Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » FOMO atau JOMO? Memahami Pilihan Gaya Hidup Digital Generasi Muda

FOMO atau JOMO? Memahami Pilihan Gaya Hidup Digital Generasi Muda

  • account_circle Shinta Nur Septi
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com,  Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Berbagai informasi, tren terbaru, hingga aktivitas orang lain dapat diakses hanya dalam hitungan detik. Kemudahan tersebut memang memberikan banyak manfaat, tetapi juga memengaruhi cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Pesatnya perkembangan teknologi digital juga melahirkan berbagai istilah yang semakin populer di kalangan pengguna media sosial. Dua di antaranya adalah FOMO (Fear of Missing Out) dan JOMO (Joy of Missing Out). Kedua istilah tersebut menggambarkan cara seseorang menyikapi tren, pergaulan, serta aktivitas di dunia digital yang terus berkembang.

Memahami Perbedaan FOMO dan JOMO

FOMO (Fear of Missing Out) menggambarkan perasaan khawatir atau cemas ketika seseorang merasa tertinggal dari pengalaman, pencapaian, maupun aktivitas orang lain. Kondisi ini sering muncul setelah melihat unggahan di media sosial yang menampilkan gaya hidup, perjalanan, prestasi, atau berbagai momen menarik. Akibatnya, banyak orang terdorong untuk terus mengikuti tren agar tidak merasa tertinggal dari lingkungan sekitarnya.

Sebaliknya, JOMO (Joy of Missing Out) mengajak seseorang menikmati setiap pilihan tanpa merasa harus mengikuti semua hal yang sedang populer. Seseorang tetap dapat memanfaatkan media sosial, tetapi mampu menentukan batasan sesuai kebutuhan dan prioritas. Pola pikir ini membantu seseorang lebih fokus pada tujuan pribadi daripada mencari pengakuan atau validasi dari orang lain.

Mengapa Generasi Muda Memilih JOMO?

Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental mendorong semakin banyak generasi muda mengenal dan menerapkan konsep JOMO. Mereka menyadari bahwa mengikuti semua tren bukanlah sebuah keharusan. Setiap orang memiliki tujuan, kemampuan, dan perjalanan hidup yang berbeda sehingga tidak perlu membandingkan diri dengan pencapaian orang lain.

JOMO juga membantu mengurangi tekanan sosial yang sering muncul akibat penggunaan media sosial. Waktu yang sebelumnya digunakan untuk terus memantau aktivitas orang lain dapat dialihkan ke berbagai kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti mengembangkan hobi, mempelajari keterampilan baru, beristirahat, membaca, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat. Kebiasaan tersebut membantu menciptakan keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata.

Gunakan Media Sosial secara Bijak

Media sosial tetap menjadi sarana yang bermanfaat apabila digunakan secara bijaksana. Platform digital dapat membantu seseorang memperoleh informasi, memperluas relasi, mencari inspirasi, meningkatkan pengetahuan, hingga mengembangkan karier. Oleh karena itu, generasi muda tidak perlu menjauhi media sosial, tetapi perlu memahami cara menggunakannya secara sehat dan bertanggung jawab.

Mengatur durasi penggunaan media sosial, memilih konten yang memberikan manfaat, mengurangi paparan konten yang memicu perbandingan sosial, serta lebih fokus pada tujuan pribadi menjadi langkah sederhana untuk menjaga keseimbangan hidup. Pada akhirnya, menikmati setiap proses sesuai kemampuan diri sendiri akan memberikan ketenangan yang lebih besar daripada terus mengikuti tren hanya karena takut merasa tertinggal.

  • Penulis: Shinta Nur Septi
  • Editor: Neng Merly

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebersihan dan Disiplin Jadi Materi Bela Negara Sejak Dini

    Kebersihan dan Disiplin Jadi Materi Bela Negara Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Kebersihan menjadi salah satu nilai yang mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Sukabumi kenalkan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat di SD Negeri Cicadas, Kamis (11/6). Melalui project Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) bertema “Bela Negara Sejak Dini”, Ketua Kelompok Sholah Faridudin bersama tim mengajak 15 siswa kelas III memahami bahwa bela negara dapat dimulai dari […]

  • Pertamina

    BBM Non-Subsidi Naik per Juli 2025, Berikut Daftar Harga Pertamax hingga Dexlite di Pulau Jawa

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Memasuki awal Juli 2025, PT Pertamina (Persero) menerapkan kebijakan terbaru berupa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada Selasa (1 /7). Sejumlah harga BBM resmi mengalami kenaikan di berbagai wilayah, termasuk seluruh provinsi di Pulau Jawa. Kenaikan ini mencakup jenis BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex. Penyesuaian […]

  • Sukabumi 1980

    Sukabumi 1980, Nostalgia Seni Tradisional di Jawa Barat pada Era 1980-an

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Titimangsa bekerjasama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation, sukses menggelar Pagelaran Seni Tradisi “Sukabumi 1980” pada Jum’at (8/12) di Selabintana Conference Resort, Sukabumi. Sukabumi 1980 berhasil menjadi wadah pagelaran seni tradisi asal Sunda. Dengan latar Sukabumi, mengajak penonton untuk bernostalgia dengan suasana Sukabumi pada tahun 1980-an saat pertunjukan seni rakyat pada masyarakat lokal. Pagelaran […]

  • UBSI Sukabumi Tekankan Etika dan Moralitas AI dalam Seminar

    UBSI Sukabumi Tekankan Etika dan Moralitas AI dalam Seminar

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) PSDKU Kota Sukabumi menyelenggarakan Seminar Artificial Intelligence (AI) dengan tema “Smart Machines, Wise Humans: Menjaga Moralitas di Era Kecerdasan Buatan”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 5 Desember 2025, bertempat di Aula UBSI Kampus A, Jl. Cemerlang No.18 Sukakarya, Warudoyong, Sukabumi. Acara berlangsung pukul 12.30–15.00 WIB. Sebanyak 196 […]

  • Insights Day 2 Ramadan Growth untuk Penggerak Bisnis Muda

    Insights Day 2 Ramadan Growth untuk Penggerak Bisnis Muda

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Antusiasme peserta Ramadan Growth: Next Level Innovator terus naik pada hari kedua, 12 Maret 2026. Pada sesi ini, Muhammad S. Ayyub, S.A.K hadir sebagai pemateri dan memberikan pengalaman langsung tentang proses membangun platform kreatif untuk anak muda. Ia membuka diskusi secara hangat dan mendorong peserta memahami langkah awal untuk berkembang. Antusiasme itu terlihat […]

  • Pijar Nusantara Hidupkan Semangat Nasionalisme Siswa SD Negeri 03 Sukamanah

    Pijar Nusantara Hidupkan Semangat Nasionalisme Siswa SD Negeri 03 Sukamanah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa UBSI Sukabumi menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Pijar Nusantara: Mengenal Sejarah, Mencintai Ibu Pertiwi” di SD Negeri 03 Sukamanah pada Senin (27/04). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 – 11.30 WIB dan secara khusus menyasar siswa sekolah dasar untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Berawal dari kekhawatiran terhadap derasnya arus […]

expand_less