Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » Film » Sinopsis Gadis Kretek, Serial Original Netflix Pertama di Indonesia

Sinopsis Gadis Kretek, Serial Original Netflix Pertama di Indonesia

  • account_circle DDAMDOMM
  • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Setelah mendapatkan penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa pada 2012 lalu, novel Gadis Kretek sekarang tayang menjadi serial Netflix. Serial ini tayang secara eksklusif di Netflix pada tanggal 2 November 2023. Gadis Kretek menceritakan tentang perjalanan penemuan jati diri wanita perajin kretek dan sejarah rokok kretek di Indonesia.

Serial ini menghadirkan artis ternama di Indonesia yaitu Dian Sastrowardoyo, Putri Marino, Ario Bayu, Arya Saloka, Rukman Rosadi, Tissa Biani dan masih banyak lainnya. Selain itu, Kamila Andini dan Ifa Isfansyah, sutradara serial ini berhasil membungkus cerita Gadis Kretek dengan baik dan menarik.

Dian Sastrowardoyo, Pemeran Dasiyah di film Gadis Kretek

Dian Sastrowardoyo (Dasiyah) sedang melinting | dok: Netflix

Sinopsis Gadis Kretek

Cerita Gadis Kretek mengikuti perjalanan Soeraja(Ario Bayu), seorang pemilik pabrik kretek Djagad Raja yang sedang sekarat. Dalam usia senjanya, Soeraja ingin bertemu kembali dengan Dasiyah atau Jeng Yah (Dian Sastrowardoyo), perempuan yang pernah Soeraja cintai di masa lalu.

Soeraja menyuruh Lebas(Arya Saloka) anak bungusnya untuk mencari Jeng Yah. Jeng Yah adalah anak perempuan dari pemilik pabrik Rokok Merdeka. Dia bercita-cita ingin membuat saus rokok campuran kretek. Namun, keinginannya itu terhambat oleh budaya patriarki yang membuat perempuan tidak bisa masuk ke ruang saus. Itu karena banyak yang percaya jika ada perempuan di ruangan tersebut dapat membuat rasa saus menjadi asam.

Cerita berpindah ke masa lalu ketika juragan Idrus Muria (Rukman Rosadi) menguasai indrustri rokok Kretek. Saat itu, juraga Idrus memiliki dua orang anak yaitu Rukayah (Tissa Biani) dan Dasiyah atau Jeng Yah. Jeng Yah merupakan putri sulung juragan Idrus yang masih jomblo.

Nasibnya tersebut malah membuat Dasiyah memiliki bisnis Kretek ayahnya. Dasiyah sangat mahir dalam memilih tembakau terbaik yang membuat ayanhnya sangat menyukai linting yang Dasiyah buat. Namun, budaya patriarki lingkungannya membuat Dasiyah tidak bisa mencapai cita-citanya membuat saus kretek terbaik.

Baca juga – Berikut 3 Film Horor Indonesia yang Tayang diakhir 2023

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu sebagai pemeran Gadis Kretek di suatu adegan

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu sebagai Dasiyah dan Soeraja | dok: Netflix

Suatu hari, ayah Dasiyah mengenalkan Soeraja kepada perusahaan keluarganya untuk bekerja. Soeraja menunjukkan kecekatan dan kemampuan belajar yang luar biasa, yang membuat Dasiyah tertarik pada dirinya.

Selama bekerja, Soeraja mengenal saus kretek buatan Dasiyah yang mendapat pujian dari Soeraja. Sebaliknya, Soeraja juga belajar teknik melinting kretek dari Dasiyah.

Kemudian, orang tua Dasiyah memutuskan untuk menjodohkan Dasiyah dengan anak dari rekan bisnis mereka. Meskipun demikian, Dasiyah merasa ragu dengan pilihan orang tuanya karena sebenarnya ia ingin bersama dengan Soeraja.

Cerita berpindah kembali ke masa kini, Di tengah pencarian, Lebas bertemu dengan anak dari Rukayah bernama Arum (Putri Marino). Lebas dan Arum bekerja sama mencari tahu masa lalu keluarga yang selama ini tak diceritakan dan mencari Jeng Yah sebelum ayah Lebas meninggal.

Baca juga – Girl And Her Bad Mood Rilis “Heals” – Melalui Musik, Menyembuhkan Luka

  • Penulis: DDAMDOMM

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEMOT 2024 Berikan Suntikan Semangat Baru Bagi Mahasiswa | dok. Istimewa

    Bring Light To The World: SEMOT 2024 Berikan Suntikan Semangat Baru Bagi Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi menggelar Seminar Motivasi (SEMOT) 2024 dengan tema “Bring Light to the World” pada Minggu (22/9). Acara berlangsung di Aula Universitas Sukabumi dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, menginspirasi mahasiswa baru Universitas BSI. Rangkaian kegiatan mencakup motivasi dari Rizal Amegia Saputra, KAPRODI Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI. Talkshow bersama alumni berprestasi, […]

  • Kelompok Mahasiswa Sukabumi Siapkan Pembelajaran Kontribusi Islam dalam Peradaban Dunia di SMA

    Kelompok Mahasiswa Sukabumi Siapkan Pembelajaran Kontribusi Islam dalam Peradaban Dunia di SMA

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa semester 7 Program Studi Sistem Informasi UBSI Sukabumi melaksanakan kegiatan persiapan pembelajaran materi Kontribusi Islam dalam Peradaban Dunia di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (5/11), pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di ruang kelas 2 SMA Muhammadiyah Kota Sukabumi. […]

  • cacing

    Infeksi Cacing Gelang dan Komplikasi TB, Penyebab Balita Asal Sukabumi Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim medis RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi membeberkan fakta medis terkait meninggalnya Raya balita asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada (22/7). Hasil pemeriksaan menunjukkan, tubuh Raya dipenuhi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) yang telah menimbulkan komplikasi serius. Klarifikasi resmi disampaikan oleh dr. Irfan Nugraha selaku Humas RSUD R Syamsudin […]

  • Ketika Design Digital dan Uang Bertemu, Sukabumi Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Nyata | Doc: Istimewa

    Ketika Design Digital dan Uang Bertemu, Sukabumi Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Nyata

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi terus menunjukkan langkah nyata menuju kota yang adaptif dan berdaya saing global. Komitmen tersebut tampak dalam kegiatan #2026 Sukabumi Connect To The World yang mengangkat tema “Membangun Sukabumi Masa Depan: Bagaimana Design Digital dan Uang Bekerja”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (29/01) pukul 09.00–13.00 WIB, bertempat di Aula Utama Gedung Pertemuan UBSI Cemerlang, […]

  • Budaya Literasi Bantu Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa

    Budaya Literasi Bantu Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Budaya literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi akademik siswa. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan menyampaikan gagasan secara tepat. Melalui budaya literasi, siswa dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan belajar di sekolah. Di tengah perkembangan teknologi digital, siswa […]

  • Study Club Mendeley HIMASA UBSI Sukabumi Bantu Mahasiswa Lebih Siap Menulis Karya Ilmiah | Doc: Istimewa

    Study Club Mendeley HIMASA UBSI Sukabumi Bantu Mahasiswa Lebih Siap Menulis Karya Ilmiah

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Penggunaan aplikasi Mendeley semakin penting dalam dunia akademik, terutama bagi mahasiswa yang aktif menyusun tugas dan penelitian. Melihat kebutuhan tersebut, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi menggelar kegiatan Study Club Mendeley bertema “Smart Research with Mendeley: Dari Riset Berantakan Jadi Rapi” pada Kamis, 21 Mei 2026 di […]

expand_less