Sukabumihitz – Dosen dan mahasiswa UBSI Sukabumi menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang menggabungkan edukasi keuangan dengan aksi lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada (26/04) dengan menggandeng komunitas penggiat alam The Sepatu sebagai mitra kolaborasi.
Tim pelaksana menghadirkan program bertajuk edukasi efisiensi biaya dan pelaporan dana pengabdian masyarakat melalui aksi penanaman pohon. Program ini tidak hanya berfokus pada kegiatan penghijauan, tetapi juga menekankan pentingnya pengelolaan dana yang efisien, transparan, dan akuntabel dalam setiap kegiatan pengabdian.
Kolaborasi Edukasi dan Aksi Nyata
Melihat masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait efisiensi biaya, pencatatan keuangan, serta pentingnya pelaporan dana yang terstruktur. Ketua pelaksana, Yuri Rahayu, bersama tim yang terdiri dari Andi Riyanto, Dr. Dicki Prayudi, Rahma Sri Melati Putri, Rifa Fitriyani, dan Nazwa Alfani Mulyadi, merancang kegiatan ini sebagai solusi atas permasalahan tersebut.
Yuri juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa.
“Kami ingin peserta tidak hanya memahami konsep pengelolaan dana, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Akuntabilitas
Tim memberikan edukasi mengenai pengelolaan anggaran secara sederhana, mulai dari penentuan prioritas biaya hingga penyusunan laporan keuangan yang benar. Selain itu, peserta juga mempelajari cara memanfaatkan teknologi sederhana seperti pencatatan berbasis digital untuk meningkatkan transparansi.

Di sisi lain, aksi penanaman pohon menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjawab tantangan degradasi lahan di wilayah Sukabumi yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menariknya, tim juga memperkenalkan konsep sederhana terkait green accounting. Peserta diajak memahami bahwa pohon yang ditanam merupakan aset jangka panjang yang memiliki nilai ekonomi dan lingkungan.
Baca juga: Prestasi Membanggakan! Tiga Tim Prodi SIA Lolos Pendanaan Hibah 2026
Dengan pendekatan ini, masyarakat diharapkan mampu melihat kegiatan penghijauan sebagai investasi berkelanjutan, bukan sekadar aktivitas sesaat. Kolaborasi bersama komunitas The Sepatu juga memperkuat pelaksanaan kegiatan di lapangan. Komunitas ini berperan aktif dalam menyediakan bibit, mendampingi proses penanaman, serta memastikan keberlanjutan program setelah kegiatan selesai.
Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pengabdian Masyarakat
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggabungkan edukasi keuangan dan aksi lingkungan, UBSI Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang relevan dan berdampak.
Sebagai kampus digital kreatif, UBSI Sukabumi terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan kegiatan yang inovatif serta solutif. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Tim pelaksana berharap peserta dapat menerapkan prinsip efisiensi biaya dan pelaporan dana dalam setiap kegiatan pengabdian. Selain itu, aksi penanaman pohon diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, UBSI Sukabumi terus menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya edukatif, tetapi juga inspiratif dan berkelanjutan.














