BeritaKeagamaanRamadhan

Fenomena Mokel Pelajar Ramadan Jadi Sorotan Tokoh Agama

10
×

Fenomena Mokel Pelajar Ramadan Jadi Sorotan Tokoh Agama

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Aktivitas Makan saat Puasa | Sumber: Pinterest

Sukabumihitz – Fenomena “mokel” kembali muncul di kalangan pelajar saat bulan Ramadan. Istilah yang populer di kalangan remaja ini merujuk pada tindakan membatalkan puasa secara diam-diam sebelum waktu berbuka tanpa alasan yang dibenarkan secara agama. Praktik ini tidak hanya terjadi sekali dua kali, tetapi terus berulang setiap tahun dan menjadi perhatian banyak pihak, khususnya orang tua dan pendidik.

Berbagai faktor mendorong pelajar melakukan mokel. Sebagian mengaku tidak kuat menahan lapar dan haus, terutama saat cuaca panas atau jadwal sekolah padat. Sebagian lainnya terpengaruh ajakan teman sebaya. Ada pula yang merasa pengawasan orang tua dan sekolah tidak terlalu ketat sehingga berani melanggar.

Tekanan Lingkungan dan Pengaruh Pergaulan

Lingkungan pergaulan memegang peran besar dalam membentuk perilaku remaja. Ketika satu atau dua teman mengajak makan atau minum di siang hari, pelajar lain sering ikut tanpa mempertimbangkan konsekuensi moral dan spiritualnya. Mereka lebih memilih solidaritas pertemanan dibanding komitmen ibadah.

Beberapa pelajar juga memanfaatkan waktu istirahat sekolah atau perjalanan pulang untuk membeli makanan secara sembunyi-sembunyi. Warung yang tetap buka di siang hari sering menjadi lokasi yang mereka tuju. Fenomena ini menunjukkan bahwa kontrol diri remaja masih perlu penguatan.

Dalil Al-Qur’an: Puasa Melatih Kejujuran dan Ketakwaan

Fenomena mokel tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran ibadah, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter dan kejujuran. Al-Qur’an menegaskan bahwa puasa memiliki tujuan yang lebih dalam daripada sekadar menahan lapar dan haus.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Baca Juga: Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan: Raih Pahala Berlipat dan Keberkahan Hidup