Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Ketindihan Bukan Mistis! Pahami Ilmu di Balik Fenomena Ketindihan Saat Tidur

Ketindihan Bukan Mistis! Pahami Ilmu di Balik Fenomena Ketindihan Saat Tidur

  • account_circle LIL
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Pernah bangun tidur tapi badan rasanya kaku, nggak bisa gerak sama sekali, kayak ada yang menindih? Fenomena ini sering kita sebut “ketindihan” atau sleep paralysis. Banyak orang mengaitkannya dengan hal-hal mistis atau diganggu makhluk halus. Padahal, sebenarnya ada penjelasan ilmiah di baliknya, jadi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan supranatural, lho!

Kenapa Ketindihan Itu Terjadi?

Yeni Qonita Mondiani, ahli neurologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menjelaskan bahwa ketindihan itu sebenarnya bagian dari gangguan tidur. Kita mengenalnya sebagai parasomnia. “Parasomnia adalah kondisi saat kita terbangun dari tidur, baik di awal atau saat tidur berlangsung, tapi ini tidak mengubah kualitas atau berapa lama kita tidur,” kata Yeni.

Yeni menjelaskan, tidur itu proses berulang yang normal bagi tubuh. Saat tidur, kesadaran kita menurun. Otak tidak merespons penuh rangsangan dari lingkungan sekitar. Siklus tidur manusia ada lima fase: empat fase Non-Rapid Eye Movement (NREM) dan satu fase Rapid Eye Movement (REM). Kelima siklus ini bisa berulang kali terjadi dalam satu kali tidur.

Fase Tidur

4 Fase Tidur Manusia | sumber: fity.club

Fase 3 dan 4 NREM adalah fase tidur paling dalam. Fase ini membantu mengembalikan kesegaran dan kondisi tubuh kita setelah beraktivitas. Di fase ini, tubuh secara fisiologis gampang sekali terbangun. Gangguan tidur seperti jalan saat tidur (sleep walking) atau teror tidur (sleep terror) sering terjadi di fase ini. Nah, beda dengan NREM, fase REM adalah waktu di mana kita biasanya bermimpi. Di fase inilah sinyal motorik tubuh kita terhambat sangat kuat. Ini alasan kenapa ketindihan bisa terjadi. Ketindihan dianalogikan sebagai kondisi saat tubuh kita masih dalam mode sleep (tidur), tapi otak kita sudah aktif.

Baca Juga: Overthinking Tengah Malam: Kenapa Selalu Muncul Saat Mau Tidur?

Apa Saja Pemicu Ketindihan?

Ketindihan biasanya mulai muncul pertama kali di usia 15 hingga 35 tahun. Kondisi ini bisa muncul sewaktu-waktu dan seringkali kurang tidur menjadi pemicunya. Stres, gangguan kecemasan, dan faktor keturunan juga bisa memicu ketindihan. Beberapa kondisi medis seperti narkolepsi juga bisa menyebabkan ketindihan.

Meskipun ketindihan ada penjelasan ilmiahnya, orang yang mengalaminya seringkali merasa takut, meski mereka sadar dengan apa yang terjadi. Gejala lain yang bisa muncul saat ketindihan adalah halusinasi, terutama jika narkolepsi menjadi penyebabnya.

Bagaimana Cara Mencegah Ketindihan?

Kita bisa mengatasi atau mencegah ketindihan dengan memperbaiki gaya hidup. Caranya, atur pola tidur kita dan terapkan sleep hygiene. Ini termasuk mengatur jam tidur dan bangun secara teratur, membatasi konsumsi kafein, serta mengurangi makanan berlemak dan cepat saji.

Jika gejala ketindihan mulai mengganggu aktivitas harian, dianjurkan kita berkonsultasi ke dokter. Kadang, kita perlu berobat ke dokter spesialis untuk mendapatkan obat antidepresan atau penanganan untuk penyakit penyertanya seperti narkolepsi.

Baca Juga: Scrolling Sebelum Tidur? Kebiasaan Gen Z yang Diam-diam Picu Kecemasan

  • Penulis: LIL

Rekomendasi Untuk Anda

  • persib

    Persib Tundukkan Manila Digger 2-1 Amankan Tiket Fase Grup ACL 2025-2026

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali bergemuruh pada Rabu (13/8/2025) malam. Ribuan bobotoh yang memadati tribun, Persib Bandung memastikan langkah ke fase grup AFC Champions League (ACL) 2025-2026 setelah menaklukkan wakil Filipina, Manila Digger, dengan skor tipis 2-1. Meraih kemenangan ini dengan perjuangan keras. Sejak suara peluit awal, Manila langsung tampil menyerang […]

  • satwa

    Kemunculan Lutung di Kawasan Permukiman Cicantayan Picu Kepanikan Warga

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seekor lutung mendatangi kawasan permukiman warga di Kampung Cibalung, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/2/2026). Kemunculan satwa liar itu langsung membuat warga panik karena lutung terlihat melompat dari atap ke atap rumah dan berpotensi membahayakan anak-anak yang berada di sekitar lokasi. Lutung awalnya muncul di area permukiman bagian bawah, lalu bergerak […]

  • Edukasi Wawasan Nusantara Bangun Karakter Siswa SD

    Edukasi Wawasan Nusantara Bangun Karakter Siswa SD

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Edukasi Wawasan Nusantara menjadi upaya penting untuk membangun karakter nasionalisme generasi muda sejak usia sekolah dasar. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (S1), Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), mengajak siswa mengenal keberagaman budaya Indonesia secara lebih menarik dan interaktif. Kegiatan yang berlangsung pada 15 […]

  • Penghargaan Bergengsi Sukabumi Raih Juara 3 Paritrana Award 2024

    Penghargaan Bergengsi Sukabumi Raih Juara 3 Paritrana Award 2024

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 dalam ajang Paritrana Award Kategori Kabupaten/Kota Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2024. Penghargaan ini diterima dalam acara penganugerahan yang digelar di Aula Gedung Sate, Bandung, pada Sabtu (24/8). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, M. Hasan Asari. […]

  • Penertiban knalpot brong

    Gunakan Knalpot Brong, 13 Sepeda Motor Disita Polres Sukabumi Kota

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Personel Polres Sukabumi Kota menyita belasan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Sabtu (20/4). Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan sebanyak 13 unit sepeda motor dengan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dijadikan barang bukti pelanggaran Lalulintas dan diamankan di kantor […]

  • teknologi

    Integrasi AI, Big Data, dan IoT sebagai Pendorong Transformasi Digital Bisnis Menuju Masa Depan Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kemajuan teknologi digital terus memicu perubahan signifikan dalam sistem informasi, terutama melalui peran Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT). Akibatnya, ketiga inovasi ini mengubah cara bisnis beroperasi, meningkatkan efisiensi, mempercepat pengambilan keputusan, serta membuka peluang di berbagai sektor. Artificial Intelligence Mendorong Efisiensi dan Inovasi AI menjadi motor utama transformasi […]

expand_less