Berita

Monitoring Berkala Dorong Kemajuan Bank Sampah IPPEC Sukabumi

67
×

Monitoring Berkala Dorong Kemajuan Bank Sampah IPPEC Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Tim Hibah Prodi SIA UBSI Sukabumi Perkuat Bank Sampah IPPEC Lewat Monitoring dan Evaluasi Produksi Maggot, Sabtu (06/12) | Doc: Istimewa

Sukabumihitz – Tim Hibah Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Prodi SIA  UBSI Sukabumi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi bersama Bank Sampah IPPEC Sukabumi pada Sabtu (06/12). Kegiatan ini bertujuan menilai progres program. Selain itu, tim memperkuat hasil pelatihan diversifikasi produk maggot. Tim juga menyusun strategi lanjutan agar produk mitra lebih cepat masuk pasar.

Lis Saumi Ramdhani memimpin kegiatan sebagai ketua tim hibah. Ia bekerja bersama Yusti Farlina dan Andi Riyanto. Dua mahasiswa pendamping, Saela Nurusysyifa dan Asti Septiani, turut terlibat aktif. Program ini memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia untuk Tahun Pendanaan 2025.

Tim meninjau area produksi secara langsung. Mereka memastikan setiap tahapan pengolahan maggot berjalan konsisten. Tim juga mencocokkan praktik lapangan dengan materi pelatihan yang telah diberikan sebelumnya. Selain itu, tim memeriksa pemanfaatan alat produksi. Mereka mengevaluasi penggunaan aplikasi pencatatan keuangan. Tujuannya agar mitra menjalankan produksi dan administrasi secara lebih tertib dan terukur.

Kegiatan ini memusatkan evaluasi pada efektivitas produksi. Mereka juga menilai manajemen operasional dan strategi pemasaran. Pendampingan berfokus pada penguatan branding produk untuk mendorong perluasan distribusi melalui platform digital.

Baca juga: Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Bank Sampah IPPEC Go Online

Lis Saumi Ramdhani menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi rutin untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan.

“Monitoring ini bukan semata menilai hasil, tetapi memetakan hambatan yang nyata agar kami dapat memberi pendampingan yang lebih tepat sasaran. Tujuan akhir kita adalah membantu mitra tidak hanya memproduksi, tetapi juga memasarkan produk yang layak dan berkelanjutan,” tutur Lis.

Kegiatan monitoring membuka ruang dialog yang produktif. Tim memperoleh gambaran jelas terkait progres mitra. Tim juga menemukan beberapa aspek yang perlu segera dibenahi.

Fokus perbaikan meliputi standarisasi kemasan. Tim juga menyoroti pentingnya pencatatan produksi yang lebih rapi. Ke depan, tim akan menyiapkan modul lanjutan. Pendampingan teknis juga akan diperkuat. Hasil monitoring merekomendasikan penerapan standar mutu sederhana. Tim mendorong perbaikan label dan kemasan untuk pasar ritel lokal. Selain itu, tim menyusun rencana uji pasar terbatas untuk produk unggulan.

Kegiatan ini menegaskan komitmen tim PKM dalam menghubungkan keahlian akademik dengan kebutuhan masyarakat. Fokus utama terletak pada pemberdayaan ekonomi berbasis limbah organik.

Melalui tindak lanjut yang terarah, tim berharap Bank Sampah IPPEC Sukabumi meningkatkan kapasitas produksi. Harapan lainnya yaitu memperluas jaringan pasar. Dengan begitu, pengolahan limbah organik dapat memberi nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sukabumi.

Baca juga: Bank Sampah IPPEC Kolaborasi Wujudkan Inovasi Pengelolaan Sampah Digital di Sukabumi