Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ratusan Mahasiswa Sukabumi Gelar Aksi Protes di DPRD, Soroti Pemangkasan Anggaran Pendidikan

Ratusan Mahasiswa Sukabumi Gelar Aksi Protes di DPRD, Soroti Pemangkasan Anggaran Pendidikan

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Sukabumi, termasuk Universitas Nusa Putra, Universitas Bina Sarana Informatika Sukabumi, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Linggabuana, dan Institut Madani Nusantara, menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi pada Jumat (21/2/2025), mulai pukul 13.00 WIB. Aksi yang bertajuk ‘Indonesia Gelap’ ini menjadi wujud protes terhadap kebijakan pemerintah yang ternilai merugikan rakyat, terutama dalam sektor pendidikan.

Pantauan pada lokasi, gerbang kantor DPRD Kota Sukabumi  sudah terpasang kawat berduri sebagai langkah pengamanan. Selain itu, aparat kepolisian tampak berjaga untuk mengawasi jalannya aksi. Para mahasiswa mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang mengarah pada pemangkasan anggaran sebesar Rp306,7 triliun, dengan dampak signifikan pada sektor pendidikan.

Dalam orasi mereka, mahasiswa menegaskan bahwa pemangkasan anggaran pendidikan berpotensi memperburuk akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas.

Mereka menilai kebijakan efisiensi anggaran yang pemerintah terapkan justru mengabaikan hak dasar rakyat untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. Oleh karena itu, para mahasiswa menuntut agar pemerintah mempertimbangkan kembali langkah tersebut.

Selain masalah anggaran pendidikan, para demonstran juga menyuarakan kritik terhadap kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka menilai bahwa program tersebut belum efektif dan tepat sasaran, sehingga perlu melakukan evaluasi menyeluruh terkait pengalokasian anggaran dan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat. “Program ini seharusnya dievaluasi agar lebih tepat sasaran dan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Baca juga: Membangun Desa Digital: Inovasi Mahasiswa dan Warga di Desa Perbawati

Tak hanya itu, mahasiswa juga menuntut agar kebijakan yang berbasis riset ilmiah lebih mengutamakan dalam pembuatan keputusan pemerintah. Mereka menganggap pemerintah mengambil banyak kebijakan tanpa kajian mendalam, yang akhirnya justru merugikan masyarakat.

Selain isu pendidikan, para mahasiswa juga mendesak agar pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Mereka berpendapat bahwa regulasi ini sangat penting untuk memberantas korupsi dan mengembalikan aset negara yang pihak-pihak tidak bertanggung jawab salahgunakan. Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah mengevaluasi Undang-Undang Mineral dan Batu Bara, yang memungkinkan perguruan tinggi terlibat sebagai pihak ketiga dalam pengelolaan tambang. Para mahasiswa menganggap kebijakan tersebut bisa menyimpangkan fungsi utama perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan dan riset.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asy’ari, menanggapi aksi tersebut dengan mengatakan bahwa aspirasi mahasiswa akan tersampaikan ke DPR RI. “Apa yang disampaikan oleh mahasiswa sangat realistis dan berbasis fakta di lapangan. Saya sangat menghargai kajian yang mereka bawa, dan ini akan kami sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Rojab juga menyatakan bahwa meskipun ada pemangkasan anggaran dalam beberapa sektor, tetap mempertahankan anggaran pendidikan. Pemerintah Kota Sukabumi akan mempertahankan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBD sesuai dengan amanat undang-undang. “Kami memastikan bahwa alokasi pendidikan di Kota Sukabumi tidak akan terpengaruh,” jelasnya.

Hingga pukul 18.17 WIB, aksi demonstrasi berakhir dengan damai. Para demonstran meninggalkan lokasi, dan pihak kepolisian berhasil mengevakuasi kawat berduri. Situasi sekitar DPRD Kota Sukabumi kondusif.

Baca juga: Warga Cemas! Geng Motor Bersenjata Tajam Kembali Berulah

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • jurusan

    Salah Jurusan, Salah Arah? Inilah Alasan Banyak Lulusan Gagal Masuk Dunia Kerja yang Tepat

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banyak lulusan perguruan tinggi mendapati kenyataan yang jauh berbeda dari harapan mereka saat kuliah. Mereka telah menginvestasikan waktu dan biaya untuk mempelajari satu bidang, namun justru bekerja di sektor yang tidak relevan. Kondisi ini menandakan adanya ketidaksesuaian antara sistem pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja. Dunia pendidikan belum mampu menyesuaikan diri dengan cepatnya perubahan […]

  • Membangun Kolaborasi Berkelanjutan antara Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah dan UMKM Lokal Janji Seger

    Membangun Kolaborasi Berkelanjutan antara Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah dan UMKM Lokal Janji Seger

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Depok– Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah angkatan 2020 dari STEI SEBI (Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI) terlibat aktif  dalam kegiatan observasi bisnis UMKM sebagai bagian dari mata kuliah Laboratorium Bisnis. Mereka adalah: Fajri Nurul Izzati, Syafiqah Allathifah Husna RM, Syifa Shafnastiara, dan Zahra Amelie Fathin. Mereka  menerapkan pengetahuan teoritis mereka secara langsung ke […]

  • Penganiayaan di Sukabumi ODGJ Bacok Warga dengan Golok

    Penganiayaan di Sukabumi ODGJ Bacok Warga dengan Golok

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Insiden penganiayaan menggemparkan warga Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Seorang pria bernama Yamin Suryadi (57) mengalami luka bacok setelah diserang oleh Mustopa, seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/7), sekitar pukul 05.30 WIB. Mustopa secara tiba-tiba mendobrak pintu rumah Yamin dan menyerangnya dengan golok. Kepala Desa Jayanti, […]

  • kopi

    Minum Kopi Terlalu Pagi Bukan Menambah Energi, Justru Berisiko Memicu Stres

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bagi banyak orang, secangkir kopi hitam menjadi andalan utama untuk mengawali aktivitas. Banyak yang merasa hari belum benar-benar dimulai sebelum menyesap kafein. Namun, tak sedikit pula yang justru merasakan gelisah, jantung berdebar, atau tubuh terasa lemas di siang hari setelah minum kopi pagi. Kebiasaan ini ternyata dapat berbalik merugikan. Alih-alih memberi energi yang […]

  • https://nsathletic.com/nutritional-psychiatry-your-brain-on-food/

    Makanan Kaya Nutrisi Peningkat Kecerdasan Otak

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Sisil
    • 0Komentar

    Sukabumihitz -Pemilihan makanan yang tepat memiliki peran yang signifikan dalam usaha untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kecerdasan.  Berikut adalah beberapa saran makanan sehat yang dapat mendukung peningkatan kesehatan otak dan fungsi kognitif. 1. Ikan Berlemak Tinggi Beberapa jenis ikan seperti salmon, sarden, dan tuna memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi, terutama DHA (asam […]

  • Irak Kalahkan Indonesia

    Irak Kalahkan Indonesia 1–0, Garuda Resmi Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tim nasional Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0–1 dari Irak pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jumat (11/10/2025). Gol tunggal Zidane Iqbal pada menit ke-76 menjadi penentu kemenangan Irak sekaligus memupus peluang Indonesia untuk melaju ke babak berikutnya. Garuda Tekan Sejak Awal, Irak Lebih Efisien […]

expand_less