Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Mikrosleep: Ancaman Tersembunyi di Balik Kurang Tidur

Mikrosleep: Ancaman Tersembunyi di Balik Kurang Tidur

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Mikrosleep menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terabaikan, padahal dampaknya bisa sangat berbahaya terutama untuk pengendara. Mikrosleep merujuk pada kondisi ketika seseorang tertidur sekejap selama beberapa detik tanpa sadar. Gangguan ini muncul ketika tubuh berada pada kondisi sangat lelah dan kurang tidur, sehingga otak kehilangan fokus dan membuat seseorang seolah “menghilang” sesaat.

Fenomena ini sering muncul secara tiba-tiba. Seseorang tetap membuka mata, namun otaknya berhenti merespons, sehingga tubuh tidak mampu menangkap informasi di sekitar. Pengendara yang mengalami mikrosleep sering tidak menyadari bahwa pikirannya terputus selama beberapa detik sampai akhirnya kehilangan kendali atas kendaraannya. Dalam dunia medis, beberapa detik tersebut cukup untuk menciptakan kecelakaan serius.

Baca juga: Stres Rutinitas Modern dan Era Digital: Strategi Menjaga Kesehatan Mental Tetap Seimbang

Penyebab Utama Mikrosleep

Kurang tidur menjadi pemicu utama mikrosleep. Aktivitas kerja padat, pola tidur tidak teratur, serta penggunaan gadget berlebihan membuat kualitas istirahat turun secara drastis. Tubuh yang terus dipaksa aktif tanpa waktu pemulihan akhirnya memaksa otak mengambil “istirahat mendadak”. Mikrosleep juga muncul pada orang yang menjalani perjalanan jauh, terutama pada malam hari, ketika kondisi tubuh sudah memasuki fase mengantuk alami.

Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Gejala awal mikrosleep sebenarnya cukup mudah dikenali. Kepala mulai terasa berat, mata sulit fokus, dan tubuh kehilangan konsentrasi. Beberapa orang mulai berkedip lebih lama, menguap terus-menerus, atau merasakan sensasi melayang. Jika gejala tersebut muncul pada saat berkendara, risiko kecelakaan meningkat karena tubuh tidak mampu memberikan reaksi cepat terhadap kondisi jalan.

Cara Mencegah Mikrosleep

Untuk mencegah mikrosleep, seseorang perlu menjaga pola tidur yang sehat. Tubuh membutuhkan waktu tidur minimal tujuh sampai delapan jam setiap malam. Setiap perjalanan jauh sebaiknya disertai waktu istirahat berkala setiap dua jam. Jika rasa kantuk muncul, berhenti sejenak dan tidur singkat selama 10–15 menit dapat membantu memulihkan fokus. Konsumsi kafein, membuka jendela, atau berbicara dengan teman hanya memberikan efek sementara dan tidak menggantikan istirahat sebenarnya.

Mikrosleep bukan sekadar rasa kantuk biasa. Gangguan ini menjadi sinyal bahwa tubuh membutuhkan pemulihan. Dengan memahami gejalanya lebih awal, seseorang dapat mencegah risiko besar yang mungkin muncul. Disiplin menjaga tidur, membatasi aktivitas berlebihan, dan memberi ruang untuk istirahat menjadi langkah utama untuk menjaga keselamatan serta menjaga tubuh tetap sehat.

Baca juga: Kulit Terasa Kasar dan Penuh Bintik Kecil? Kenali Bruntusan dan Cara Mengatasinya

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Topologi Jaringan Terbaik untuk Startup Agar Lebih Efisien

    Topologi Jaringan Terbaik untuk Startup Agar Lebih Efisien

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memilih topologi jaringan yang tepat menjadi salah satu langkah penting saat membangun infrastruktur IT untuk startup. Topologi menentukan bagaimana perangkat terhubung, aliran data, serta efisiensi komunikasi antar perangkat. Startup yang memilih topologi jaringan sesuai kebutuhan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi downtime, dan mengoptimalkan biaya operasional. Jenis Topologi Jaringan yang Ideal Startup bisa menerapkan beberapa […]

  • Suasana sosialisasi Tracer Study via Zoom

    Meningkatkan Kualitas Lulusan: Sosialisasi Tracer Study di Universitas BSI Kampus Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – BSI Career Center (BCC) Kampus Sukabumi bekerja sama dengan Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi menggelar acara sosialisasi bertajuk “Sosialisasi Pengisian Tracer Study Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi”. Acara yang berlangsung Pada (10/02) antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi, […]

  • Usaha sampingan yang bisa kamu coba sebagai mahasiswa | sumber: freepik

    Mau Kuliah Tapi Sambil Usaha? Ini Rekomendasi Usaha Yang Bisa Dilakukan Tanpa Menganggu Kuliah

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sebagai mahasiswa atau calon mahasiswa. Mungkin terlintas untuk berwirausaha agar bisa menambah uang jajan atau butuh tambahan uang untuk kegiatan organisasi. Namun terkendala dengan ide usaha apa yang akan menjadi pilihan dan seringkali terkendala keterbatasan waktu untuk menekuni ide bisnis karena harus membagi waktu  pada pendidikan. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh […]

  • GALAKSI 2026 Ditutup Meriah dengan Quiz Battle dan Band Vocal

    GALAKSI 2026 Ditutup Meriah dengan Quiz Battle dan Band Vocal

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihiz.com, Sukabumi – Rangkaian GALAKSI 2026 (A Celebration of Talent, Unity, and Victory) resmi berakhir pada 17 Oktober 2026. Hari terakhir menghadirkan dua perlombaan yang menguji kemampuan akademik sekaligus kreativitas mahasiswa, yaitu Quiz Battle dan Band Vocal. Kedua kompetisi tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan yang selama empat hari mempertemukan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) […]

  • Generative AI Semakin Berkembang, UNM Siapkan Talenta Digital Lewat Open House Magister Informatika | Doc: Istimewa

    Generative AI Semakin Berkembang, UNM Siapkan Talenta Digital Lewat Open House Magister Informatika

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Perkembangan Generative AI terus membawa perubahan besar dalam berbagai sektor industri. Teknologi berbasis kecerdasan buatan ini kini mampu membantu pembuatan konten, pengembangan perangkat lunak, analisis data, hingga pengambilan keputusan bisnis. Perkembangan tersebut mendorong kebutuhan akan talenta digital yang mampu mengikuti perubahan teknologi dengan cepat. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital […]

  • Adanya Peternakan Bebek Petelur,  Santri Ponpes Darut Tsaqofah Leuwiliang Dapat Asupan Gizi  lebih Baik

    Adanya Peternakan Bebek Petelur,  Santri Ponpes Darut Tsaqofah Leuwiliang Dapat Asupan Gizi  lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta– Pada Agustus 2023, Lazis  Masjid Jenderal Sudirman (MJS) Kompleks World Trade Centre Jakarta menginisiasi program Sedekah Produktif, Gizi untuk Penghafal Quran. Program ini diperuntukkan bagi pesantren-pesantren yatim dan dhuafa yang belum bisa memenuhi asupan gizi bagi para santri penghafal Qurannya. Hal ini terjadi lantaran ekonomi pesantren belum stabil, padahal para santri adalah salah […]

expand_less