Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur Bertambah

Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur Bertambah

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Hingga Selasa siang, 28 April 2026, petugas mencatat 15 orang meninggal dunia, sementara 88 korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan perkembangan tersebut saat meninjau lokasi kejadian. Ia menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan penanganan korban, pemulihan jalur kereta, serta investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Baca Juga: Jalur Rel Longsor Ganggu Perjalanan KA Siliwangi Sukabumi

Proses Evakuasi dan Penanganan

Di sisi lain, petugas gabungan terus melakukan proses evakuasi. Mereka berupaya mengangkat gerbong KRL yang rusak parah agar jalur utama bisa kembali beroperasi. Selain itu, pemerintah melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk melakukan penyelidikan mendalam.

Proses Identifikasi Korban

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi 10 dari total 15 jenazah. Seluruh korban yang sudah terdata merupakan perempuan karena gerbong yang terdampak adalah gerbong khusus wanita di bagian paling belakang KRL.

Berikut daftar korban yang telah teridentifikasi:

  • Tutik Anitasari (31), warga Cikarang Barat, Bekasi
  • Harum Anjasari (27), warga Cipayung, Jakarta Timur
  • Nur Alimantun Citra Lestari (19), warga Pasar Jambi
  • Farida Utami (50), warga Cibitung, Bekasi
  • Vica Acnia Pratiwi (23), warga Cikarang Barat
  • Ida Nuraida (48), warga Cibitung, Bekasi
  • Gita Septia Wardany (20), warga Cibitung, Bekasi
  • Fatmawati Rahmayani (29), warga Bekasi Selatan, Kota Bekasi
  • Arinjani Novita Sari (25), warga Tambun Selatan, Bekasi
  • Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), warga Tambun Selatan, Bekasi

Kepala Biro Dokter Kepolisian Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menjelaskan bahwa tim menggunakan data primer berupa sidik jari serta data sekunder seperti barang pribadi dan rekam medis. Sementara itu, lima jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan bermula saat KRL berhenti darurat di jalur satu Stasiun Bekasi Timur akibat gangguan di lintasan depan. Pada saat yang sama, insiden lain terjadi ketika kereta dari arah berlawanan menabrak kendaraan mogok di perlintasan.

Saat KRL masih berhenti, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah belakang dan tidak sempat menghindar. Kereta tersebut kemudian menghantam bagian belakang rangkaian KRL. Benturan keras ini menyebabkan kerusakan parah, terutama pada gerbong terakhir.

Baca Juga: KRL Jakarta Ditargetkan Tembus Cikampek dan Sukabumi pada 2026

Dampak dan Evaluasi

Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah sekitar 240 orang selamat. Sementara itu, korban jiwa dan luka berasal dari penumpang KRL yang berada di gerbong terdampak.

Peristiwa ini menjadi perhatian nasional. Pemerintah mendorong investigasi berjalan menyeluruh agar penyebab kecelakaan terungkap. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cungkring, Kuliner Khas Bogor yang Wajib Kamu Coba

    Cungkring, Kuliner Khas Bogor yang Wajib Kamu Coba

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Cungkring khas Bogor menjadi salah satu kuliner tradisional yang menarik untuk dicoba saat berkunjung ke Kota Hujan. Makanan ini menawarkan perpaduan kikil sapi yang kenyal, bumbu kuning yang gurih, serta saus kacang dengan cita rasa manis. Nama cungkring mungkin terdengar unik bagi sebagian orang. Kuliner tradisional ini punya sejarah panjang sebagai jajanan khas […]

  • Fondasi Generasi Hebat: Pentingnya Pendidikan Keagamaan Sejak Dini

    Fondasi Generasi Hebat: Pentingnya Pendidikan Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pendidikan keagamaan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Tidak hanya membantu mereka memahami nilai-nilai moral dan etika, pendidikan ini juga menjadi pondasi kuat dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pentingnya Pendidikan Keagamaan Sejak Dini Anak-anak adalah masa depan bangsa. Oleh karena itu, membekali mereka dengan nilai-nilai keagamaan […]

  • Sering Begadang? Waspada, Metabolisme Tubuh Bisa Rusak Total!| Sumber: pinterest

    Kurang Tidur Bikin Berat Badan Naik? Ini Rahasia di Balik Metabolisme

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Begadang atau kurang tidur sering dianggap sepele oleh sebagian orang, terutama bagi mereka yang sibuk bekerja atau belajar hingga larut malam. Padahal, kebiasaan ini dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, terutama pada sistem metabolisme yang berperan penting dalam mengatur energi, pencernaan, hingga daya tahan tubuh. Gangguan pada Proses Metabolisme Metabolisme adalah proses […]

  • Alasan Jurusan Informatika Menjadi Favorit Calon Mahasiswa Era Digital

    Alasan Jurusan Informatika Menjadi Favorit Calon Mahasiswa Era Digital

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Alasan jurusan Informatika menjadi favorit calon Mahasiswa semakin banyak dibicarakan karena kebutuhan tenaga ahli teknologi terus meningkat. Perkembangan era digital mendorong banyak siswa memilih jurusan yang mampu memberikan peluang karier luas sekaligus bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain menawarkan ilmu yang terus berkembang, Jurusan Informatika juga membekali mahasiswa dengan kemampuan memecahkan […]

  • Penganiayaan di Sukabumi ODGJ Bacok Warga dengan Golok

    Penganiayaan di Sukabumi ODGJ Bacok Warga dengan Golok

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Insiden penganiayaan menggemparkan warga Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Seorang pria bernama Yamin Suryadi (57) mengalami luka bacok setelah diserang oleh Mustopa, seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/7), sekitar pukul 05.30 WIB. Mustopa secara tiba-tiba mendobrak pintu rumah Yamin dan menyerangnya dengan golok. Kepala Desa Jayanti, […]

  • Kenapa Banyak Mahasiswa Kehilangan Arah Saat Kuliah? Ini Penyebabnya

    Kenapa Banyak Mahasiswa Kehilangan Arah Saat Kuliah? Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Aulia Akhira Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Memasuki dunia perkuliahan sering kali menjadi fase yang penuh harapan bagi banyak mahasiswa. Mereka datang dengan berbagai mimpi, rencana masa depan, serta semangat untuk meraih kesuksesan. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang justru mulai merasa kehilangan arah setelah menjalani beberapa semester. Rasa bingung terhadap tujuan kuliah, ketidakpastian tentang masa depan, hingga keraguan terhadap pilihan […]

expand_less