Berita

Youth Development Programme 2026! Angkat Peran Pola Pikir Anak Muda Hadapi Tantangan Energi Global

2
×

Youth Development Programme 2026! Angkat Peran Pola Pikir Anak Muda Hadapi Tantangan Energi Global

Sebarkan artikel ini
Youth Development Programme 2026
Youth Development Programme 2026 secara daring pada Rabu, (25/02). | Sumber: Doc. Istimewa

Sesi sambutan kemudian berlanjut kepada Deputi Presiden IDN Global, Dr. Efi Yuliana Siregar. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa energi dan kepemimpinan global merupakan dua faktor strategis yang menentukan arah pembangunan masa depan.

“Kepemimpinan global dan energi adalah dua faktor utama pembangunan. Pola pikir generasi muda harus dipersiapkan sejak sekarang,” tegasnya.

Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi dan sumber daya. Kesiapan itu juga mencakup kemampuan adaptasi, kolaborasi lintas negara, serta visi kepemimpinan yang berkelanjutan. Ia membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan diaspora Indonesia yang tersebar di lima benua. Langkah ini menjadi strategi untuk memperkuat jejaring global dan pertukaran pengetahuan.

Pemerintah Tekankan Kolaborasi dan Sinergi

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, yang mewakili Wali Kota Sukabumi, secara resmi membuka acara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

“Kata kunci pembangunan adalah kolaborasi dan sinergitas. Dengan tujuan yang sama dan peran masing-masing, kita dapat mewujudkan pembangunan yang berdampak nyata,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam arus perubahan global. Dengan mendorong mereka agar mengambil peran aktif melalui inovasi, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.

Dorong Generasi Muda Bermental Growth Mindset

Pada sesi inti, para narasumber mengulas perbedaan antara growth mindset dan fixed mindset. Tujuan agenda dalam rangka mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam mendukung energi berkelanjutan serta memperkuat kepemimpinan yang inklusif. Mereka menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk menghadirkan inovasi. Anak muda mampu membangun kolaborasi dan merancang solusi jangka panjang guna menjawab berbagai tantangan masa depan.

Melalui Youth Development Programme 2026, penyelenggara berharap generasi muda tidak hanya menjadi konsumen energi, tetapi tumbuh sebagai inovator yang mampu menghadirkan solusi konkret atas tantangan energi global serta berkontribusi menuju Indonesia Emas.

Baca Juga : Jawa Barat Siap Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045