Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Burnout di Kalangan Mahasiswa: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Burnout di Kalangan Mahasiswa: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Burnout bukan sekadar lelah biasa. Ini adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang muncul akibat tekanan berkepanjangan. Di dunia kampus yang penuh tuntutan, fenomena ini makin sering dialami mahasiswa. Jika tidak ditangani dengan baik, burnout bisa berdampak serius pada prestasi akademik hingga kesehatan mental.

Mengenali Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa

Burnout tidak datang tiba-tiba. Berikut beberapa tanda umum yang patut kita waspadai:

1. Kelelahan yang tak kunjung hilang meskipun sudah istirahat. Tubuh terasa lemas, semangat menghilang, dan muncul rasa apatis terhadap tugas kuliah.

2. Penurunan motivasi belajar, ditandai dengan malas mengerjakan tugas, menunda-nunda pekerjaan, hingga merasa cemas setiap kali mendekati ujian atau tenggat waktu.

3. Selain itu, perubahan suasana hati juga dapat terjadi, seperti mudah tersinggung, merasa tidak berguna, atau sering merasa kewalahan tanpa alasan yang jelas.

4. Menarik diri dari lingkungan sosial atau merasa enggan bersosialisasi dengan teman kampus.

Faktor Penyebab Burnout di Dunia Perkuliahan

Banyak faktor yang bisa menjadi pemicu burnout di kalangan mahasiswa, di antaranya:

1. Beban akademik yang tinggi

Jadwal kuliah yang padat, tugas yang menumpuk, serta tekanan untuk meraih IPK tinggi dapat menjadi sumber stres utama.

2. Tuntutan sosial dan ekspektasi orang tua

Mahasiswa kerap merasa harus membuktikan diri sesuai harapan lingkungan, baik dari keluarga maupun masyarakat.

3. Masalah finansial

Biaya kuliah yang besar, kebutuhan hidup sehari-hari, hingga harus bekerja sambil kuliah bisa menambah beban mental.

4. Minimnya waktu istirahat dan hiburan

Di samping itu, aktivitas akademik yang terus menerus tanpa jeda berisiko membuat mahasiswa kehilangan waktu untuk rehat dan mengisi ulang energi.

5. Kurangnya dukungan emosional

Mahasiswa yang jauh dari keluarga atau tidak memiliki sistem pendukung sosial rentan merasa kesepian dan terisolasi.

Baca juga: Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Tubuh Cepat Lelah, Ini  Cara Mengatasinya!

Cara Efektif Mengatasi Burnout

Burnout bukan akhir segalanya. Ada banyak cara yang bisa kita tempuh untuk mengatasinya, seperti:

1. Atur ulang manajemen waktu

Susun jadwal harian yang realistis, beri jeda istirahat di antara aktivitas, dan hindari kebiasaan begadang demi mengejar tugas.

2. Temukan dukungan sosial

Ceritakan keluh kesah pada teman, keluarga, atau konselor kampus. Terkadang, sekadar memiliki seseorang yang mau mendengarkan sudah cukup membantu meringankan beban.

3. Lakukan aktivitas fisik ringan

Olahraga rutin seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda bisa membantu meredakan stres dan memperbaiki suasana hati.

4. Sediakan waktu untuk diri sendiri

Luangkan waktu untuk hobi, meditasi, atau sekadar menikmati waktu luang tanpa rasa bersalah.

5. Prioritaskan kesehatan mental

Jika kondisi burnout terasa makin berat, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog kampus.

Burnout di kalangan mahasiswa adalah fenomena nyata yang tidak boleh diabaikan. Gejalanya bisa muncul secara perlahan, namun dampaknya sangat besar jika dibiarkan. Dengan mengenali tanda-tandanya sejak dini, memahami penyebab yang mendasarinya, serta menerapkan strategi yang tepat, mahasiswa dapat menjaga keseimbangan antara tuntutan akademik dan kesehatan mental. Menjaga kesehatan diri adalah fondasi utama untuk meraih kesuksesan di bangku kuliah maupun kehidupan setelahnya.

Baca juga: Hilangkan Ketombe Dengan Lidah Buaya, Alami dan Efektif!

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani

    Tiga Hari Tak Pulang, Petani Sukabumi Tewas Tersengat Perangkap Listrik Buatannya Sendiri

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Seorang petani bernama S (43) Warga Kampung Cisalada ditemukan meninggal di kebun pisang miliknya di Kampung Balewer, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (11/10). Korban sebelumnya tidak pulang ke rumah selama tiga hari sejak Rabu (8/10). Anak pertama korban menemukan jasad ayahnya saat mencari ke kebun yang berjarak sekitar satu setengah […]

  • Teh manis | sumber : halodoc

    Jangan Terlalu Banyak! Ini Dampak Minum Teh Manis Berlebihan

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Teh kerap menjadi minuman favorit semua kalangan, baik di warung pinggir jalan maupun restoran mewah. Jika kita mengonsumsinya secara moderat, teh sebenarnya menawarkan banyak manfaat kesehatan, seperti mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kronis. Namun, jika kita mengonsumsinya secara berlebihan, manfaat tersebut justru bisa hilang dan menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Dampak Minum […]

  • lebanon

    Uji Coba Timnas Indonesia Tantang Lebanon Malam Ini di Surabaya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia siap melanjutkan agenda FIFA Matchday dengan menantang Lebanon, Senin malam (8/9/2025). Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pukul 20.30 WIB. Laga ini diprediksi sengit sekaligus menjadi ajang untuk mengukur kekuatan Garuda sebelum menghadapi tantangan internasional berikutnya. Skuad asuhan Shin Tae-yong sebelumnya menghancurkan Taiwan dengan skor telak 6–0. Kemenangan […]

  • cafe study

    Café Study: Tempat Favorit Mahasiswa Sukabumi Jadi ‘Second Classroom’

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Fenomena café study semakin populer di kalangan mahasiswa, termasuk di Sukabumi. Konsep belajar sambil menikmati suasana kafe menjadikan tempat ini sebagai “second classroom”, di mana mahasiswa dapat fokus, kreatif, sekaligus membangun jejaring sosial. Tren ini muncul sebagai adaptasi mahasiswa modern yang ingin memaksimalkan produktivitas belajar di luar ruang kelas tradisional. Fenomena café study […]

  • Universitas BSI Gandeng Pengusaha untuk Tingkatkan Lulusan Siap Kerja

    Universitas BSI Gandeng Pengusaha untuk Tingkatkan Lulusan Siap Kerja

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi melalui Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi terus berbenah dan meningkatkan lulusan mahasiswa. Agar mampu bersaing di dunia usaha maupun dunia industri dengan pengembangan kurikulum. Salah satu usahanya dengan melakukan Forum Group Discussion (FGD). Menghadirkan pengusaha dan wirausaha untuk berdiskusi guna menghasilkan lulusan yang sesuai dengan […]

  • Raim Laode Rilis “Dunia Yang Nanti”, Kisahkan Cinta yang Tak Bisa Dimiliki | Sumber: Google

    Raim Laode Rilis “Dunia Yang Nanti”, Kisahkan Cinta yang Tak Bisa Dimiliki

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Raim Laode kembali menghadirkan karya musik melalui lagu “Dunia Yang Nanti”. Lagu tersebut resmi dirilis pada 24 April 2026 dan menjadi salah satu lagu dalam album iqro’. Karya ini mengangkat kisah dua hati yang memiliki perasaan, tetapi tidak dapat menjalani hubungan bersama karena keadaan. “Dunia Yang Nanti” membawa pendengar pada cerita tentang cinta […]

expand_less