Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bank Sampah IPPEC Kolaborasi Wujudkan Inovasi Pengelolaan Sampah Digital di Sukabumi

Bank Sampah IPPEC Kolaborasi Wujudkan Inovasi Pengelolaan Sampah Digital di Sukabumi

  • account_circle Rifa Fitriyani
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Pada hari Minggu (29/06), tim dosen dari Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) UBSI Kampus Kota Sukabumi menggandeng pengurus Bank Sampah IPPEC dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas solusi pengelolaan sampah berbasis teknologi. Kolaborasi ini menjadi bagian dari program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek yang mendorong perguruan tinggi berkontribusi langsung pada isu-isu sosial dan lingkungan.

Selama diskusi berlangsung, para dosen dan pengurus IPPEC memetakan tantangan utama dalam operasional bank sampah, seperti pencatatan transaksi yang masih manual, pelacakan jenis sampah yang belum sistematis, serta pelaporan keuangan yang kurang efisien. Untuk menjawab persoalan tersebut, mereka menyepakati pengembangan sistem informasi akuntansi digital yang mampu mengintegrasikan seluruh proses secara otomatis dan transparan.

Lis Saumi Ramdhani, M.Kom, yang memimpin tim hibah dari Prodi SIA, menegaskan bahwa pihaknya ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga ramah pengguna. “Kami melihat peluang besar untuk mempermudah pengelolaan sampah melalui sistem digital yang sederhana namun efektif. Ini bukan sekadar proyek akademik, tapi solusi langsung bagi masyarakat,” ujar Lis.

Baca juga: Mahasiswa Ciptakan Lingkungan Nyaman di Ruang Publik Terpadu Anak

Tim dosen langsung menyusun rencana kerja yang mencakup pengembangan aplikasi digital berbasis web atau mobile. Mereka merancang fitur untuk pencatatan transaksi, pelacakan arus sampah, hingga pelaporan keuangan otomatis. Selain itu, mereka juga menyiapkan program pelatihan agar para pengurus dan warga dapat menggunakan sistem tersebut secara mandiri dan konsisten.

Agus Saparudin dari Bank Sampah IPPEC mengapresiasi kerja sama ini. Menurutnya, teknologi akan memberikan kemudahan dalam memantau pergerakan sampah dan meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan. “Kami siap menerapkan sistem ini demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan lingkungan,” kata Agus.

Tim menargetkan uji coba sistem dalam enam bulan ke depan, dimulai dari Bank Sampah IPPEC sebagai proyek percontohan. Setelah uji coba selesai, mereka berencana memperluas penggunaan sistem ke bank sampah lain di wilayah Sukabumi.

Kolaborasi ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Dengan menggabungkan peran akademisi dan komunitas lingkungan, program ini sekaligus mendorong lahirnya model ekonomi sirkular yang lebih kuat di tingkat lokal.

Lis menutup diskusi dengan optimisme tinggi. Ia percaya bahwa transformasi digital dalam pengelolaan sampah bisa tercapai melalui sinergi antara ilmu pengetahuan dan keterlibatan warga. “Kami ingin menjadikan teknologi sebagai alat pemberdayaan, bukan sekadar alat bantu,” ujarnya.

Melalui dukungan penuh dari DPPM Kemdiktisaintek, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Sukabumi berkomitmen menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan. Langkah awal ini menandai babak baru dalam pengelolaan sampah digital di Sukabumi.

Baca juga: Minggu Ceria Anak-anak: Belajar, Membaca, dan Menggambar Bareng di Lapak Literasi

 

  • Penulis: Rifa Fitriyani

Rekomendasi Untuk Anda

  • When The Phone Rings

    Drama Korea When The Phone Rings Menuai Kritik Pedas Akibat Penggambaran Kontroversial Konflik Palestina-Israel

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Drama Korea When The Phone Rings resmi mengakhiri perjalanannya pada Sabtu (4/1) dengan episode ke-12. Namun, alih-alih mendapat sambutan hangat, episode terakhir drama ini justru menuai kecaman publik. Penyebabnya, penggambaran konflik dalam cerita dinilai kontroversial karena menyentuh isu sensitif Palestina-Israel. Dalam adegan yang menjadi pusat kontroversi, karakter Na Yu Ri (Jang Gyu Ri) […]

  • Curug Awang & Curug Cigangsa di Sukabumi.

    6 Curug Hitz di Sukabumi, Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Salsabila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Sukabumi memiliki banyak destinasi wisata alam yang cocok dikunjungi saat libur sekolah. Selain pantai dan kawasan pegunungan, daerah ini juga menyimpan beragam air terjun atau curug dengan panorama yang masih alami. Udara yang sejuk, suara gemericik air, serta pepohonan hijau di sekitarnya membuat wisata curug menjadi pilihan tepat untuk melepas penat bersama keluarga […]

  • Gunung Gede Pangrango

    Catat Tanggalnya! Gunung Gede Pangrango Tutup Mulai Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengumumkan penutupan sementara kegiatan pendakian ke kawasan tersebut mulai 31 Desember 2023. Kepala Balai Besar TNGGP, Sapto Aji Prabowo, menyampaikan pengumuman ini pada Selasa (19/12). “Kegiatan pendakian ke Gunung Gede Pangrango tutup sementara untuk umum mulai 31 Desember 2023 sampai dengan 31 Maret 2024,” ujar […]

  • Hipertensi Sering Tak Bergejala, Cek Tekanan Darah Secara Rutin |Sumber: Halodoc

    Waspadai Hipertensi! Kenali Tanda, Penyebab, dan Dampaknya bagi Jantung

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz –  Hipertensi, atau yang lebih dikenal sebagai darah tinggi, adalah kondisi ketika tekanan dalam pembuluh darah seseorang secara konsisten melebihi batas normal. Umumnya, tekanan darah sehat berada di kisaran 120/80 mmHg. Jika angkanya terus berada di atas 140/90 mmHg, kondisi ini perlu diwaspadai karena berisiko memicu berbagai penyakit serius. Masalah ini bisa berbahaya karena […]

  • Ketika Ilmu Menyinari Hati, dan Harta Membutakan Jiwa

    Ketika Ilmu Menyinari Hati, dan Harta Membutakan Jiwa

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang berlomba mengumpulkan harta agar orang lain menganggap mereka sukses. Padahal, Islam mengajarkan bahwa ukuran kemuliaan bukan terletak pada banyaknya harta, melainkan pada ilmu yang mereka miliki. Ilmu memiliki kedudukan lebih tinggi di hati karena mampu memberikan manfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, bahkan sampai setelah kematian. […]

  • Merdeka Belajar : Kurikulum Abadi Pendidikan Indonesia

    Merdeka Belajar : Kurikulum Abadi Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Kalimat Ki Hajar Dewantara, “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”, menjadi landasan yang kokoh bagi pendidikan di Indonesia. Filosofi tersebut mengajarkan betapa pentingnya memiliki impian tinggi (ing ngarsa sung tuladha), kemudian mengambil langkah-langkah konkrit untuk mewujudkannya (ing madya mangun karsa), serta tidak lupa memberikan bantuan kepada mereka yang […]

expand_less