Sukabumihitz – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Indonesia secara resmi meluncurkan SAMAN. Sistem keamanan konten ini berfungsi dengan basis otomasi yang canggih. Komdigi menargetkan SAMAN menghadapi maraknya konten tidak pantas di media sosial saat ini. Komdigi berharap kehadiran SAMAN menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi semua pengguna.
Sistem ini fokus melindungi generasi muda dari paparan berbahaya. Mereka rentan terhadap konten judi online, pinjaman ilegal, pornografi, dan bentuk konten negatif lainnya.
Inisiasi dan Fokus Prioritas SAMAN
Komdigi mulai memperkenalkan SAMAN sejak Februari 2025 lalu. Sistem ini menjalani masa uji coba intensif selama delapan bulan penuh. Memasuki bulan Oktober, Komdigi menerapkan SAMAN secara penuh untuk semua platform. Salah satu kemampuan utama SAMAN mampu menghapus konten tidak pantas dalam waktu maksimal empat jam.
Komdigi mengaktifkan penghapusan ini setelah mereka menerima laporan resmi dari masyarakat. Komdigi telah mengelompokkan berbagai kategori konten yang menjadi prioritas pengawasan. Kategori ini termasuk pornografi, judi online, penipuan digital, dan penyebaran data pribadi.
Dukungan Teknologi Informatika dan Kecerdasan Buatan
Penerapan SAMAN bertumpu pada teknologi informatika modern. Sistem ini mengolah data besar melalui jaringan komputer canggih. Komdigi memperkaya sistem ini dengan kecerdasan buatan (AI) untuk identifikasi cepat. Melalui teknik pembelajaran mesin, AI terus mempelajari pola konten yang dilaporkan masyarakat.
Baca juga : Mahasiswa Terbaik Informatika UBSI Sukabumi dan Kisah di Balik Cumlaude
Peningkatan kualitas data akan membantu akurasi sistem di masa depan. Peran informatika juga mendukung pengembangan aplikasi pelaporan untuk masyarakat. Melalui aplikasi atau situs resmi, pengguna dapat mengajukan laporan secara langsung. Mereka juga bisa memantau proses hingga menerima notifikasi penghapusan konten.
Potensi Pengembangan Ekosistem Keamanan Digital
Masa depan SAMAN terlihat sangat terbuka luas dan menjanjikan. Dengan peningkatan teknologi AI, sistem ini berpotensi melakukan identifikasi secara otomatis. SAMAN bahkan bisa menghapus konten tanpa harus menunggu laporan dari pengguna. SAMAN berpeluang terintegrasi dengan sistem keamanan digital lainnya.
Integrasi ini mencakup keamanan jaringan dan keamanan data secara menyeluruh. Komdigi bahkan bisa memperluas jangkauan sistem ini ke platform pesan instan dan game online. Komdigi berharap SAMAN menjadi salah satu pilar penting dalam perlindungan digital. Indonesia membutuhkan ruang digital yang lebih aman, bersih, dan sehat.














