Sukabumihitz — Perkembangan Generative AI terus membawa perubahan besar dalam berbagai sektor industri. Teknologi berbasis kecerdasan buatan ini kini mampu membantu pembuatan konten, pengembangan perangkat lunak, analisis data, hingga pengambilan keputusan bisnis. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan akan talenta digital yang mampu mengikuti perubahan teknologi dengan cepat.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Program Studi Magister Informatika akan menggelar Open House bertajuk “Generative AI: From Coding to Insight, Uniting Software Engineering & Data Science”. Kegiatan ini akan berlangsung secara daring pada Sabtu (20/06) pukul 10.00–12.00 WIB.
Membahas Peran Generative AI dalam Dunia Kerja Modern
Open House ini menjadi wadah diskusi yang menghadirkan akademisi, peneliti, dan praktisi industri untuk membahas pemanfaatan Generative AI dalam berbagai bidang. Peserta akan memperoleh wawasan mengenai penerapan AI dalam pengembangan perangkat lunak, analisis data, pengambilan keputusan bisnis, hingga peluang profesi baru yang terus berkembang di era transformasi digital.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri berkomitmen menghadirkan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memahami perkembangan teknologi AI sekaligus mengenal lebih dekat Program Magister Informatika UNM.
Baca juga: Dari Sains Data ke Konstruksi, Mahasiswa UNM Buktikan Kampus Digital Bisnis Lahirkan Inovator Nyata
Hadirkan Akademisi dan Praktisi Berpengalaman
Kegiatan ini akan menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan industri, di antaranya Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, S.Si., MM., M.Kom., IPU., ASEAN Eng selaku Rektor Universitas Nusa Mandiri, Bey Arief Budiman, ST dari Jatis Mobile dan Asosiasi Ilmuwan Data Indonesia (AIDI), Prof. Dr. Agus Subekti, MT selaku Ketua Program Studi Magister Informatika UNM, serta sejumlah praktisi teknologi yang aktif mengembangkan solusi berbasis Artificial Intelligence dan Data Science.
Selain membahas tren Generative AI, peserta akan memperoleh informasi tentang kurikulum Magister Informatika UNM, peluang riset, kolaborasi industri, serta sistem pembelajaran hybrid. Peserta juga dapat mengenal prospek karier di bidang Artificial Intelligence, Data Science, Cyber Security, dan Software Engineering.
Peluang Meningkatkan Kompetensi di Era AI
Wawan Kurniawan selaku Tim Marketing Communication (Markom) Universitas Nusa Mandiri mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat yang ingin memahami perkembangan teknologi AI sekaligus meningkatkan kompetensi akademik dan profesional.
“Saat ini Generative AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari kebutuhan industri. Melalui Open House Magister Informatika ini, kami ingin memberikan gambaran nyata bagaimana AI membuka peluang karier baru sekaligus memperkenalkan Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri yang dirancang untuk menjawab kebutuhan talenta digital masa depan. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para profesional maupun lulusan S1 yang ingin meningkatkan kompetensi dan daya saing di era AI,” paparnya dalam rilis yang diterima pada Senin (8/6).
Menurut Wawan, Program Magister Informatika Universitas Nusa Mandiri menawarkan sistem pembelajaran yang fleksibel dengan dukungan dosen akademisi dan praktisi berpengalaman. Program ini juga berfokus pada pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.
Ia menambahkan, Open House ini menjadi sarana memperoleh wawasan akademik sekaligus memperluas jaringan dengan akademisi, praktisi industri, dan profesional teknologi.
“Open House ini juga menjadi sarana networking yang mempertemukan calon mahasiswa dengan akademisi, praktisi industri, dan sesama profesional yang memiliki minat pada perkembangan teknologi terkini. Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang mengikuti kegiatan dan melakukan pendaftaran selama acara berlangsung berkesempatan memperoleh berbagai penawaran menarik dari Universitas Nusa Mandiri,” tutupnya.














