Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Minum Teh Setelah Makan: Sehat atau Berisiko?

Minum Teh Setelah Makan: Sehat atau Berisiko?

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Minum teh setelah makan adalah kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang, terutama di budaya Asia. Namun, ada kekhawatiran bahwa kebiasaan ini bisa mengganggu proses penyerapan nutrisi, khususnya zat besi. Hal ini disebabkan oleh kandungan tanin dan asam fitat dalam teh yang bisa berikatan dengan zat besi non-heme dari makanan, sehingga membuat tubuh lebih sulit menyerapnya.

Jika ini terjadi secara terus-menerus, terutama pada orang yang pola makannya rendah zat besi, dapat meningkatkan risiko anemia.

Zat besi sangat penting bagi tubuh untuk membentuk hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan lemas, lesu, hingga gangguan konsentrasi. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan waktu minum teh agar tetap dapat menikmati manfaatnya tanpa mengurangi asupan gizi dari makanan.

Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Mata dari Radiasi Blue Light

Dampak Terhadap Pencernaan

Selain memengaruhi penyerapan zat besi, beberapa jenis seperti teh hitam dan teh hijau bersifat asam dan bisa memicu iritasi lambung, terutama jika mengkonsumsi langsung setelah makan dalam kondisi perut penuh. Beberapa orang melaporkan mengalami ketidaknyamanan pada lambung, seperti perih, kembung, atau mual. Bagi penderita maag atau gangguan lambung lainnya, minum teh setelah makan dapat memperparah gejala.

Para ahli menyarankan agar memberi jeda 1 hingga 2 jam setelah makan sebelum mengonsumsi teh. Tujuannya agar proses pencernaan dan penyerapan nutrisi, terutama zat besi, dapat berlangsung lebih optimal.

Alternatif Minuman Setelah Makan

Jika ingin minum segera setelah makan, air putih adalah pilihan terbaik. Air membantu mencerna makanan tanpa efek samping terhadap penyerapan zat gizi. Orang-orang tetap bisa mengonsumsi  sebagai minuman sehat jika memilih waktu yang tepat.

Memilih Jenis Teh yang Tepat

Selain memperhatikan waktu, kamu juga perlu memilih jenis teh yang tepat. Teh herbal seperti chamomile, peppermint, atau jahe biasanya memberikan efek lebih ringan dan bersahabat untuk lambung dibandingkan dengan teh hitam atau teh hijau. Karena kandungan taninnya rendah, teh herbal tidak banyak mengganggu penyerapan nutrisi. Orang-orang yang memiliki lambung sensitif atau gangguan pencernaan pun cenderung lebih nyaman saat mengonsumsi teh jenis ini setelah makan.

Namun, tetap penting untuk memperhatikan kandungan tambahan dalam teh kemasan, seperti gula atau bahan pengawet, yang justru bisa menambah beban bagi sistem pencernaan. Oleh karena itu, menyeduh teh dari daun teh asli atau bahan herbal alami menjadi pilihan yang lebih baik.

Baca juga : Alternatif Pengobatan Ginjal Lewat Tanaman Herbal

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Rempah Tradisional yang Ampuh Meredakan Flu secara Alami| Sumber: Halodoc

    6 Rempah Tradisional yang Ampuh Meredakan Flu secara Alami

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Flu merupakan penyakit yang umum dialami banyak orang, terutama saat musim hujan karena perubahan cuaca. Gejala yang ditimbulkan berupa demam, batuk, pilek, dan tenggorokan gatal yang dapat memicu terganggunya aktivitas sehari-hari. Namun, kalian tidak perlu cemas atau khawatir untuk mengatasi gejala tersebut tidak harus melulu meminum obat-obatan untuk meredakannya. Ada tips untuk mengatasi […]

  • Mobil Pick Up Bermuatan Besi Nyaris Terbalik di Cibeureum

    Mobil Pick Up Bermuatan Besi Nyaris Terbalik di Cibeureum

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mobil Pick Up bermuatan besi nyaris terbalik di Overpass Cibeureum Sukabumi mencuri perhatian publik setelah sebuah kendaraan angkutan barang mengalami momen menegangkan pada Rabu (15/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden tersebut terjadi ketika mobil melintasi tanjakan tajam di Jalur Lingkar Selatan. Muatan besi kemudian memicu bagian depan kendaraan terangkat cukup tinggi. Muatan besi […]

  • Sistem Informasi

    Universitas BSI Kampus Sukabumi Perkuat Implementasi Kurikulum OBE pada Prodi Sistem Informasi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz– Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi terus memperkuat implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (20/2) pukul 09.00–11.00 WIB melalui Zoom Meeting. Selain itu, para dosen homebase dan dosen pengampu mata kuliah turut berpartisipasi aktif dalam […]

  • Indonesia U-19 Taklukkan Thailand, Raih Gelar Piala ASEAN 2024

    Indonesia U-19 Taklukkan Thailand, Raih Gelar Piala ASEAN 2024

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih gelar juara Piala ASEAN U-19 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan skor tipis 1-0 di laga final yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Gol kemenangan dicetak oleh Jens Raven, membawa Indonesia meraih gelar kedua dalam sejarah turnamen ini. Indonesia memulai pertandingan dengan agresif, langsung menekan sejak […]

  • isra mi'raj

    Menggali Hikmah di Balik Peristiwa Isra Mi’raj

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Isra Mi’raj adalah dua perjalanan Rasulullah SAW yang terjadi dalam satu malam. Dalam Isra, Allah SWT memberangkatkan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Kemudian, dalam Mi’raj, Allah mengangkat Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa ke langit hingga Sidratulmuntaha. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian. […]

  • Myanmar

    Dijanjikan Pekerjaan di Thailand, 11 Warga Sukabumi Justru Disekap di Myanmar

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi mengungkap adanya dugaan belasan warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan saat ini disekap di Myanmar. Pada awalnya terdapat enam korban yang melapor, kemudian jumlah tersebut bertambah dua orang sehingga total menjadi delapan korban yang telah melapor. Namun, masih ada […]

expand_less