Berita

WNA Arab Saudi Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Jetski di Pantai Buffalo Palabuhanratu

65
×

WNA Arab Saudi Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Jetski di Pantai Buffalo Palabuhanratu

Sebarkan artikel ini
jetski
WNA Arab Saudi Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Jetski . | Sumber : istockphoto.com

Sukabumihitz – Kecelakaan laut terjadi saat dua wisatawan bermain jetski di Pantai Buffalo, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden tersebut menewaskan satu wisatawan warga negara asing (WNA).

Petugas RSUD Palabuhanratu mengevakuasi korban laki-laki WNA Arab Saudi ke ruang jenazah. Sementara itu, korban perempuan masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Juga : Keluarga Masih Menunggu, Rismanya Dilaporkan Hilang Sejak Desember 2025

Kronologi Kecelakaan Jetski di Pantai Buffalo

Mengutip dari sukabumiupdate.com, Saksi mata di lokasi kejadian, Musyafa Kausar (24), menjelaskan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, pengelola jetski memberikan arahan singkat kepada kedua wisatawan. Setelah menerima panduan tersebut, keduanya langsung mengendarai jetski menuju tengah laut.

“Awalnya dipandu sama pengelola cuma beberapa menit. Setelah itu jetski dibawa ke tengah, yang nyetir WNA, ibu-ibunya dibonceng. Pas balik ke tepi pantai, mencoba nerobos ombak, ada ombak besar ditabrak, akhirnya jetski terbalik,” ujar Musyafa

Musyafa menuturkan bahwa benturan keras terjadi saat jetski terbalik. Benturan tersebut membuat korban sempat tidak sadarkan diri dan mengapung di laut.

“Kelihatan banget ada benturan. Saya sudah mikir ini enggak bakal sadar, sudah ngapung. Di situ belum ada penanganan. Saya teriak-teriak minta tolong tapi enggak ada respons cepat,” katanya.

Kesaksian Warga dan Kondisi Korban

Menurut Musyafa, kedua korban telah mengenakan pelampung saat kejadian berlangsung. Namun, benturan dengan badan jetski tetap menyebabkan salah satu korban mengalami luka di bagian kepala.

“Terlempar enggak terlalu jauh, tapi menghantam jetski-nya. Ada luka di sebelah kepala,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pengelola jetski berada di sekitar lokasi kejadian, tetapi merespons kejadian tersebut dengan terlambat.

“Pengelola ada, ada dua orang pakai pelampung, tapi menurut saya terlambat. Saya juga panik mau nolong, tapi enggak ada pelampung,” ungkapnya.

Sementara itu, wisatawan lain bernama Dedi mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi kecelakaan karena berada di tepi pantai saat insiden terjadi.

“Saya kurang tahu jelas kejadiannya, posisi saya lagi duduk di pinggir. Tahu-tahu sudah ramai orang,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan bahwa kedua korban tergabung dalam satu rombongan wisatawan asal Puncak, Bogor.

“Satu rombongan dari Puncak, Bogor. Yang laki-lakinya itu warga Arab Saudi, yang perempuan pembantunya. Mereka lagi liburan ke sini,” katanya.

Baca Juga : TKW Asal Sukabumi Diduga Disekap Agen di Shanghai, Keluarga Diminta Tebusan Rp50 Juta