Acara berlangsung interaktif di bawah arahan moderator Taufik Hidayatulloh, M.Kom, yang memandu setiap sesi dengan menarik. Sementara itu, MC Iyad Supriadin dan Aulia Akhira mendukung jalannya kegiatan, menjaga ritme tetap hidup dan suasana tetap hangat.
AI sebagai Peluang Ekonomi Baru
Melalui pelatihan langsung, peserta belajar menggunakan AI untuk memproduksi konten kreatif dan memahami cara distribusi yang efektif agar karya digital mereka memiliki nilai ekonomi. Pemateri juga mengulas etika penggunaan AI, terutama bagi siswa dan pendidik yang menjadi bagian dari ekosistem pendidikan.
Peserta memperoleh sejumlah fasilitas, mulai dari sertifikat resmi, konsumsi, souvenir, hingga informasi beasiswa UBSI. UBSI juga menawarkan biaya pendaftaran yang berbeda sesuai kategori peserta. Sementara itu, sekolah undangan mendapatkan fasilitas gratis untuk mendukung peningkatan literasi digital secara merata.
Mendorong Sinergi Pendidikan dan Industri
Antusiasme peserta dari berbagai wilayah begitu tinggi. Mereka terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap sesi dan menunjukkan keinginan kuat untuk mendalami materi AI. Suasana penuh energi ini mencerminkan besarnya minat masyarakat dalam mengembangkan kemampuan di bidang teknologi yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, UBSI tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga menyatukan sektor pendidikan, industri, dan perbankan. Kolaborasi ini bertujuan memperluas pemanfaatan teknologi secara positif. Diharapkan, upaya tersebut dapat membentuk ekosistem digital yang lebih maju sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di sektor pendidikan Indonesia.
Baca Juga: Dukung Pemberdayaan Masyarakat, UBSI Bekali LKD Karangtengah dengan Keterampilan AI dan Video Kreatif














