Berita

Ngeri! Diduga ODGJ, Seorang Pria Lakukan Aksi Kekerasan dan Bacok Tetangga

43
×

Ngeri! Diduga ODGJ, Seorang Pria Lakukan Aksi Kekerasan dan Bacok Tetangga

Sebarkan artikel ini
Ngeri! Diduga ODGJ, Seorang Pria Lakukan Aksi Kekerasan dan Bacok Tetangga | Sumber: radarsukabumi.com

Sukabumihitz – Aksi kekerasan mengguncang Kampung Bojong Duren, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa pagi (07/04). Seorang pria paruh baya berinisial U (58), yang diduga mengalami gangguan jiwa, nekat membacok tetangganya, Wandi (53), menggunakan senjata tajam jenis golok. Peristiwa ini langsung memicu kepanikan warga hingga mereka berhamburan keluar rumah.

Kapolsek Gunungguruh, Iwan Gunawan, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban sedang mencuci di luar rumah. Tiba-tiba, pelaku datang sambil membawa golok dan langsung menyerang korban.

“Pelaku datang membawa golok dan langsung membacok leher korban tanpa sebab yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga: Jembatan Gantung Cibugel Sukabumi Putus, Sejumlah Pemotor Terjatuh ke Sungai

Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius. Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan langsung membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Setelah melakukan aksinya, pelaku tidak melarikan diri. Ia justru masuk ke dalam rumah dan bersembunyi sambil tetap memegang golok. Kondisi ini membuat situasi semakin tegang karena pelaku masih berpotensi membahayakan warga lain.

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat gabungan dari Polsek Gunungguruh, TNI, pihak kecamatan, serta tim P2BK langsung menuju lokasi. Petugas melakukan negosiasi secara persuasif untuk membujuk pelaku agar menyerahkan diri. Namun, pelaku terus bertahan di dalam rumah dan tidak menunjukkan sikap kooperatif.

Setelah melalui pendekatan yang hati-hati dan terukur, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Mereka kemudian membawa pelaku untuk penanganan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kondisi kejiwaannya. Di sisi lain, polisi terus menyelidiki kasus ini untuk mengetahui motif pasti di balik tindakan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan aparat setempat, terutama terkait penanganan warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Aparat mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kondisi serupa di lingkungan sekitar agar dapat melakukan penanganan lebih dini dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Libur Panjang Picu Lonjakan Kendaraan ke Sukabumi