Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Berdaya Saing dengan Observasi Bisnis UMKM oleh  Mahasiswa STEI SEBI Semester 7

Berdaya Saing dengan Observasi Bisnis UMKM oleh  Mahasiswa STEI SEBI Semester 7

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com,  Depok– Mahasiswa semester 7 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Syariah (STEI SEBI) tengah aktif melaksanakan observasi bisnis atau lab bisnis sebagai bagian dari mata kuliahnya. Kegiatan ini dilakukan selama sebulan, dengan empat  kali pertemuan perkuliahan yang fokus pada observasi lapangan ke berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok dan sekitarnya.

Dalam rangka memahami dunia bisnis secara langsung, para mahasiswa STEI SEBI terlibat langsung dalam mengamati operasional dan proses bisnis UMKM yang menjadi objek observasi mereka. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan solusi kreatif apabila UMKM tersebut mengalami masalah atau kekurangan dalam operasionalnya.

Objek observasi melibatkan seluruh spektrum UMKM di Kota Depok dan kota-kota lainnya. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai bisnis yang telah mapan, tetapi juga memahami tantangan dan peluang yang dihadapi oleh UMKM yang masih dalam tahap pengembangan.

Salah satu tim mahasiswsa itu adalah Muhammad Jaisyu Arham, Umar Hasan, dan Yusuf Yoga.  “Agenda ini merupakan bagian integral dari program Manajemen Bisnis Syariah di STEI SEBI, yang secara khusus menitikberatkan pada bisnis UMKM dan perusahaan-perusahaan besar. Melalui observasi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam dunia bisnis nyata,” kata  Yusuf Yoga dalam rilis yang diterima Sukabumihitz.com, Senin (20/11/2023).

Ia menambahkan, dalam kondisi observasi, terlihat bahwa UMKM yang menjadi objek observasi umumnya telah memiliki dasar yang baik. “Namun kami  menemukan beberapa poin yang dapat menjadi fokus perbaikan untuk meningkatkan perkembangan dan kemajuan UMKM tersebut,” ujarnya.

Baca Juga : Mahasiswa STEI SEBI Ikuti Conference Zakat Internasional Bahas Tentang Model Zakat Produktif

Beberapa langkah solusi yang diusulkan oleh  tim mahasiswa tersebut. Salah satunya melibatkan penambahan personil dalam bidang digital marketing dan konten kreator. Ini dianggap sebagai strategi efektif untuk menjangkau konsumen potensial secara lebih luas. Selain itu, pembenahan dalam hal pembukuan keuangan juga dianggap penting untuk memudahkan pemilik UMKM dalam mengelola kas keluar dan masuk, serta untuk memonitor cashflow yang dapat dimanfaatkan untuk pengadaan fasilitas produksi.

“Dengan inisiatif ini, kami, mahasiswa STEI SEBI tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis dalam dunia bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pengembangan UMKM lokal. Observasi bisnis ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing dan kontribusi mahasiswa STEI SEBI di dunia bisnis pada masa mendatang,”  tutur Yusuf Yoga.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LLDIKTI III Umumkan Proposal Lolos Pendanaan PKM 2023

    LLDIKTI Wilayah III Umumkan 36 Proposal Lolos Pendanaan PKM 2023

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) telah menyelenggarakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini juga merupakan platform untuk memperluas kemampuan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat bagi mahasiswa. Dalam PKM tahun 2023, terdapat 8 bidang yang dapat dijelajahi oleh mahasiswa. Bidang-bidang tersebut meliputi : PKM Riset Eksakta […]

  • Similarity Turnitin Rendah Belum Tentu Aman, Simak Penjelasannya | Sumber: Pinterest

    Similarity Turnitin Rendah Belum Tentu Aman, Simak Penjelasannya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di dunia akademik, banyak mahasiswa masih beranggapan bahwa angka similarity yang tinggi pada Turnitin selalu menunjukkan plagiarisme. Sebaliknya, sebagian orang menganggap similarity yang rendah berarti karya ilmiah sudah aman dan bebas dari pelanggaran akademik. Padahal, pemahaman tersebut tidak sepenuhnya tepat. Turnitin berfungsi sebagai alat untuk membandingkan kemiripan teks dengan berbagai sumber yang tersimpan […]

  • Magang Bantu Mahasiswa Siapkan Karier Sejak Kuliah

    Magang Bantu Mahasiswa Siapkan Karier Sejak Kuliah

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Hana Fauziah
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Magang sebagai jembatan dunia kerja memberi mahasiswa kesempatan untuk mengenal lingkungan profesional sebelum menyelesaikan pendidikan. Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, perusahaan tidak hanya mempertimbangkan ijazah, tetapi juga pengalaman, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, mahasiswa perlu mulai membangun kesiapan karier sejak masih duduk di bangku kuliah. Melalui program magang, mahasiswa bisa […]

  • Kenali Waktu Terbaik Minum Teh Agar Manfaatnya Maksimal | Sumber : Teh Sariwangi

    Minum Teh Setelah Makan: Sehat atau Berisiko?

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Minum teh setelah makan adalah kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang, terutama di budaya Asia. Namun, ada kekhawatiran bahwa kebiasaan ini bisa mengganggu proses penyerapan nutrisi, khususnya zat besi. Hal ini disebabkan oleh kandungan tanin dan asam fitat dalam teh yang bisa berikatan dengan zat besi non-heme dari makanan, sehingga membuat tubuh lebih […]

  • Pantai Citepus

    Banjir Rob Mengakibatkan Puluhan Warung di Pesisir Pantai Citepus Mengalami Kerusakan

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banjir rob dengan gelombang tinggi menerjang pesisir pantai Citepus, kabupaten Sukabumi, sehingga menyebabkan kerusakan pada warung dan tempat warga. Akibatnya, puluhan warga Kampung Pantai Wisata, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengungsi. Asep Saepulloh, Kepala Diklat Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Jabar dan juga pemilik warung wisata mengatakan sebanyak 150 warung dan rumah […]

  • Kejang Demam pada Anak: Waspada Risiko dan Lakukan Langkah Tepat | Sumber: RBTV-Disway

    Jangan Panik! Panduan Lengkap Menangani Kejang Demam pada Anak

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kejang demam adalah kondisi yang cukup sering terjadi pada anak, terutama usia 6 bulan hingga 5 tahun. Kondisi ini muncul saat suhu tubuh anak meningkat secara drastis, misalnya akibat infeksi virus atau bakteri. Meskipun sering membuat orang tua panik, sebagian besar kejang demam bersifat sementara dan tidak meninggalkan dampak jangka panjang. Namun, pada […]

expand_less