Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Cicantayan Terungkap

Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Cicantayan Terungkap

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Kasus dugaan kekerasan seksual kembali mencuat dan mencederai dunia pendidikan agama di Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/02). Seorang pimpinan pondok pesantren yang dikenal sebagai da’i kondang di Kecamatan Cicantayan diduga melecehkan sedikitnya enam santriwati di bawah umur. Saat ini, keluarga korban tengah menempuh proses pelaporan resmi ke kepolisian.

Hasil investigasi awal dan pengakuan korban menunjukkan dugaan pelecehan terjadi berulang. Peristiwa tersebut berlangsung sejak 2021 hingga awal 2026. Kasus ini baru mencuat pada akhir Februari 2026 setelah keluarga korban berani melapor.

Dugaan Pelecehan Terjadi Bertahun-tahun

Korban berjumlah enam santriwati berusia 14 hingga 15 tahun. Sebagian besar korban berstatus santri kalong atau pulang-pergi. Terduga pelaku merupakan pimpinan pondok pesantren setempat dengan pengaruh kuat sebagai tokoh agama. Kuasa hukum Rangga Suria Danuningrat kini mendampingi para korban.

Peristiwa asusila diduga terjadi di lingkungan pondok pesantren Kecamatan Cicantayan. Selain itu, pelaku juga diduga melakukan aksinya di sebuah hotel. Pelaku memanfaatkan relasi kuasa antara guru dan murid. Ia menggunakan dalih pemberian “ijazah keilmuan” dan doa-doa tertentu. Cara tersebut membuat korban tertekan, takut, dan enggan melawan.

Kasus Terungkap dari Kecurigaan Orang Tua

Kasus ini terungkap setelah ibu salah satu korban mencurigai perubahan perilaku anaknya. Korban sering menangis dan melamun. Sang ibu kemudian memeriksa percakapan WhatsApp anaknya. Dari sana, ia menemukan bukti perlakuan tidak senonoh yang turut menimpa santri lain.

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Jampang Kulon

Pelaku menjalankan aksinya dengan berbagai modus. Ia merapalkan doa sambil menyentuh area sensitif korban. Pelaku juga meminta korban menemani suatu keperluan hingga membawa mereka ke hotel. Saat kasus mulai tercium, pihak keluarga korban melaporkan dugaan intimidasi. Utusan pesantren bahkan menawarkan “uang damai” dan meminta korban menandatangani berkas kosong.

Proses Hukum dan Pendampingan Korban

Kuasa hukum korban menyatakan pihaknya telah menempuh langkah hukum serta pendampingan psikologis bagi para korban.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak wilayah Sukabumi Utara untuk pemulihan korban,” kata Rangga.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan adanya aduan. Ia menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di Kecamatan Cicantayan. Karena itu, pihaknya mengarahkan korban membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi di Palabuhanratu.

“Korban bersama orang tua dan kuasa hukum telah berkonsultasi. Kami menyarankan segera membuat laporan resmi sesuai wilayah hukum,” ujarnya.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan. Mereka meminta proses hukum berjalan adil tanpa memandang status sosial pelaku demi melindungi anak-anak dari kekerasan seksual.

Baca Juga: Kasus Rudapaksa Siswi di Tegalbuleud Terungkap, Polisi Amankan Empat Pelaku

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juara Nasional! Siswa SMK PGRI Selabintana Sabet 6 Medali di Olimpiade Matematika

    Juara Nasional! Siswa SMK PGRI Selabintana Sabet 6 Medali di Olimpiade Matematika

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pada akhir Desember menjelang pergantian tahun, SMK PGRI Selabintana memborong medali pada Olimpiade Matematika Nasional PON Indonesia. Kompetisi bergengsi ini mempertemukan peserta terbaik seluruh Indonesia dan menguji kemampuan logika, strategi, serta pemecahan masalah matematika. Prestasi ini menjadi bukti nyata ketekunan, disiplin, dan semangat belajar para siswa, sekaligus mengangkat nama baik sekolah di kancah […]

  • PKM Mahasiswa semester 2 dalam dalam kegiatan sosialisasi keagamaan di MI Kuta | Doc. Istiewa

    Membentuk Karakter Anak Lewat Edukasi Keagamaan di Sekolah Dasar

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa semester dua dari Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan sosialisasi keagamaan yang bertema “Urgensi Penanaman Nilai Iman dan Ihsan Sejak Usia Dini”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 22 Mei 2025, dan bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kuta, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Para mahasiswa merancang […]

  • Lewat Incerfest 2026, Mahasiswa Penerima Beasiswa Diajak Aktif Kembangkan Diri | Doc. istimewa

    Incerfest 2026 Perkuat Semangat Mahasiswa Beasiswa untuk Berkembang dan Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Kegiatan Indonesia Cerdas Festival atau Incerfest 2026 memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru penerima Beasiswa Jalur Undangan. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, di Aula Kampus Cemerlang Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi. Mahasiswa baru penerima beasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang membahas perjalanan perkuliahan, pengembangan diri, kewajiban penerima beasiswa, hingga peluang mengikuti […]

  • Tips Cerdas Belanja Fashion Online agar Ukuran Sesuai Harapan

    Tips Cerdas Belanja Fashion Online agar Ukuran Sesuai Harapan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Belanja fashion online semakin digemari lantaran praktis dan kaya pilihan  mulai dari pakaian, aksesoris, hingga sepatu dari merk lokal maupun mancanegara. Namun, salah satu kendala utama adalah salah ukuran: barang yang tiba seringkali terlalu longgar, terlalu kencang, atau tidak sesuai bayangan. Agar pengalaman belanja online tetap menyenangkan dan minim risiko, simak panduan berikut […]

  • Sadrah - Single Terbaru For Revenge

    “Sadrah” : Single Baru For Revenge Gambarkan Kekalahan Cinta dan Perjalanan Baru Bagi Tokoh Utama

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Penggemar yang merasakan kesedihan melalui lagu-lagu “Serana” dan “Jakarta Hari Ini” akan mengalami perasaan yang mendalam dengan karya terbaru dari band Bandung ini. Mungkin para penggemar musik Indonesia akan mengira bahwa band emo For Revenge sedang mencapai puncak kesuksesan mereka.  Kenyataannya adalah, apa yang semua orang saksikan dari For Revenge belakangan ini barulah […]

  • Fenomena Quiet Learning

    Fenomena Quiet Learning: Saat Mahasiswa Belajar Tanpa Terlihat Ambis

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Quiet Learning menggambarkan mahasiswa yang menunjukkan usaha akademik tinggi tanpa aktif bersuara, tanpa tampil mencolok dalam diskusi kelas, atau tidak secara eksplisit menunjukkan ambisi. Mahasiswa seperti ini mungkin memilih untuk menyimak lebih banyak ketimbang berbicara, memahami materi lewat bacaan, tugas, dan refleksi pribadi. Kenapa Quiet Learning Muncul? Fenomena Quiet Learning muncul karena beberapa […]

expand_less