Sukabumihitz – Literature review merupakan fondasi utama dalam sebuah penelitian ilmiah. Di tahap inilah peneliti memetakan perkembangan riset terdahulu, menemukan celah penelitian, serta memperkuat landasan teoritis. Namun, proses ini seringkali dianggap melelahkan karena perlu membaca banyak artikel, menelusuri sitasi, dan mengelola referensi. Kabar baiknya, perkembangan Artificial Intelligence (AI) kini menghadirkan solusi yang membuat literature review menjadi lebih efisien, cepat, dan terstruktur.
Berbagai tools berbasis AI hadir untuk membantu peneliti di setiap tahap literature review. Mulai dari memetakan hubungan antar riset, mencari artikel ilmiah yang relevan, hingga menulis dan mengelola referensi. Berikut delapan tools AI yang banyak dimanfaatkan peneliti dan akademisi saat ini.
Memetakan Hubungan Antar Riset
Pada tahap awal literature review, peneliti perlu memahami peta penelitian secara menyeluruh agar proses penelitian bisa lebih terarah.
- Litmaps : membantu peneliti memvisualisasikan hubungan antar artikel ilmiah berdasarkan sitasi. Dengan tampilan peta riset, pengguna dapat melihat perkembangan topik penelitian dari waktu ke waktu serta menemukan artikel kunci yang berpengaruh.
- Connected Papers : menyajikan grafik keterkaitan antar publikasi ilmiah. Tool ini sangat berguna untuk menemukan riset serupa, artikel pendukung, dan penelitian lanjutan tanpa harus menelusuri satu per satu secara manual.
Mencari Makalah Ilmiah
Mencari artikel yang relevan sering kali memakan waktu lama jika hanya mengandalkan pencarian manual. Dengan bantuan tool ini, pencarian referensi akan lebih efisien.
- R Discovery : menggunakan AI untuk merekomendasikan artikel ilmiah berdasarkan minat riset pengguna. Sistem membantu peneliti menemukan publikasi terbaru dan relevan dari berbagai jurnal internasional.
- Scite AI : menyajikan sitasi sekaligus menjelaskan konteksnya, baik sebagai dukungan, perbandingan, maupun kritik terhadap penelitian lain. Fitur ini sangat membantu peneliti dalam melakukan analisis literatur secara lebih kritis dan mendalam.














