Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penganiayaan di Sukabumi ODGJ Bacok Warga dengan Golok

Penganiayaan di Sukabumi ODGJ Bacok Warga dengan Golok

  • account_circle Dian
  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Insiden penganiayaan menggemparkan warga Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Seorang pria bernama Yamin Suryadi (57) mengalami luka bacok setelah diserang oleh Mustopa, seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/7), sekitar pukul 05.30 WIB.

Mustopa secara tiba-tiba mendobrak pintu rumah Yamin dan menyerangnya dengan golok. Kepala Desa Jayanti, Nandang, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menyebabkan Yamin menderita luka serius di bagian kepala, bibir, dan paha.

“Pelaku ODGJ ini setelah masuk langsung membacok melukai korban menggunakan senjata tajam golok, sehingga korban mengalami luka pada bagian kepala, bibir, dan paha,” jelas Nandang, mengutip dari radarsukabumi.

Korban yang terluka parah langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar keributan tersebut segera berdatangan untuk memberikan bantuan. Petugas segera mengevakuasi Yamin dan membawanya ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, Mustopa berhasil melarikan diri.

Baca juga: Peran Kewirausahaan dalam Membuka Peluang Karir bagi Mahasiswa

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Desa Jayanti. Pemerintah desa bersama dengan aparat terkait segera mengadakan rapat koordinasi untuk merumuskan langkah-langkah antisipasi dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan di kantor desa untuk merumuskan warga tetap waspada dan melakukan penyisiran untuk menangkap terduga pelaku ODGJ itu untuk ditindaklanjut penanganannya,” terang Nandang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Sukabumi, TNI, dan Polsek setempat masih melakukan pencarian terhadap Mustopa yang melarikan diri ke hutan sekitar Desa Jayanti. Pihak keluarga korban telah menyerahkan penanganan pelaku kepada pihak berwenang, yang nantinya akan melibatkan pihak kesehatan dan Dinas Sosial melalui TKSK Kecamatan Palabuhanratu.

Pemerintah Desa Jayanti mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada. Pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Baca juga: Motif Harta, Pelaku Pembunuhan Ibu Rumah Tangga di Sukabumi Terancam Hukuman Berat

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapor Diri dan Penyerahan Peserta Kampus Mengajar Angkatan 7 Kepada Dinas Pendidikan

    Penyerahan Mahasiswa Kampus Mengajar 7 di SDN Surakarya 01 Menandai Awal Perjalanan Kampus Mengajar 2024

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 7 pada tahun 2024 merupakan bagian dari Program Kampus Merdeka. Ini adalah peluang bagi mahasiswa untuk belajar di luar lingkungan kampus selama satu semester. Mahasiswa berperan sebagai mitra guru guna mengembangkan inovasi pembelajaran dan menciptakan strategi pembelajaran yang kreatif dan menarik. Tak lupa, ini juga akan meningkatkan kemampuan mereka […]

  • ubsi juara

    Raih Juara 2 FUBA Cup 2026, Mahasiswa UBSI Kaliabang Buktikan Mental Juara

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang patut berbangga. Muhammad Sayyid Az Zahiri, mahasiswa semester 2 Program Studi Teknologi Informatika, berhasil meraih Juara 2 kategori ganda putra dalam ajang bulutangkis 7th FUBA Cup 2026. Turnamen ini berlangsung pada 16-18 April 2026 lalu. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UBSI mampu bersaing di kancah provinsi, terutama dalam olahraga bulutangkis. Sementara itu, kompetisi […]

  • Stres Rutinitas Modern dan Era Digital: Strategi Menjaga Kesehatan Mental Tetap Seimbang

    Stres Rutinitas Modern dan Era Digital: Strategi Menjaga Kesehatan Mental Tetap Seimbang

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Hidup di era modern membawa kenyamanan sekaligus tekanan yang besar. Aktivitas yang padat, tuntutan pekerjaan, persaingan akademik, hingga eksposur media sosial membuat banyak orang merasa stres, cemas, atau mudah lelah secara mental. Dalam kondisi ini, menjaga kesehatan mental menjadi sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Kesejahteraan psikologis bukan hanya soal menghindari gangguan mental, […]

  • cacing

    Infeksi Cacing Gelang dan Komplikasi TB, Penyebab Balita Asal Sukabumi Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim medis RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi membeberkan fakta medis terkait meninggalnya Raya balita asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada (22/7). Hasil pemeriksaan menunjukkan, tubuh Raya dipenuhi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) yang telah menimbulkan komplikasi serius. Klarifikasi resmi disampaikan oleh dr. Irfan Nugraha selaku Humas RSUD R Syamsudin […]

  • Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ribuan anak muda turun ke jalan di berbagai kota Nepal setelah pemerintah memblokir lebih dari 20 platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Mereka menuntut pencabutan larangan tersebut sekaligus menekan pemerintah agar segera memberantas korupsi. Bentrokan Menelan Korban Jiwa Ketegangan meningkat ketika massa mencoba masuk ke kompleks parlemen di Kathmandu. Polisi […]

  • Jalur Rel Longsor Ganggu Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi

    Jalur Rel Longsor Ganggu Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Longsor Cibeber–Lampegan pada Minggu malam, 19 April 2026, menghambat perjalanan KA Siliwangi tujuan Sukabumi. Material tanah menutup jalur rel antara Stasiun Cibeber serta Lampegan, Kabupaten Cianjur, sehingga kereta tidak dapat melintas untuk sementara waktu. Kondisi tersebut langsung memengaruhi operasional kereta api. Petugas menghentikan perjalanan KA Siliwangi karena mereka harus memastikan jalur aman sebelum […]

expand_less