Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Strategi Parenting Islami: Mempersiapkan Anak Menyambut Ramadhan

Strategi Parenting Islami: Mempersiapkan Anak Menyambut Ramadhan

  • account_circle Rahma Putri
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Bagi banyak keluarga Muslim, bulan Ramadhan sering kali menjadi momen yang mendadak sibuk dengan perubahan pola tidur dan makan. Namun, para pakar parenting dan pendidikan Islam menekankan bahwa keberhasilan anak dalam menjalani ibadah Ramadhan sangat bergantung pada persiapan yang dimulai jauh sebelumnya. Bulan Rajab, sebagai pintu awal menuju bulan suci, menjadi momentum krusial bagi orang tua untuk menanamkan pemahaman dan kecintaan ibadah kepada buah hati secara bertahap.

Mempersiapkan anak sejak dini bukan hanya tentang fisik, melainkan membangun keterikatan emosional terhadap nilai-nilai keislaman. Berikut adalah strategi parenting profesional untuk memperkenalkan Ramadhan melalui pintu bulan Rajab.

1. Menanamkan Makna Ramadhan Lewat Cerita yang Menginspirasi

Langkah awal yang bisa orang tua lakukan adalah membangun komunikasi yang hangat dan edukatif. Manfaatkan momen-momen penting di bulan Rajab, seperti peristiwa Isra Mi’raj, untuk mengenalkan kebesaran Allah dan pentingnya shalat. Cerita yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan penuh imajinasi akan memicu rasa ingin tahu anak.

Selain itu, orang tua dapat mengenalkan konsep Rajab sebagai “bulan menanam kebaikan”. Jelaskan bahwa Ramadhan ibarat musim panen, sehingga semua kebiasaan baik perlu dimulai sejak sekarang. Pendekatan ini membantu anak memahami makna ibadah secara logis dan emosional, bukan sekadar menjalankan perintah.

2. Melatih Ibadah Anak Secara Bertahap dan Menyenangkan

Anak membutuhkan proses untuk beradaptasi dengan perubahan, termasuk dalam ibadah. Oleh karena itu, latihan bertahap di bulan Rajab menjadi langkah yang bijak. Orang tua dapat mengajak anak ikut sahur, mencoba puasa beberapa jam, atau sekadar menahan lapar hingga waktu tertentu.

Selain puasa, biasakan anak untuk ikut shalat berjamaah dan membaca Al-Qur’an setiap hari meski hanya satu halaman. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk pola ibadah yang terasa ringan. Dengan cara ini, Ramadhan hadir sebagai kelanjutan kebiasaan, bukan sebagai beban baru.

Baca juga: Menelusuri Makna Al-Asham: Alasan Mengapa Rajab Disebut Bulan Tuli?

3. Membangun Antusiasme Anak Lewat Proyek Keluarga

Agar persiapan terasa lebih seru, orang tua bisa mengajak anak membuat proyek kreatif bersama. Misalnya, kalender hitung mundur menuju Ramadhan yang dimulai sejak bulan Rajab. Setiap hari, anak dapat menandai target kebaikan yang berhasil mereka lakukan, seperti shalat tepat waktu atau membantu orang tua.

Pendekatan visual semacam ini membantu anak memahami konsep waktu sekaligus menumbuhkan rasa bangga atas pencapaiannya (sense of achievement). Selain itu, kegiatan bersama juga mempererat ikatan emosional dalam keluarga.

4. Menjadi Teladan Nyata dalam Menyambut Bulan Mulia

Anak belajar paling efektif melalui contoh. Karena itu, keteladanan orang tua memegang peran kunci dalam proses ini. Saat anak melihat orang tuanya menyambut Rajab dengan semangat ibadah, memperbanyak doa, dan gemar bersedekah, mereka akan menirunya secara alami.

Ciptakan suasana rumah yang mendukung ibadah dengan mengurangi tontonan yang kurang bermanfaat dan menggantinya dengan obrolan ringan seputar Ramadhan. Misalnya, diskusi tentang menu sahur favorit atau rencana berbagi bersama sesama.

Menjadikan bulan Rajab sebagai masa persiapan Ramadhan merupakan strategi parenting yang cerdas dan relevan. Melalui edukasi yang lembut, latihan bertahap, serta keteladanan yang konsisten, orang tua tidak hanya mengajarkan anak berpuasa. Lebih dari itu, mereka sedang membangun fondasi karakter spiritual yang akan tumbuh hingga anak dewasa. Mari jadikan momentum ini untuk mencetak generasi yang rindu akan kehadiran bulan suci.

Baca juga: Apa yang Tersembunyi di Balik Kata Ramadhan? Temukan Jawabannya!

  • Penulis: Rahma Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKM UBSI Hadirkan Teknologi Baru untuk Budidaya Ikan Nila

    PKM UBSI Hadirkan Teknologi Baru untuk Budidaya Ikan Nila

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Upaya meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila sekaligus memperkuat pengelolaan usaha terus berkembang melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) mewujudkan komitmen tersebut melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Selanjutnya, program ini menjadi bagian dari hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan […]

  • 20 Siswa Sukabumi Bersiap Hadapi Babak Final Olimpiade Akuntansi 2025

    20 Siswa Sukabumi Bersiap Hadapi Babak Final Olimpiade Akuntansi 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebanyak 20 siswa dari berbagai sekolah di Sukabumi lolos ke babak final Olimpiade Akuntansi 2025 yang diselenggarakan Universitas BSI Sukabumi. Seleksi melalui Quizizz.com melibatkan ratusan peserta. Oleh karena itu, babak final akan digelar pada tanggal 3 Februari 2025, di Kampus B Universitas BSI Sukabumi, Jl. Veteran II No. 20A, Kota Sukabumi. Berikut daftar […]

  • AI dan Manusia

    Kolaborasi AI dan Manusia, Tidak Hanya Canggih Tapi Harus Bijak!

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital ini, proses pengambilan keputusan tidak lagi sepenuhnya berada di tangan manusia. Hadirnya Artificial Intelligence (AI) membawa gelombang baru dalam cara kita berpikir, memilih, dan bertindak. Kini, manusia dan mesin seperti berbagi peran, manusia dengan nalar dan intuisi, AI dengan logika dan kecepatan. Sebuah kolaborasi yang tak terhindarkan, dua otak yang […]

  • Magang vs Freelance, Mana Lebih Baik untuk Mahasiswa?

    Magang vs Freelance, Mana Lebih Baik untuk Mahasiswa?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa saat ini memiliki banyak pilihan untuk mengembangkan diri di luar perkuliahan, salah satunya melalui magang dan freelance. Kedua opsi ini sama-sama memberikan pengalaman berharga dan membantu meningkatkan keterampilan. Dengan mengikuti salah satu dari keduanya, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi dunia kerja. Namun, magang dan freelance memiliki tujuan serta manfaat yang berbeda. Magang […]

  • Bukan Mahasiswa Sistem Informasi Kalau Gak Punya Solusi!

    Bukan Mahasiswa Sistem Informasi Kalau Gak Punya Solusi!

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di era digital saat ini, kemampuan untuk menemukan solusi atas berbagai masalah teknologi dan bisnis menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Mahasiswa Sistem Informasi dikenal memiliki keahlian tersebut. Di Universitas BSI Sukabumi, julukan “bukan mahasiswa SI namanya kalau gak punya solusi” bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi identitas yang terbentuk dari proses pembelajaran yang […]

  • Talent Scouting Academy (TSA)

    Raih Prestasi Gemilang, Mahasiswa Ilmu Komputer Lolos Program TSA Pelatihan Database Design & Database Programming with SQL

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pencapaian membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas BSI Kampus Sukabumi prodi Ilmu Komputer dengan berhasil lolos Program Talent Scouting Academy (TSA) pelatihan Database Design & Database Programming with SQL. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan mitra Perguruan Tinggi, Global Technology Company, dan Education Technology Company Nasional. Program Talent Scouting Academy (TSA) merupakan […]

expand_less