Sukabumihitz – Aksi pencegatan truk Over Dimension Over Load (ODOL) terjadi di wilayah Lengkong, Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu malam, 26 April 2026. Peristiwa ini menunjukkan dilema yang masyarakat hadapi di lapangan, antara menjaga infrastruktur jalan dan realitas ekonomi para sopir truk yang bergantung pada muatan berlebih untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sejumlah warga menghentikan truk yang melintas di jalur tersebut karena membawa muatan melebihi kapasitas. Mereka merasa khawatir terhadap kondisi jalan yang semakin rusak akibat kendaraan ODOL yang terus melintas setiap hari. Selain itu, kerusakan jalan juga mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Perkuat Infrastruktur Digital, PLN Icon Plus Amankan Agenda Retret DPRD di Lembah Tidar
Warga Soroti Kerusakan Jalan Akibat ODOL
Aksi pencegatan berlangsung dengan pengawasan masyarakat setempat. Warga berharap pihak terkait memberi perhatian serius terhadap masalah ini. Mereka juga menilai penindakan terhadap kendaraan ODOL perlu berjalan secara konsisten agar kerusakan jalan tidak semakin parah.
Selain itu, warga meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas dalam pengawasan dan penegakan aturan terkait muatan kendaraan. Dengan langkah tersebut, kondisi jalan diharapkan tetap terjaga dan aman untuk digunakan.
Sopir Truk Hadapi Tekanan Ekonomi
Di sisi lain, para sopir truk menghadapi situasi yang tidak kalah sulit. Mereka mengaku membawa muatan berlebih karena tuntutan pekerjaan serta sistem upah yang bergantung pada jumlah barang yang mereka angkut. Semakin banyak muatan, semakin besar penghasilan yang mereka peroleh untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Kondisi ini menempatkan sopir truk pada posisi yang sulit. Mereka harus memilih antara mematuhi aturan dengan risiko penghasilan menurun atau tetap membawa muatan berlebih demi mempertahankan pendapatan. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan ODOL tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran aturan, tetapi juga menyangkut aspek ekonomi.
Baca Juga: Jalur Rel Longsor Ganggu Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi
Perlu Solusi Menyeluruh
Pemerintah dan pihak terkait perlu mencari solusi yang adil dan berkelanjutan. Mereka tidak cukup hanya melakukan penindakan, tetapi juga harus mempertimbangkan kesejahteraan sopir serta keberlangsungan sektor logistik.
Peristiwa di Lengkong ini menunjukkan bahwa persoalan ODOL membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Oleh karena itu, pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk menciptakan keseimbangan antara perlindungan infrastruktur dan keberlangsungan ekonomi.













