Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dijanjikan Pekerjaan di Thailand, 11 Warga Sukabumi Justru Disekap di Myanmar

Dijanjikan Pekerjaan di Thailand, 11 Warga Sukabumi Justru Disekap di Myanmar

  • account_circle Dilan
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi mengungkap adanya dugaan belasan warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan saat ini disekap di Myanmar.

Pada awalnya terdapat enam korban yang melapor, kemudian jumlah tersebut bertambah dua orang sehingga total menjadi delapan korban yang telah melapor. Namun, masih ada tiga korban lain yang keluarganya belum membuat pengaduan resmi.

Menurut Ketua SBMI Kabupaten Sukabumi Jejen Nurjanah, korban-korban tersebut awalnya mendapat jaminan pekerjaan sebagai tenaga administrasi atau karyawan investasi mata uang kripto di Thailand. Namun, mereka malah dibawa ke Myawaddy, Myanmar, dan dipekerjakan sebagai penipu daring (scammer). Mereka berangkat pada Mei dan Juni, menggunakan visa kunjungan, dan akan mendapat gaji besar, yang jelas merupakan modus TPPO.

SBMI mencatat bahwa delapan korban yang sudah melapor saat ini telah terdaftar di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Untuk tiga korban lainnya yang belum ada laporan dari pihak keluarga, identitas mereka masih dalam pencarian. SBMI mendesak keluarga korban untuk segera mengajukan pengaduan agar penanganan kasus bisa lebih cepat dan tepat.

Baca juga: Pejabat Sukabumi Meninggal Dunia di Dalam Mobil, Penyebab Kematian Masih Dalam Penyidikan

Adapun 11 korban berasal dari Desa Kebonpedes, Jambenenggang, Cipurut dan Cireunghas, Kecamatan Kebonpedes.

“Informasi yang kami terima, 11 korban mengalami penyekapan dan bekerja sebagai penipu berbasis daring. Selain itu, keselamatan mereka pun terancam karena Myanmar saat ini tengah terjadi konflik,” ujar Jejen mengutip dari antaranews.com.

Jejen juga menambahkan bahwa berdasarkan video yang beredar, korban-korban tersebut tidak hanya mengalani penyekapan, tetapi juga mengalami kekerasan fisik. Mereka tidak mendapatkan makan dan minum dengan layak, dan hanya mendapatkan berupa sisa-sisa yang tidak layak konsumsi.

SBMI terus bekerja sama dengan Kemenlu RI dan instansi terkait lainnya untuk memantau situasi korban dan memastikan keselamatan mereka. Kondisi yang para korban alami sangat memprihatinkan, mengingat mereka mendapatkan penyiksaaan dan hanya mendapatkan makanan tidak layak selama hampir empat bulan. SBMI berharap dapat segera melakukan penyelamatan untuk mengakhiri penderitaan mereka.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Pembangunan Sukabumi, Kurir Paket Tewas di Tempat

  • Penulis: Dilan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geopark

    Geopark Ciletuh Palabuhanratu Jalani Evaluasi Ulang, Status Geopark Dunia Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Menjelang evaluasi ulang status Ciletuh Palabuhanratu sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp), Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyempurnakan persiapan. Penilaian tersebut akan mulai pada (30/6), dan menjadi penentu apakah kawasan ini akan tetap menyandang predikat geopark dunia untuk empat tahun ke depan. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyebutkan bahwa tahap saat ini […]

  • Haqqi Anugrah Siap Hadapi Dunia Kerja lewat Magang di PT Puncak Lembah Hijau

    Haqqi Anugrah Siap Hadapi Dunia Kerja lewat Magang di PT Puncak Lembah Hijau

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Haqqi Anugrah, mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Cyber University, telah memulai perjalanan magangnya di PT Puncak Lembah Hijau dari bulan April lalu. Haqqi berperan sebagai Software Engineer, di mana ia terlibat dalam pengembangan dan pemeliharaan perangkat lunak yang mendukung operasional perusahaan. Program magang ini merupakan bagian dari Company Learning Program (CLP) […]

  • BSI Flash 2025

    Dua Siswa SMK Taman Siswa Cibadak Raih Beasiswa dan Piala Bergilir Walikota

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Siswa SMK Taman Siswa Cibadak berhasil meraih prestasi gemilang dalam Olimpiade Akuntansi BSI Flash 2025. Firli Hidayatullah meraih juara pertama, sementara Mey Syifa Dona Septia menjadi juara harapan kedua. Keduanya mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) beasiswa kuliah dari UBSI Sukabumi pada Jumat, 14 Maret 2025, di sekolah mereka. Tim Markom UBSI Sukabumi juga […]

  • Kampung Batik Purwasedar

    Kampung Batik Purwasedar, Jejak Batik Tulis hingga Kini

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Purwasedar – Kampung Batik Purwasedar menjadi salah satu potensi budaya yang masih bertahan hingga saat ini. Batik tulis khas kampung tersebut memiliki ciri tersendiri karena proses pembuatannya mengandalkan keterampilan tangan serta bahan pewarna alami. Setiap motif lahir dari kreativitas pembuatnya tanpa meniru motif dari tempat lain. Kampung Batik Purwasedar mulai berkembang sejak 2005. Pada […]

  • Jenggala | Dok: Istimewa

    Jenggala – Bagian 1

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle gangika
    • 0Komentar

    Jenggala namaku. Kata ayah, artinya hutan. Biar suatu saat diriku bisa mendapatkan hal yang baik seluas hutan yang tersebar di bumi yang memberikan banyak manfaatnya. Namun, makin dewasa, aku tak tahu makna sebenarnya mengapa aku diberi nama itu. Aku benci. Mereka membuangku. Menghancurkan mimpi-mimpiku. Ya, seperti makna hutan yang sering kita lihat. Dibakar. Dirusak. Dihanguskan. […]

  • Sukaraja: Warga Gagalkan Curanmor, Satu Pelaku Diamankan

    Sukaraja: Warga Gagalkan Curanmor, Satu Pelaku Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Warga Kampung Cigadog, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, berhasil menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada Jumat pagi, 3 April 2026. Kejadian ini terjadi berkat kesigapan warga yang langsung bertindak saat melihat aktivitas mencurigakan. Peristiwa bermula saat seorang pria berinisial AA, bertubuh penuh tato dan berambut pirang, mencoba mencuri sepeda motor milik […]

expand_less