Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kuliner » Dari Desa ke Kota, Dodongkal Tetap Jadi Primadona Kuliner Tradisional

Dari Desa ke Kota, Dodongkal Tetap Jadi Primadona Kuliner Tradisional

  • account_circle Ina haryani
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dodongkal, juga dikenal sebagai dongkal atau awug, menjadi salah satu jajanan pasar khas Betawi dan Sunda yang kini semakin sulit dijumpai. Kudapan ini identik dengan lapisan tepung beras dan gula aren yang dikukus menggunakan cetakan bambu berbentuk kerucut (aseupan). Proses tersebut menghasilkan pola belang unik sekaligus tekstur kenyal yang menggugah selera.

Sejarah & Asal Usul

Masyarakat sudah mengenal dodongkal sejak awal 1940-an. Pada masa itu, bahan utamanya berupa tepung gaplek. Sejak 1970-an, masyarakat beralih ke tepung beras karena mereka kesulitan memperoleh gaplek. Nama “dodongkal” atau “awug” lahir dari cara penyajian yang khas, yakni penjual mencungkil adonan menggunakan centong.

Baca juga: Segar Manja: Destinasi Estetik Baru untuk Hangout di Sukabumi

Ciri Khas & Proses Pembuatan

Pembuat dodongkal menata lapisan tepung beras dan gula aren di dalam cetakan bambu kerucut. Mereka kemudian mengukusnya di dandang tradisional untuk menjaga kelembapan dan kehangatan. Setelah matang, mereka memotong awug lalu menaburkannya dengan parutan kelapa gurih.

Rasanya mirip kue putu. Namun dodongkal terasa lebih kenyal karena tidak memakai pewarna alami seperti pandan atau suji.

Keberadaan Kini & Upaya Pelestarian

Meskipun semakin langka, pedagang masih menjual dodongkal di beberapa pasar tradisional dan wilayah pinggiran kota, seperti Sukabumi, Bogor, Bandung, Cianjur, hingga Jakarta. Komunitas kuliner dan pelaku UMKM terus mengajak masyarakat melestarikan jajanan ini agar zaman tidak menyingkirkannya.

Dodongkal bukan sekadar camilan manis, melainkan potret kekayaan budaya kuliner Nusantara. Proses tradisionalnya menampilkan perpaduan sejarah, tradisi, dan cita rasa lokal. Melalui promosi kreatif, edukasi, serta dukungan masyarakat, generasi masa depan dapat menikmati awug ini sebagai simbol penting warisan kuliner.

Baca juga: Hai Ramen Sukabumi: Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Bikin Nagih

  • Penulis: Ina haryani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Entrepreneur Fair UBSI

    Entrepreneur Fair 2025 UBSI Sukabumi Resmi Digelar! Dorong Jiwa Wirausaha Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi resmi menggelar Entrepreneur Fair 2025 pada Rabu, (17/12). Kegiatan ini sebagai Day 1 dalam rangkaian acara Entrepreneur Fair UBSI Kampus Sukabumi yang berlangsung selama dua hari berturut-turut. UBSI Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Entrepreneur Fair 2025 Sebagai kampus yang berkomitmen mencetak lulusan kreatif dan berdaya saing, […]

  • Portugal Spanyol

    Gol Injury Time Mikel Merino Bawa Spanyol Kalahkan Portugal di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihizt.com – Timnas Spanyol memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Senin (6/7/2026) waktu setempat atau Selasa WIB. Gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time menjadi pembeda dalam laga bertajuk Derby Iberia tersebut. Sejak awal pertandingan, kedua […]

  • Rahasia Menjaga Kolesterol Tetap Seimbang demi Tubuh Sehat | Sumber: Nutrive Benecol

    Kolesterol Baik vs Kolesterol Jahat: Mana yang Lebih Dominan di Tubuh Anda?

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tubuh menghasilkan kolesterol, yaitu zat lemak (lipid) yang terdapat di dalam darah dan seluruh sel tubuh. Kolesterol berperan penting dalam pembentukan membran sel, produksi hormon, vitamin D, serta empedu yang membantu mencerna lemak. Namun, kadar kolesterol yang tinggi atau tidak seimbang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, sehingga penting untuk memahami […]

  • Tidur di Rumah Pohon, Main Flying Fox, Semua Bisa di Sparks Forest Adventure | Sumber: Salsa Wisata

    Mau Piknik, Main Air, atau Tidur di Pohon? Ke Sparks Forest Aja!

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mencari destinasi liburan seru sekaligus menenangkan? Sparks Forest Adventure di Cibadak, Sukabumi, bisa jadi pilihan tepat. Berdiri di atas lahan bekas hutan seluas lebih dari 12 hektar, tempat ini menawarkan paduan wisata alam, wahana seru, dan pengalaman berlibur menyenangkan untuk semua kalangan. Lokasi dan Akses Sparks Forest Adventure terletak di perbatasan Sukabumi dan […]

  • Program Keberkahan

    Program Keberkahan PBB-P2 2025: Diskon Pajak & Hadiah Umroh!

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inovatif dengan memberikan kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi resmi meluncurkan Program Keberkahan PBB-P2 2025, sebuah program yang memberikan berbagai keringanan bagi Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program ini berlaku mulai sekarang […]

  • UBSI Gelar Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Kemdiktisaintek 2026

    UBSI Gelar Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Kemdiktisaintek 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek 2026 pada (26–27/8). LPPM UBSI mengadakan kegiatan tersebut secara daring melalui Zoom. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Kemdiktisaintek 2026 melibatkan para penerima Hibah BIMA. Pesertanya terdiri atas dosen dan […]

expand_less