Kimchi, Makanan Khas Korea yang Selalu Jadi Pelengkap Favorit
- account_circle Ardila Khaylila
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hidangan fermentasi khas Korea yang sering hadir sebagai pelengkap | Sumber: Pinterest
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Kimchi makanan khas Korea yang sudah populer luas di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hidangan ini berupa sayuran yang melalui proses fermentasi dengan bumbu khas Korea. Rasanya cenderung pedas, asam, gurih, dan memiliki aroma yang kuat.
Masyarakat Korea biasa menyantap kimchi sebagai makanan pendamping. Mereka bisa menikmatinya bersama nasi, mi, daging panggang, hingga berbagai hidangan khas Korea lainnya. Selain sebagai pelengkap, hidangan ini juga memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian penting dari budaya makan masyarakat Korea.
Kimchi Terbuat dari Apa?
Kimchi memiliki banyak jenis dengan bahan yang berbeda. Salah satu yang paling populer menggunakan sawi putih sebagai bahan utama. Pembuatnya mencampurkan sawi dengan garam, lalu membumbuinya menggunakan bubuk cabai Korea atau gochugaru, bawang putih, jahe, daun bawang, dan bahan lainnya.
Setelah itu, proses fermentasi membuat hidangan tersebut menghasilkan rasa asam dan aroma khas. Lama fermentasi juga dapat memengaruhi cita rasanya. Kimchi yang masih muda biasanya memiliki rasa lebih segar, sedangkan hidangan yang telah lama melalui proses fermentasi cenderung memiliki rasa asam yang lebih kuat.
Selain sawi putih, masyarakat Korea juga membuat hidangan fermentasi ini dari lobak, mentimun, daun bawang, dan berbagai jenis sayuran lainnya. Perbedaan bahan tersebut menghasilkan banyak variasi rasa dan bentuk.
Makanan Fermentasi yang Jadi Warisan Korea
Kimchi tidak hanya hadir sebagai makanan sehari-hari. Masyarakat Korea memiliki tradisi kimjang, yaitu kegiatan membuat dan menyiapkan hidangan tersebut dalam jumlah banyak untuk persediaan. Tradisi ini juga menjadi momen bagi keluarga dan masyarakat untuk berkumpul serta bekerja bersama.
UNESCO memasukkan Kimjang, Making and Sharing Kimchi in the Republic of Korea ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda pada 2013. Pengakuan tersebut menunjukkan pentingnya hidangan ini dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Korea.
Popularitas budaya Korea melalui drama, musik, dan konten kuliner turut membuat makanan fermentasi ini semakin populer di berbagai negara. Kini, hidangan tersebut tidak hanya muncul di restoran Korea, tetapi juga hadir dalam berbagai kreasi makanan seperti nasi goreng, mi, pancake, hingga burger.
Dengan rasa yang khas dan proses pembuatan yang unik, hidangan fermentasi ini menjadi salah satu makanan Korea yang punya ciri khas kuat. Bagi pencinta kuliner yang ingin mencoba cita rasa khas Korea, kimchi bisa menjadi salah satu pilihan menarik untuk dicicipi.
- Penulis: Ardila Khaylila
- Editor: Ardila Khaylila
