Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kasus Rudapaksa Siswi di Tegalbuleud Terungkap, Polisi Amankan Empat Pelaku

Kasus Rudapaksa Siswi di Tegalbuleud Terungkap, Polisi Amankan Empat Pelaku

  • account_circle Aulia Ramadhani
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Kasus kekerasan seksual terhadap siswi berusia 16 tahun asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Pihak kepolisian kini menangani perkara tersebut. Empat orang pelaku diduga secara bergilir melakukan rudapaksa terhadap korban.

Peristiwa tersebut mencuat setelah sebuah video yang diduga berkaitan dengan kejadian itu beredar lingkungan sekolah korban pada Januari 2026. Rekaman itu menimbulkan kecurigaan pihak sekolah hingga akhirnya membuka fakta kasus memilukan tersebut.

Polisi mengamankan empat terduga pelaku, terdiri atas dua orang dewasa berinisial YS (26) dan M (21), serta dua pelaku lain yang masih berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH) berusia 16 dan 15 tahun. Peristiwa tersebut terjadi wilayah Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud.

Baca Juga: Libur Panjang Isra Miraj Picu Lonjakan Tol Bocimi Menuju Sukabumi

Kepala satuan terkait, Hartono, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Desember 2025. Salah satu pelaku awalnya menjemput korban dengan alasan mengajak melihat matahari terbenam. Namun, pelaku justru membawa korban ke rumah salah satu tersangka, tempat pelaku lain sudah menunggu.

“Di lokasi tersebut korban diberikan minuman yang diduga telah dicampur minuman beralkohol, sehingga korban kehilangan kesadaran,” ujar Hartono, Selasa (03/02).

Dalam kondisi tidak berdaya, para pelaku diduga secara bergantian melakukan kekerasan seksual terhadap korban. Kasus ini terungkap setelah korban menerima kiriman video, lalu pihak sekolah mengetahui penyebaran rekaman tersebut.

Setelah mendapat pendampingan pihak sekolah, korban akhirnya menceritakan peristiwa yang ia alami kepada guru. Orang tua korban lalu datang ke sekolah dan bersama pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Saat ini, polisi telah mengamankan seluruh pelaku dan memproses mereka secara hukum. Aparat menegaskan penanganan terhadap pelaku yang masih berusia di bawah umur tetap mengikuti sistem peradilan anak, tanpa menghentikan jalannya proses hukum.

“Untuk pelaku anak, penanganannya menggunakan mekanisme peradilan anak, tetapi proses pidana tetap dilanjutkan,” tegas Hartono.

Polisi menjerat keempat pelaku dengan pasal berlapis sesuai Undang-Undang yang berlaku dengan ancaman hukuman penjara berat. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan setiap indikasi kekerasan seksual, khususnya yang melibatkan anak dan remaja.

Baca Juga: Temuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Kampung Cipari Sukabumi

 

Sumber: Kompas.com

  • Penulis: Aulia Ramadhani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Robot Humanoid

    Singapura Tunjukkan Masa Depan Tanggap Darurat Lewat Robot Humanoid

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Singapura berkomitmen dalam mengerahkan robot humanoid untuk menangani berbagai tugas berisiko tinggi, seperti memadamkan kebakaran, menangani bahan berbahaya, hingga melakukan misi penyelamatan mulai tahun 2027. Menteri Pengembangan Digital dan Informatika Singapura, Josephine Teo, menyatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana 100 juta dolar Singapura. Dana ini digunakan untuk mendukung pengembangan proyek robot humanoid. […]

  • Mental Health

    Lebih dari IPK, Kesehatan Mental Juga Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kuliah itu memang masa yang super seru. Kamu bisa ketemu teman baru dan belajar hal-hal menarik. Tapi, kadang ada banyak tekanan juga, lho. Kamu mungkin sibuk banget dengan tugas, mungkin juga pusing sama ujian, atau ada tuntutan harus punya IPK tinggi. Semua hal ini bisa bikin stres. Nah, di tengah semua kesibukan itu, […]

  • Foto Bersama Saat Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi

    Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Gelar LDKM: Bangun Kepemimpinan Inspiratif dan Solidaritas Tanpa Batas

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle DDAMDOMM
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) pada tanggal 22-24 November 2024. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk mengasah jiwa kepemimpinan mahasiswa sekaligus membangun solidaritas yang kuat antaranggota. Dengan mengusung tema “Beyond Boundaries: Boundless Camaraderie, Inspiring Leadership”, acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa […]

  • Uray Syawaludin Sukses Jadi CTO Kukerja

    Perjalanan Inspiratif Uray Syawaludin: Dari Kedai Ramen hingga Jadi CTO di Kukerja

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pontianak – Kesuksesan sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil dan berkembang menjadi sesuatu yang luar biasa. Hal ini terbukti dari perjalanan karir Uray Syawaludin, seorang alumni Sistem Informasi tahun 2016 dari Universitas BSI Kampus Pontianak. Dari bekerja di kedai ramen, kini Uray telah menjabat sebagai Chief Technology Officer (CTO) di PT Kerja Handal […]

  • Semangat Inovasi Rayakan Harkitnas Bersama PLN Icon Plus

    Semangat Inovasi Rayakan Harkitnas Bersama PLN Icon Plus

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Semangat Inovasi hadir kuat saat PLN Icon Plus merayakan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Perayaan berlangsung di Kantor PLN Icon Plus Gandul, Depok, Selasa (20/5). Selain itu, semangat tersebut terlihat sejak awal upacara karena seluruh insan perusahaan berkumpul untuk menegaskan komitmen pelayanan optimal dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sementara itu, tema […]

  • Krisis KIS Sukabumi – kartu KIS dipegang warga

    Krisis KIS Sukabumi: Pemerintah Menonaktifkan 164 Ribu Peserta

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz -Pemerintah pusat menonaktifkan sekitar 164 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan segmen PBI-APBN di Kabupaten Sukabumi pada awal 2026, sebuah kebijakan pengurangan kuota yang memicu keresahan karena masyarakat tidak menerima pemberitahuan apa pun. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menjelaskan bahwa banyak warga baru mengetahui status KIS mereka bermasalah saat menghadapi kondisi darurat medis, termasuk […]

expand_less