FilmGaya HidupHiburan

Sinopsis Gadis Kretek, Serial Original Netflix Pertama di Indonesia

175
×

Sinopsis Gadis Kretek, Serial Original Netflix Pertama di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Gadis Kretek

Sukabumihitz – Setelah mendapatkan penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa pada 2012 lalu, novel Gadis Kretek sekarang tayang menjadi serial Netflix. Serial ini tayang secara eksklusif di Netflix pada tanggal 2 November 2023. Gadis Kretek menceritakan tentang perjalanan penemuan jati diri wanita perajin kretek dan sejarah rokok kretek di Indonesia.

Serial ini menghadirkan artis ternama di Indonesia yaitu Dian Sastrowardoyo, Putri Marino, Ario Bayu, Arya Saloka, Rukman Rosadi, Tissa Biani dan masih banyak lainnya. Selain itu, Kamila Andini dan Ifa Isfansyah, sutradara serial ini berhasil membungkus cerita Gadis Kretek dengan baik dan menarik.

Dian Sastrowardoyo, Pemeran Dasiyah di film Gadis Kretek
Dian Sastrowardoyo (Dasiyah) sedang melinting | dok: Netflix

Sinopsis Gadis Kretek

Cerita Gadis Kretek mengikuti perjalanan Soeraja(Ario Bayu), seorang pemilik pabrik kretek Djagad Raja yang sedang sekarat. Dalam usia senjanya, Soeraja ingin bertemu kembali dengan Dasiyah atau Jeng Yah (Dian Sastrowardoyo), perempuan yang pernah Soeraja cintai di masa lalu.

Soeraja menyuruh Lebas(Arya Saloka) anak bungusnya untuk mencari Jeng Yah. Jeng Yah adalah anak perempuan dari pemilik pabrik Rokok Merdeka. Dia bercita-cita ingin membuat saus rokok campuran kretek. Namun, keinginannya itu terhambat oleh budaya patriarki yang membuat perempuan tidak bisa masuk ke ruang saus. Itu karena banyak yang percaya jika ada perempuan di ruangan tersebut dapat membuat rasa saus menjadi asam.

Cerita berpindah ke masa lalu ketika juragan Idrus Muria (Rukman Rosadi) menguasai indrustri rokok Kretek. Saat itu, juraga Idrus memiliki dua orang anak yaitu Rukayah (Tissa Biani) dan Dasiyah atau Jeng Yah. Jeng Yah merupakan putri sulung juragan Idrus yang masih jomblo.

Nasibnya tersebut malah membuat Dasiyah memiliki bisnis Kretek ayahnya. Dasiyah sangat mahir dalam memilih tembakau terbaik yang membuat ayanhnya sangat menyukai linting yang Dasiyah buat. Namun, budaya patriarki lingkungannya membuat Dasiyah tidak bisa mencapai cita-citanya membuat saus kretek terbaik.

Baca juga – Berikut 3 Film Horor Indonesia yang Tayang diakhir 2023

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu sebagai pemeran Gadis Kretek di suatu adegan
Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu sebagai Dasiyah dan Soeraja | dok: Netflix

Suatu hari, ayah Dasiyah mengenalkan Soeraja kepada perusahaan keluarganya untuk bekerja. Soeraja menunjukkan kecekatan dan kemampuan belajar yang luar biasa, yang membuat Dasiyah tertarik pada dirinya.

Selama bekerja, Soeraja mengenal saus kretek buatan Dasiyah yang mendapat pujian dari Soeraja. Sebaliknya, Soeraja juga belajar teknik melinting kretek dari Dasiyah.

Kemudian, orang tua Dasiyah memutuskan untuk menjodohkan Dasiyah dengan anak dari rekan bisnis mereka. Meskipun demikian, Dasiyah merasa ragu dengan pilihan orang tuanya karena sebenarnya ia ingin bersama dengan Soeraja.

Cerita berpindah kembali ke masa kini, Di tengah pencarian, Lebas bertemu dengan anak dari Rukayah bernama Arum (Putri Marino). Lebas dan Arum bekerja sama mencari tahu masa lalu keluarga yang selama ini tak diceritakan dan mencari Jeng Yah sebelum ayah Lebas meninggal.

Baca juga – Girl And Her Bad Mood Rilis “Heals” – Melalui Musik, Menyembuhkan Luka