Berita

Ular Piton 2,5 Meter Serang Lansia di Sukabumi, Warga Panik

0
×

Ular Piton 2,5 Meter Serang Lansia di Sukabumi, Warga Panik

Sebarkan artikel ini
Heboh Ular Piton Masuk Permukiman, Warga Sukabumi Jadi Korban | Doc. Warga
Heboh Ular Piton Masuk Permukiman, Warga Sukabumi Jadi Korban | Doc. Warga

Sukabumihitz – Seorang warga Sukabumi, Latif (65), harus menjalani perawatan medis setelah seekor ular menyerangnya saat ia hendak memberi makan ayam peliharaannya di Kampung Kabandungan RT 01/11, Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin pagi (25/5/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik dan berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Latif pagi itu berjalan menuju kandang ayam miliknya yang berada di seberang jalan depan rumah. Ia seperti biasa membawa pakan untuk ayam-ayam peliharaannya. Namun, saat berdiri di dekat kandang, seekor ular tiba-tiba keluar dari sela tumpukan kayu bekas yang berada tidak jauh dari lokasi, langsung menyambar kaki korban dan menggigitnya.

Gigitan mendadak itu membuat Latif terkejut dan berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan korban langsung bergegas menuju lokasi. Mereka mendapati kaki korban mengalami luka gigitan yang cukup mengeluarkan darah. Warga kemudian membawa Latif ke Rumah Sakit Bunut agar segera mendapat penanganan medis.

Baca juga: Rem Blong, Truk Tangki Terguling di Gekbrong Sukabumi

Ular Piton Berhasil Diamankan Warga

Mengutip dari SukabumiUpdate.com, ketua RT setempat, Sudrajat, menjelaskan bahwa ular yang menyerang korban merupakan jenis sanca atau piton dengan panjang sekitar 2,5 meter. Meski tidak berbisa, gigitan ular tersebut tetap menyebabkan luka cukup serius sehingga korban harus mendapatkan perawatan secepat mungkin.

Setelah petugas medis memberikan penanganan, kondisi Latif berangsur membaik. Rumah sakit mengizinkannya pulang sekitar pukul 09.00 WIB pada hari yang sama. Sementara itu, warga yang berhasil menangkap ular tersebut langsung menyerahkannya kepada petugas penyelamat satwa dari Dinas Pemadam Kebakaran Sukabumi untuk diamankan.

Warga Harus Waspadai Kemunculan Ular

Sudrajat mengungkapkan bahwa kemunculan ular di wilayah tersebut bukan kejadian pertama. Warga sudah beberapa kali menemukan ular dengan jenis serupa di sekitar permukiman. Tumpukan kayu bekas dan barang tidak terpakai di sekitar rumah diduga menjadi tempat persembunyian reptil liar tersebut.

Ia mengimbau seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan segera membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang ular. Langkah pencegahan itu penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia di sekitar rumah.

Baca juga: Sekolah Maung Sukabumi Dinilai Rugikan Siswa Sekitar Kota Sukabumi