan berat raket badminton ternyata bukan cuma soal angka tapi bisa sangat berpengaruh pada gaya main, tenaga yang dikeluarkan, bahkan ketahanan stamina kamu di lapangan. kita bahas satu per satu supaya kamu bisa lebih percaya diri memilih raket badminton yang paling pas dengan kebutuhanmu. Apa Itu Kode ‘U’ pada Raket Badminton? Kode ‘U’ […]

  • Mahasiswa UBSI Sukabumi Kenalkan Power BI kepada Siswa SMK Pertanian 1 Sukaraja

    Mahasiswa UBSI Sukabumi Kenalkan Power BI kepada Siswa SMK Pertanian 1 Sukaraja

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa UBSI Sukabumi mengadakan sosialisasi bertema visualisasi data penjualan dan profitabilitas e-commerce menggunakan Power BI di SMK Pertanian 1 Sukaraja pada Rabu(20/5). Kegiatan tersebut melibatkan siswa kelas 11 A jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) sebagai upaya memperkenalkan teknologi Business Intelligence di lingkungan pendidikan. Program ini menjadi bagian dari tugas akhir mata kuliah […]

  • pendidikan agama

    Mahasiswa UBSI Sukabumi Tanamkan Nilai Keislaman untuk Membentuk Insan Kamil di SDN 2 Mangkalaya

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi menggelar sosialisasi edukatif pendidikan agama Islam di SDN 2 Mangkalaya pada Senin (25/05/2026). Melalui kegiatan bertema “Implementasi Nilai Iman, Islam, & Ihsan sebagai Upaya Pembentukan Insan Kamil dalam Kehidupan Sehari-hari”, mahasiswa berupaya memberikan edukasi moral dan keagamaan kepada siswa sekolah dasar. Kelompok […]

expand_less