Sukabumihitz — Duta Pemuda Kota Sukabumi resmi meluncurkan program kolaboratif bertajuk “Jaga Bangsa” atau Jumat Gerakan Menanam Merawat Generasi Bangsa di TK Sejahtera II, pada Jumat (08/05). Program ini menjadi langkah nyata Duta Pemuda Kota Sukabumi dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam berbagai aksi sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Duta Pemuda Kota Sukabumi Dorong Edukasi Lingkungan Sejak TK
Program “Jaga Bangsa” menjadi agenda berkelanjutan yang akan berlangsung hingga akhir tahun 2026. Fokus utamanya yaitu membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan melalui pendekatan edukatif dan interaktif.
Anak-anak TK Sejahtera II tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka belajar mengenal jenis sampah, memahami pentingnya menjaga kebersihan, hingga praktik menanam tanaman secara langsung.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan tidak harus menunggu usia dewasa. Justru, penanaman kebiasaan baik sejak usia dini dapat membentuk karakter generasi masa depan yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Respons terhadap Persoalan Sampah Nasional
Ibu Wakil Wali Kota Sukabumi, Kia Florita, turut hadir dalam peluncuran program tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif Duta Pemuda Kota Sukabumi yang menggandeng berbagai pihak dalam menjalankan program tersebut.
Menurutnya, persoalan sampah kini telah berkembang menjadi tantangan nasional yang membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.
“Masalah sampah sudah menjadi isu nasional. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap program penanaman pohon dan pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan praktis terkait pengelolaan sampah sejak usia dini.
“Harapan kita, anak-anak usia TK sudah mampu membedakan mana sampah organik dan anorganik di lingkungan sekolah mereka,” tambahnya.
Baca juga: RX Global Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Internasional lewat Seminar Buyer Global 2026
Edukasi Kreatif Lewat Penanaman Pohon
Dalam pelaksanaannya, program Jaga Bangsa menghadirkan konsep edukasi yang menyenangkan. Perwakilan dari Jabar Bergerak Zilenial (JBZ) Kota Sukabumi bersama Duta Lingkungan Hidup memberikan materi dengan pendekatan yang mudah anak-anak ikuti.
Para siswa kemudian mengikuti kegiatan menanam bibit pohon menggunakan pot hasil daur ulang botol plastik bekas. Konsep ini mengajarkan anak-anak untuk memanfaatkan kembali sampah plastik menjadi sesuatu yang berguna melalui kreativitas dan inovasi. Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkan kepedulian terhadap lingkungan.
Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah Jadi Kekuatan Baru
Kepala Bidang Kepemudaan Kota Sukabumi menilai sinergi antara Duta Pemuda Kota Sukabumi dan aparatur kewilayahan menjadi contoh kolaborasi positif yang perlu terus dikembangkan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemuda mampu mengambil peran penting sebagai agen perubahan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan lingkungan. Dengan hadirnya program Jaga Bangsa, Kota Sukabumi berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Program tersebut juga diharapkan mampu menginspirasi sekolah lain di Jawa Barat untuk menerapkan edukasi lingkungan yang kreatif, menyenangkan, dan berkelanjutan.














