Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi: Gejala dan Solusi untuk Kesehatan Optimal

Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi: Gejala dan Solusi untuk Kesehatan Optimal

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Zat besi adalah mineral esensial yang berperan penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, terutama dalam proses pengangkutan oksigen melalui darah. Tanpa cukup zat besi, sel darah merah tidak dapat bekerja secara optimal dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, berbagai sistem tubuh bisa terganggu karena pasokan oksigen ke sel-sel menjadi tidak memadai. Kondisi ini dapat berdampak pada energi, konsentrasi, hingga daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1,6 miliar orang di seluruh dunia mengalami kekurangan zat besi, menjadikannya salah satu masalah gizi paling umum secara global. Kekurangan ini bisa menimbulkan berbagai gejala dan dampak kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan tepat. Berbagai tanda fisik dan gejala bisa menunjukkan bahwa tubuh sedang
kekurangan zat besi. Kenali siapa yang rentan dan cara mencegah serta menangani kondisi ini sejak dini.

Baca juga : Sariawan Datang Tiba-Tiba? Yuk, Cari Tahu Penyebab dan Penanganannya!

Tanda-Tanda Kekurangan Zat Besi

1. Kelelahan yang Tidak Wajar

Kelelahan kronis adalah gejala paling umum akibat rendahnya kadar hemoglobin, yang mengurangi suplai oksigen ke jaringan tubuh. Bahkan setelah istirahat cukup, pasien sering kali masih merasa lelah. Hal ini menunjukkan bahwa kelelahan tidak semata disebabkan kurang tidur, melainkan karena rendahnya kadar hemoglobin.

2. Pucat pada Kulit dan Selaput Lendir
Hemoglobin memberi warna merah pada darah. Namun, ketika kadarnya rendah, kulit, bibir, gusi, atau kelopak mata bagian dalam akan terlihat pucat. Hal ini terjadi karena hemoglobin berperan dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, tampilan pucat menjadi salah satu tanda adanya kekurangan hemoglobin. Dengan demikian, penting untuk mengenali gejala ini sebagai langkah awal deteksi masalah kesehatan.

3. Sesak Napas dan Palpitasi
Jantung bekerja lebih keras untuk mengompensasi kurangnya oksigen, menyebabkan:
• Sesak napas saat beraktivitas ringan.
• Detak jantung tidak teratur (palpitasi).

4. Sindrom Kaki Gelisah (Restless Legs Syndrome/RLS)
Penelitian dalam Sleep Medicine (2018) mengaitkan RLS dengan kadar feritin (cadangan) yang rendah.

5. Rambut Rontok dan Kuku Rapuh
Kekurangan zat besi mengganggu pertumbuhan sel, termasuk folikel rambut dan kuku, menyebabkan:
• Rambut menipis.
• Kuku berbentuk seperti sendok (koilonychia).

Faktor Risiko

Kelompok yang rentan mengalami defisiensi besi:
• Wanita: Karena menstruasi berat atau kehamilan.
• Anak-anak dan remaja: Masa pertumbuhan membutuhkan asupan zat besi lebih tinggi.
• Vegetarian/Vegan: Zat besi dari tumbuhan (non-heme) lebih sulit diserap.
• Penderita gangguan pencernaan: Seperti penyakit celiac atau gastritis.

Diagnosis dan Penanganan Pemeriksaan Medis
• Tes darah: Mengukur kadar hemoglobin, feritin, dan saturasi transferin.
• Kriteria WHO: Hemoglobin <12 g/dL (wanita) atau <13 g/dL (pria) mengindikasikan anemia.

Solusi

1. Suplemen Zat Besi
–  Dokter mungkin meresepkan suplemen ferrous sulfate/fumarate.
–  Konsumsi dengan vitamin C untuk meningkatkan penyerapan.

2. Diet Kaya Zat Besi
– Sumber heme (lebih mudah diserap): Daging merah, hati, ikan.
– Sumber non-heme: Bayam, kacang lentil, tofu.

3. Hindari Penghambat Penyerapan
Kopi, teh, atau kalsium sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan kaya zat besi.

Gejala Makin Parah?

Segera konsultasi ke dokter jika gejala memburuk atau muncul perdarahan, seperti feses hitam atau haid berlebihan. Sebab itu, kekurangan zat besi bukan hanya kelelahan biasa, melainkan kondisi serius yang bisa mengganggu fungsi tubuh. Lebih dari itu, jika tidak ditangani dengan baik, dampaknya bisa meluas dan menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi langkah krusial. Dengan demikian, mengenali gejala khas dan melakukan pemeriksaan laboratorium secara tepat waktu sangat penting, agar kamu dapat mencegah komplikasi serius, seperti gangguan jantung atau hambatan perkembangan kognitif. Terlebih lagi, hal ini sangat penting, terutama pada anak-anak, yang memang lebih rentan terhadap efek jangka panjang.

Baca juga :Bahaya Tersembunyi di Balik Musik: Risiko Kesehatan dari Pemakaian Earphone

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertifikasi Kompetensi Analis Program Mendorong Mahasiswa Menuju Profesionalisme

    Sertifikasi Kompetensi Analis Program Mendorong Mahasiswa Menuju Profesionalisme

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Sukabumi, Program Studi Ilmu Komputer Universitas BSI kampus Kota Sukabumi bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Bina Sarana Informatika menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Analis Program. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (3/07/2023) di Kampus Universitas BSI Sukabumi, Jl. Cemerlang No. 8, Sukakarya, Sukabumi. Kegiatan sertifikasi kompetensi analis program ini bertujuan untuk memenuhi Standar […]

  • Cyber University Tawarkan Beasiswa Cakap Digital Hingga 75% Sampai Lulus

    Cyber University Tawarkan Beasiswa Cakap Digital Hingga 75% Sampai Lulus

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta-– Kamu senang dan aktif di dunia digital? Kalau ya, kamu berkesempatan untuk kuliah di Cyber University  atau Universitas Siber dengan fasilitas Beasiswa Cakap Digital. Besarannya tidak tanggung-tanggung. “Beasiswanya hingga 75%, bahkan bisa sampai 100% setelah melakukan wawancara dengan pihak manajemen,” kata Sofyan, Markom Kampus Cyber University, Senin  (7/8/2023). Yayasan  Cyber Indonesia Pratama merupakan […]

  • Ular Berbisa

    Ular Welang Makan Korban, Balita 3 Tahun Tewas di Rumahnya

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Meninggalnya Khansa Tsurayyaa Amany, seorang balita berusia tiga tahun akibat digigit oleh ular berbisa jenis welang, telah menggemparkan Kampung Subangkulon, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (12/5) dini hari. Mengutip dari Antara, sekitar pukul 01:40 WIB. Khansa tiba-tiba terbangun, dan mengeluh sakit di kaki kanannya, tetapi tidak terlihat tanda-tanda […]

  • Universitas Linggabuana Sukabumi dan Universitas BSI Kampus Sukabumi Akan Menjalin Kerjasama untuk Kemajuan Pendidikan

    Universitas Linggabuana Sukabumi dan Universitas BSI Kampus Sukabumi Akan Menjalin Kerjasama untuk Kemajuan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Dalam upaya untuk memperkuat jaringan kerjasama antara perguruan tinggi, Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi dan Universitas BSI Kampus Sukabumi telah sepakat untuk menjalin kerjasama yang erat melalui Memorandum of Understanding (MOU), Perjanjian Kerjasama (PKS), dan Implementation Agreement (IA). Dalam penjajakan kerjasama ini dihadiri oleh perwakilan dari Universitas BSI Sukabumi yang diwakili oleh Bpk. Jamal […]

  • Perluas Peluang Karier Lulusan, UBSI Jajaki Kerja Sama dengan Wings Group

    Perluas Peluang Karier Lulusan, UBSI Jajaki Kerja Sama dengan Wings Group

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bogor, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat hubungan dengan dunia industri. Melalui BSI Career Center (BCC), UBSI melakukan kunjungan perusahaan ke PT Bogor Anugrah Mulya, bagian dari Wings Group, pada Selasa (20/01). Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis, khususnya pada bidang rekrutmen dan penyerapan lulusan. Melalui agenda tersebut, UBSI […]

  • Universitas BSI Sukabumi Berbagi Kebahagiaan: Apresiasi untuk Pekerja dan Aparat di Kampus A

    Universitas BSI Kampus Sukabumi Gelar Berbagi Sesama Insan Untuk Wujudkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi menggelar acara Berbagi Sesama Insan pada Jum’at (21/03). Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk petugas kebersihan, layanan pelanggan, petugas keamanan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), serta Bhabinkamtibmas. Tujuan utama dari acara ini adalah mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan kampus dan sekitarnya. Acara ini berlangsung di dua […]

expand_less