KeagamaanKesehatan

Cara Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam dan Standar Kesehatan

5
×

Cara Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam dan Standar Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Jelang Idul Adha, Begini Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat | Sumber: Pinterest
Jelang Idul Adha, Begini Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat | Sumber: Pinterest

Sukabumihitz – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai meningkat di berbagai daerah. Masyarakat mulai ramai mendatangi lapak penjualan sapi, kambing, dan domba untuk mempersiapkan ibadah kurban. Dalam momentum tersebut, umat Muslim perlu lebih cermat memilih hewan kurban agar sesuai syariat Islam dan memiliki kondisi kesehatan yang baik.

Ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud kepedulian sosial kepada sesama. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan pemilihan hewan kurban secara serius agar ibadah tetap sah dan daging tetap aman untuk masyarakat konsumsi.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Porsi Aman Konsumsi Daging Kurban saat Idul Adha

Jenis Hewan yang Sah untuk Kurban

Dalam ajaran Islam, umat Muslim memperbolehkan hewan ternak seperti sapi, kambing, domba, kerbau, dan unta untuk pelaksanaan kurban. Masyarakat lebih sering memilih sapi dan kambing karena penjual mudah menyediakan kedua hewan tersebut untuk kurban bersama maupun individu.

Masyarakat biasanya menyesuaikan pilihan hewan kurban dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing. Meski demikian, seluruh hewan kurban tetap harus memenuhi syarat dalam syariat Islam.

Usia Hewan Menjadi Syarat Penting

Selain memilih jenis hewan, masyarakat juga wajib memperhatikan usia ternak sebelum membeli hewan kurban. Domba minimal berusia satu tahun atau sudah mengalami pergantian gigi. Peternak biasanya memelihara kambing hingga berusia dua tahun, sedangkan sapi dan kerbau minimal berusia dua hingga tiga tahun.

Peternak dan pembeli dapat mengecek usia hewan melalui kondisi gigi bagian depan maupun informasi langsung dari peternak. Hewan yang belum cukup umur tidak memenuhi syarat sah untuk masyarakat jadikan kurban.

Ciri Hewan Kurban yang Sehat dan Layak

Kondisi fisik hewan kurban menjadi faktor utama. Hewan yang sehat menghasilkan daging berkualitas dan aman untuk masyarakat konsumsi.

Berikut beberapa ciri hewan kurban yang layak masyarakat pilih:

  • Mata terlihat cerah dan tidak buta.
  • Bulu tampak bersih, halus, serta tidak kusam.
  • Tubuh sehat dan tidak terlalu kurus.
  • Hewan bergerak aktif serta memiliki nafsu makan yang baik.
  • Kaki tidak pincang dan tidak mengalami cacat.
  • Telinga dan ekor berada dalam kondisi utuh.
  • Hewan tidak memiliki penyakit kulit maupun luka serius.
  • Hidung bersih dan tidak mengeluarkan cairan berlebihan.
  • Hewan tidak menunjukkan tanda-tanda lemas atau sakit.

Selain itu, masyarakat juga sebaiknya membeli hewan kurban dari penjual terpercaya agar kualitas hewan tetap terjamin.

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Menjelang Idul Adha, pemerintah daerah melalui dinas peternakan mulai mengawasi penjualan hewan kurban di sejumlah wilayah. Petugas melakukan pemeriksaan untuk memastikan hewan tetap sehat dan bebas dari penyakit menular.

Masyarakat juga sebaiknya meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada penjual sebagai bukti hasil pemeriksaan kesehatan ternak sebelum proses jual beli.

Tata Cara Penyembelihan

Selain memilih hewan yang tepat, umat Muslim juga perlu melaksanakan penyembelihan sesuai syariat Islam. Umat Muslim melaksanakan penyembelihan setelah salat Idul Adha hingga hari tasyrik pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Masyarakat perlu menjaga kebersihan tempat penyembelihan serta proses distribusi daging agar tetap higienis dan aman untuk masyarakat konsumsi. Selain itu, umat Muslim dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih baik, aman, dan penuh makna dengan memilih hewan kurban yang sehat serta memenuhi syarat.

Baca juga: Menyambut Idul Adha dengan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial