Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Sekolah Maung Sukabumi Dinilai Rugikan Siswa Sekitar Kota Sukabumi

Sekolah Maung Sukabumi Dinilai Rugikan Siswa Sekitar Kota Sukabumi

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Kebijakan Sekolah Maung Sukabumi mulai menuai sorotan masyarakat. Penetapan SMAN 2 Kota Sukabumi sebagai salah satu Sekolah Maung dinilai berpotensi menyulitkan siswa sekitar yang selama ini mengandalkan jalur zonasi untuk masuk sekolah negeri.

Warga Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, mengaku khawatir karena penghapusan jalur zonasi dapat mengurangi akses pendidikan bagi siswa di sekitar sekolah. Selama ini, SMAN 2 Kota Sukabumi menjadi pilihan utama lulusan SMP karena lokasinya dekat dan mudah dijangkau.

Baca Juga: Sekolah Unggulan Sukabumi Masuk Program Maung Jabar

Ketua Forum RW Kelurahan Karamat, Irpan Maulana, mengatakan banyak warga mulai mempertanyakan konsep Sekolah Maung setelah informasi penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 muncul.

“Bukan satu dua, sudah puluhan warga di Kelurahan Karamat bertanya ke kami soal konsep Sekolah Maung ini. SMAN 2 selama ini menjadi satu-satunya lembaga pendidikan negeri terdekat bagi mereka,” jelas Irpan kepada sukabumiupdate.com, Kamis (21/5/2025).

Warga Nilai Sekolah Maung Sukabumi Kurangi Akses Pendidikan

Irpan menegaskan masyarakat tidak menolak program sekolah unggulan. Namun, warga meminta pemerintah membangun sekolah baru jika ingin menjalankan konsep tersebut.

Menurutnya, keberadaan SMA dan SMK negeri di Sukabumi belum merata. Banyak siswa masih bergantung pada sekolah negeri tertentu melalui jalur zonasi.

“Faktanya keberadaan SMA dan SMK Negeri di Sukabumi ini belum merata. Tak setiap kecamatan ada. Selama ini seperti SMAN 2 Kota Sukabumi menjadi tujuan lulusan SMP, tak hanya dari warga sekitar seperti kelurahan karamat dan wilayah Kecamatan Gunungpuyuh, tapi juga kecamatan lain bahkan dari desa-desa di Kabupaten Sukabumi, melalui jalur zonasi” ujar Irpan, dikutip dari SukabumiUpdate.com.

Ia juga menyebut tidak semua siswa mampu memenuhi standar seleksi Sekolah Maung yang berbasis prestasi dan kemampuan akademik.

“Tidak semua anak memiliki kemampuan akademik sesuai prasyarat sekolah maung. Mereka berharap dari jalur zonasi. Jika SMAN 2 tidak membuka jalur zonasi, anak-anak kami mau melanjutkan sekolah dimana? karena sekolah lainnya jauh,” ujarnya, dikutip dari SukabumiUpdate.com.

Kekhawatiran Siswa Sulit Mendapat Sekolah Negeri

Warga menilai penghapusan zonasi dapat memicu ketimpangan akses pendidikan. Banyak keluarga khawatir karena lokasi sekolah negeri lain cukup jauh dari tempat tinggal mereka.

Selain persoalan jarak, biaya transportasi juga menjadi perhatian masyarakat. Tidak semua orang tua mampu menyekolahkan anak ke sekolah swasta apabila gagal masuk sekolah negeri.

Forum RW Kelurahan Karamat berencana menyampaikan aspirasi resmi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi agar pemerintah mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Sekolah Maung Sukabumi Terapkan Seleksi Prestasi

Sekolah Maung Sukabumi

Siswa mengikuti seleksi penerimaan peserta didik baru melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik | Sumber: Pinterest.com

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan konsep Sekolah Maung di 41 sekolah negeri yang terdiri dari 28 SMA dan 13 SMK. Program ini menggunakan sistem seleksi tanpa jalur zonasi.

Panitia membuka seleksi melalui tiga jalur utama. Jalur kompetensi akademik mendapat kuota 70 persen, kompetensi non-akademik 20 persen, dan potensi akademik 10 persen.

Di wilayah Sukabumi, pemerintah menetapkan SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Palabuhanratu, dan SMKN 1 Cibadak sebagai Sekolah Maung.

“Di Sekolah Maung ini nanti tidak ada lagi jalur zonasi,” tegas Purwanto saat menghadiri acara Kick Off SPMB Sekolah Maung, SMA, SMK, dan SLB Jawa Barat 2026 di Stadion Arcamanik, Senin (18/5/2026).

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • duta pemuda sukabumi 2025

    Prestasi Gemilang! 14 Mahasiswa UBSI Terpilih Menjadi Duta Pemuda Sukabumi 2025

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi kembali mencatat prestasi membanggakan. Sebanyak 14 mahasiswa berhasil terpilih dan resmi menyandang gelar Duta Pemuda Kota Sukabumi 2025 dalam kegiatan pengukuhan pada Rabu-Kamis (19–20/11/2025) di Situ Gunung, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Momentum ini menjadi bukti nyata kiprah mahasiswa UBSI dalam program pengembangan kepemudaan di […]

  • Transfer pemain Persib Bandung: Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda Resmi Bergabung

    Transfer pemain Persib Bandung: Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda Resmi Bergabung

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Raffi Ahmad
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Persib Bandung secara resmi menggebrak bursa transfer pemain Persib Bandung musim 2026/2027. Manajemen Maung Bandung mengumumkan perekrutan bintang papan atas, Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda, pada Sabtu (4/7/2026). Langkah strategis ini membuktikan keseriusan klub dalam memperkuat komposisi tim demi mempertahankan gelar juara liga nasional. Strategi Transfer pemain Persib Bandung untuk Lini Serang Ragnar […]

  • Jelang Sumpah Pemuda FOKSI Regional 1 Sukabumi Siap Gelar Stucations

    Jelang Sumpah Pemuda FOKSI Regional 1 Sukabumi Siap Gelar Stucations

    • calendar_month Senin, 17 Okt 2022
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Sukabumi – Forum OSIS Kabupaten Sukabumi (FOKSI) Regional 1 bersama Universitas BSI kampus Sukabumi akan mengadakan acara Stucations (Seminar Educations). Setelah sukses mengadakan webinar pada tahun 2021 dengan tajuk Berbagi Pengalaman Berorganisasi Demi Menyongsong Generasi Emas 2045. Menjelang Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 kali ini Universitas BSI Sukabumi bekerjasama kembali dengan FOKSI Regional 1. […]

  • Pantai Citepus

    Banjir Rob Mengakibatkan Puluhan Warung di Pesisir Pantai Citepus Mengalami Kerusakan

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banjir rob dengan gelombang tinggi menerjang pesisir pantai Citepus, kabupaten Sukabumi, sehingga menyebabkan kerusakan pada warung dan tempat warga. Akibatnya, puluhan warga Kampung Pantai Wisata, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengungsi. Asep Saepulloh, Kepala Diklat Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Jabar dan juga pemilik warung wisata mengatakan sebanyak 150 warung dan rumah […]

  • Swabumi

    Jurnal Swabumi Terakreditasi Sinta 4 Kembangkan Riset di Bidang Ilmu Komputer dan Sosial

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Swabumi (Suara Wawasan Sukabumi), jurnal ilmiah terakreditasi Sinta 4 dengan nomor sertifikat 225/E/KPT/2022, terus memperkuat kontribusinya dalam dunia penelitian di bidang Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial. LPPM Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) mengelola jurnal ini sebagai ruang publikasi bagi karya inovatif akademisi dan praktisi. Dengan E-ISSN 2549-5178, Swabumi telah terindeks di berbagai platform […]

  • #TransformersOne

    Transformers One: Persahabatan yang Berubah Jadi Permusuhan di Planet Cybertron

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film animasi terbaru dari waralaba Transformers, Transformers One, kini sudah tayang di bioskop Indonesia sejak Rabu (11/9/2024). Josh Cooley menyutradarai film ini, dengan deretan aktor ternama seperti Chris Hemsworth, Brian Tyree Henry, Scarlett Johansson, Keegan-Michael Key, dan Jon Hamm yang mengisi suara karakter ikonik. Transformers One bercerita tentang asal-usul dua karakter utama, Optimus […]

expand_less