Edukasi Etika Digital: Mahasiswa Ajak Siswa SMPN 7 Sukabumi Pecahkan Dilema Sosial
- account_circle Akira Seva
- calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi siswa SMP Negeri 7 Kota Sukabumi pada Rabu (21/10), pukul 07.30–11.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan edukasi etika dengan mengangkat tema “Escape Room: The Digital Dilemma, Misi Memecahkan Kasus Etika”.
Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa berusia 12–15 tahun sebagai generasi digital native mengenai pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi. Pelaksanaannya melibatkan delapan mahasiswa, yaitu Akira Seva, Dhiyaa Liandra, Resta Restiani, Zhilfia Naurah Shafwah Apresta, Ambar Ramah Sejati, Mohamad Zavad Arya Fahren, Achmad Fauzan, dan Azello Fabian Cristoper.
Tingkatkan Kesadaran Siswa terhadap Etika dan Interaksi Sosial
Pengabdian kepada Masyarakat melalui edukasi menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung dunia pendidikan, terutama dalam menanamkan pentingnya etika berinteraksi dan membangun perilaku positif di lingkungan sekolah.
Kesadaran siswa terhadap etika menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai persoalan, seperti cyberbullying dan penilaian negatif (peer judgment) yang mampu memicu social anxiety. Sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan tersebut, mahasiswa UBSI menyelenggarakan edukasi untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menerapkan etika dalam berinteraksi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menanamkan nilai-nilai positif, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat karakter siswa sejak dini (character building).
Pendekatan Interaktif dalam Edukasi Etika Digital
Mahasiswa UBSI menerapkan metode pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) dan pengalaman nyata (experiential learning) untuk menciptakan suasana edukasi yang interaktif. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat, serta memahami dampak dan perilaku dari setiap tindakan.
Salah satu kegiatan yang dihadirkan adalah permainan edukatif bertajuk Escape Room: The Digital Dilemma, yang mengajak siswa mengikuti simulasi untuk memecahkan berbagai kasus terkait dilema etika. Dalam pelaksanaannya, siswa terlibat langsung dalam proses menganalisis hingga menemukan solusi atas permasalahan. Simulasi ini juga membantu siswa mengenali konsekuensi dari tindakan mereka, baik saat berinteraksi secara langsung maupun melalui media digital.
Selain itu, mahasiswa mengajak siswa mengenali pola pikir yang memicu ketakutan berlebihan terhadap penilaian orang lain serta memahami pentingnya mempertimbangkan dampak perilaku. Pembelajaran ini turut mendorong penguatan harga diri (self-esteem) agar siswa lebih percaya diri dalam menghadapi lingkungan sosial.
Bangun Keberanian dan Kepedulian dalam Berinteraksi
Mahasiswa UBSI berharap edukasi ini dapat membantu siswa memahami etika dan empati sebagai nilai moral dalam kehidupan. Selain itu, edukasi ini mengajak siswa mengatasi kecemasan sosial, meningkatkan keberanian dalam berpendapat dan mengekspresikan diri.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa UBSI dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda. Melalui edukasi ini, mahasiswa berharap siswa mampu menerapkan etika, empati, dan kepercayaan diri di dunia digital maupun dalam kehidupan sehari-hari.
- Penulis: Akira Seva
- Editor: Shinta Nur Septi
