BeritaPendidikan

Global Youth Congress 2026, UBSI Raih Kesempatan Tampil di Forum Dunia

5
×

Global Youth Congress 2026, UBSI Raih Kesempatan Tampil di Forum Dunia

Sebarkan artikel ini
Global Youth Congress 2026 Jadi Ajang UBSI di Kancah Internasional | Sumber: Dok. Istimewa

Sukabumihitz Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional. Kali ini, UBSI mengirim delegasi untuk mewakili Indonesia pada ajang Global Youth Congress (GYC) 2026 di Bangkok, Thailand. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, pada 2–4 Juli 2026.

Delegasi UBSI terdiri atas Cicih Nuraeni, dosen Program Studi Sastra Inggris, serta dua mahasiswa berprestasi. Mereka adalah Kayla Shabirah Putri dari Program Studi Ilmu Komunikasi dan Bella Amelia dari Program Studi Sistem Informasi.

Baca Juga: Belajar 10 Menit Setiap Hari Lebih Efektif dari Sistem Kebut Semalam

Selain itu, ketiga delegasi tersebut akan bergabung dengan ratusan peserta dari berbagai negara. Mereka akan mengikuti forum kepemudaan yang membahas agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Bawa Semangat Pemuda Indonesia

Cicih Nuraeni menyampaikan rasa syukur dan antusias atas kesempatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan delegasi UBSI menunjukkan komitmen kampus dalam mencetak generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global.

“Keikutsertaan kami dalam ajang bergengsi ini merupakan hasil dari persiapan matang dan dedikasi penuh. Kami ingin membawa perspektif akademis sekaligus aksi nyata dari pemuda Indonesia ke panggung internasional,” ujar Cicih di Jakarta, Kamis (11/6).

Forum Internasional Bahas SDGs

Global Youth Congress merupakan bagian dari Global Youth Conference on SDGs. Forum tahunan ini mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk membangun jejaring internasional dan memperkuat kolaborasi.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga mendorong peserta bertukar gagasan dan mencari solusi atas berbagai persoalan global. Sementara itu, pemuda dari kawasan Asia Pasifik dan Indonesia memiliki peran penting dalam menggerakkan berbagai inisiatif positif.

Selama tiga hari kegiatan, para delegasi akan mengikuti berbagai agenda. Kegiatan tersebut meliputi Youth Conference, Project Collaboration, SDGs Training, Innovation Speech, dan Volunteering Exchange.

Lebih lanjut, berbagai program tersebut membantu peserta mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kreativitas, serta wawasan global. Dengan begitu, peserta dapat memperluas pengalaman sekaligus membangun kerja sama internasional.

Soroti Pendidikan dan Kesetaraan Gender

Cicih menjelaskan bahwa delegasi UBSI akan membawa sejumlah isu penting yang berkaitan dengan SDGs. Karena itu, mereka memilih isu yang sesuai dengan latar belakang keilmuan masing-masing.

“Fokus utama kami di sana adalah menyuarakan isu-isu keberlanjutan, khususnya yang berkaitan dengan akses pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami untuk belajar, berbagi praktik baik, dan berkolaborasi langsung dengan delegasi dari berbagai negara di Asia Pasifik dan dunia,” jelas Cicih.

Partisipasi dosen dan mahasiswa UBSI memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat kontribusi pemuda Indonesia pada tingkat global.

Baca Juga: Budaya Literasi Bantu Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa

Oleh karena itu, langkah ini sejalan dengan visi UBSI yang terus mendorong sivitas akademika untuk berinovasi dan berkolaborasi. Kampus juga ingin menghadirkan solusi positif bagi berbagai tantangan global.

Harap Mahasiswa Perluas Jejaring Global

Cicih berharap kedua mahasiswa yang tergabung dalam delegasi mampu memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Menurutnya, pengalaman internasional akan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.

“Saya berharap Bella dan Kayla bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan membangun jejaring internasional seluas mungkin. Kehadiran kami di Bangkok membuktikan bahwa UBSI tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga siap memberikan sumbangsih nyata dalam menjawab tantangan global,” pungkas Cicih.

Pada akhirnya, keikutsertaan delegasi UBSI dalam Global Youth Congress 2026 dapat membawa pengalaman baru sekaligus memperluas jejaring internasional. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dan dosen juga dapat memperkuat peran pemuda Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.